Blitar Kawentar - Feda Ega Pratama kembali menjadi pusat perhatian Moto3 2026 setelah tampil impresif di Mugello, Italia. Pembalap muda Indonesia itu mulai dikaitkan dengan VR46 Racing Team dan Ducati usai menunjukkan performa luar biasa sepanjang sesi latihan dan kualifikasi, bahkan rumor Valentino Rossi ikut memantau perkembangan Feda membuat suasana paddock semakin panas.
Performa Feda Ega Pratama di Mugello menjadi bukti bahwa dirinya bukan lagi sekadar rookie pelengkap grid Moto3. Rider Honda Team Asia tersebut kini mulai dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menarik musim ini setelah sukses menembus papan atas klasemen rookie dan terus menunjukkan perkembangan pesat.
Sorotan terhadap Feda juga semakin besar setelah beberapa media Italia mulai membahas data telemetri dan gaya balap agresifnya yang dianggap cocok dengan karakter MotoGP modern.
Feda Tampil Ganas di Mugello, Media Italia Mulai Kagum
Mugello menjadi panggung penting bagi Feda Ega Pratama untuk menunjukkan kualitasnya di level Grand Prix dunia. Sejak sesi awal latihan, pembalap asal Gunungkidul itu terlihat nyaman melibas tikungan cepat khas sirkuit Italia tersebut.
Beberapa analis Moto3 bahkan menyoroti data performa Feda yang dinilai cukup kompetitif dibanding rider papan atas. Ia disebut sangat kuat menjaga corner speed dan tampil agresif saat duel slipstream di trek lurus panjang Mugello.
Karakter tersebut membuat Feda dianggap cocok dengan Mugello, sirkuit yang terkenal membutuhkan keberanian tinggi serta insting balap alami.
Yang membuat performanya terasa spesial adalah statusnya sebagai rookie. Biasanya pembalap debutan membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami karakter teknikal Mugello. Namun Feda justru mampu tampil cepat sejak sesi awal.
Musim lalu di Red Bull Rookies Cup, Feda juga pernah mencetak dua kemenangan di Mugello. Karena itu banyak pengamat percaya trek Italia tersebut memang sangat cocok dengan gaya balap agresifnya.
Media Italia mulai memberi perhatian serius setelah Feda berhasil mencatat waktu tercepat dalam sesi tes dan latihan awal Moto3 Mugello 2026. Hal itu memunculkan keyakinan bahwa potensi rider Indonesia tersebut jauh lebih besar dibanding prediksi awal musim.
Rumor Valentino Rossi dan VR46 Bikin Paddock Panas
Sorotan terbesar di Mugello datang setelah muncul rumor Valentino Rossi ikut memantau perkembangan Feda Ega Pratama. Kabar tersebut langsung membuat paddock Moto3 ramai diperbincangkan.
VR46 dikenal sangat selektif dalam memperhatikan pembalap muda. Akademi Valentino Rossi selama ini identik dengan rider Italia, namun perkembangan MotoGP modern membuat perhatian mulai meluas ke Asia.
Feda dianggap memiliki karakter balap yang cocok dengan filosofi Ducati dan VR46, yakni agresif, berani duel, serta cepat beradaptasi dalam grup besar.
Beberapa pengamat bahkan mulai melihat gaya balap Feda memiliki kemiripan dengan pembalap-pembalap muda Ducati yang terkenal kuat saat bertarung dalam slipstream dan pengereman keras.
Rumor hubungan dengan VR46 semakin menguat karena MotoGP saat ini memang serius memperluas pasar Asia Tenggara. Kehadiran pembalap Indonesia yang kompetitif tentu menjadi nilai besar, baik dari sisi olahraga maupun bisnis.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari VR46 maupun Ducati, fakta bahwa nama Feda mulai dikaitkan dengan proyek masa depan Valentino Rossi menunjukkan betapa cepat reputasinya meningkat di Moto3 2026.
Mental Balap Feda Jadi Kunci, Honda Team Asia Makin Percaya
Selain soal kecepatan, perkembangan mental balap Feda juga mulai mendapat banyak pujian. Di awal musim, ia sempat dianggap terlalu agresif hingga beberapa kali kehilangan posisi penting.
Namun dalam beberapa seri terakhir, pembalap Indonesia itu mulai menunjukkan kombinasi antara keberanian dan kontrol emosi yang jauh lebih matang.
Perubahan tersebut terlihat jelas saat Feda melakukan comeback sensasional di Catalunya dari posisi start ke-20 hingga finis di posisi kedelapan.
Honda Team Asia disebut semakin yakin terhadap masa depan Feda karena rider muda tersebut tidak hanya cepat, tetapi juga punya mental petarung yang kuat.
Popularitasnya bahkan mulai meningkat di Jepang. Beberapa fans Negeri Sakura mulai membandingkan hype Feda dengan Ai Ogura, salah satu pembalap Asia paling populer dalam beberapa tahun terakhir.
Kini Mugello menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Feda Ega Pratama. Jika mampu mempertahankan performa impresif hingga race utama, peluangnya untuk semakin dilirik tim besar MotoGP akan semakin terbuka.
Bagi publik Indonesia, situasi ini menjadi momen spesial. Setelah bertahun-tahun menunggu pembalap yang mampu bersaing di level dunia, Feda kini mulai memperlihatkan bahwa harapan tersebut bukan lagi sekadar mimpi.
Editor : M. Helmi Nurhisam