Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026: Start Posisi 13, Pembalap Indonesia Ini Bikin Eropa Terdiam Usai Finis Podium Kedua

Divka Vance Yandriana • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:46 WIB
Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026 tampil luar biasa. Start posisi 13, pembalap Indonesia itu finis podium kedua di Mugello.
Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026 tampil luar biasa. Start posisi 13, pembalap Indonesia itu finis podium kedua di Mugello.

JAKARTA – Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian dunia balap internasional. Dalam balapan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, pembalap muda Indonesia tersebut tampil luar biasa dengan menembus podium kedua setelah memulai balapan dari posisi ke-13.

Penampilan impresif Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026 langsung menjadi sorotan karena berhasil menembus dominasi para pembalap Eropa di salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender Grand Prix. Hasil ini sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan musim ini.

Berbekal strategi matang dan performa konsisten sepanjang balapan, Veda menunjukkan bahwa posisi start bukanlah penentu mutlak hasil akhir di Moto3. Pembalap Honda Team Asia itu justru tampil semakin kuat saat lampu start padam.

Baca Juga: MotoGP Italia 2026 Bikin Geger! Aprilia Guncang Ducati di Mugello, Raul Fernandez Juara Sprint dan Marc Marquez Kirim Ancaman Serius

Start dari Posisi 13, Veda Langsung Menyerang

Berdasarkan hasil kualifikasi, Veda harus memulai balapan dari urutan ke-13. Posisi tersebut tergolong sulit karena membuatnya berada di tengah kepadatan rombongan pembalap saat memasuki tikungan pertama Mugello.

Namun, Veda mampu memanfaatkan start dengan sempurna. Reaksi cepat saat lampu merah padam membuatnya langsung meraih beberapa posisi hanya dalam lap pembuka.

Alih-alih mengambil risiko besar di tikungan pertama, pembalap asal Gunungkidul itu memilih racing line yang lebih aman sambil mempertahankan momentum kecepatan. Strategi tersebut terbukti efektif karena ia berhasil menghindari insiden yang kerap terjadi di barisan tengah.

Baca Juga: Rahasia Kebangkitan Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026, Dari Terlempar ke P7 hingga Rebut Podium Dramatis

Hanya dalam beberapa putaran awal, Veda sudah merangsek ke posisi sembilan dan mulai mendekati kelompok depan.

Tampil Agresif di Tikungan Cepat Mugello

Memasuki pertengahan balapan, kecepatan Veda semakin terlihat. Ia mampu bersaing langsung dengan para pembalap papan atas Eropa yang sejak awal musim lebih diunggulkan.

Manuver demi manuver dilakukan dengan presisi tinggi, terutama saat melintasi sektor cepat seperti Arrabbiata 1 dan Arrabbiata 2. Tikungan cepat tersebut dikenal sebagai salah satu bagian paling teknis di Mugello.

Baca Juga: Update Berita Transfer Persebaya: Resmi Rekrut Yuran Fernandes, Bajul Ijo Siap Tampil Ganas dengan Skuad Baru Musim Depan

Keberanian Veda melakukan pengereman terlambat atau late braking menjadi senjata utama untuk menyalip lawan-lawannya. Catatan waktunya bahkan beberapa kali menjadi yang tercepat dibanding para rival di grup depan.

Penampilan tersebut membuat sejumlah tim rival mulai memperhatikan performa pembalap Indonesia itu secara serius.

Strategi Ban Jadi Pembeda

Selain kecepatan, faktor penting yang membantu Veda adalah manajemen ban yang sangat baik. Saat sebagian pembalap mulai kehilangan grip pada lap-lap akhir, motor Honda Team Asia miliknya tetap tampil kompetitif.

Strategi yang disiapkan tim sejak sebelum balapan terbukti berjalan efektif. Veda mampu menjaga performa ban belakang sehingga masih memiliki daya cengkeram optimal ketika memasuki fase krusial balapan.

Kondisi tersebut memberinya keuntungan besar saat harus bertarung dalam duel jarak dekat di lap-lap terakhir.

Drama Lap Terakhir Berbuah Podium

Puncak drama terjadi pada lap terakhir. Saat berada di posisi ketiga, Veda terus menempel ketat pembalap di depannya.

Kesempatan emas datang ketika rivalnya sedikit melebar akibat penurunan performa ban. Tanpa ragu, Veda langsung memanfaatkan celah yang terbuka.

Manuver bersih yang dilakukan di sektor akhir Mugello berhasil mengantarkannya naik ke posisi kedua sebelum memasuki trek lurus terakhir menuju garis finis.

Bendera kotak-kotak akhirnya berkibar dan Veda Ega Pratama resmi finis di posisi kedua. Hasil tersebut menjadi salah satu comeback terbaik musim ini setelah memulai balapan dari luar 10 besar.

Posisi Klasemen Makin Mengancam

Tambahan 20 poin dari podium kedua membuat posisi Veda semakin kuat dalam persaingan klasemen Moto3 2026.

Hasil di Mugello juga menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia itu kini bukan lagi sekadar penggembira di kejuaraan dunia. Ia mulai diperhitungkan sebagai penantang serius dalam perebutan gelar juara musim ini.

Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, Veda berhasil menunjukkan bahwa pembalap Asia mampu bersaing sejajar dengan para talenta terbaik Eropa.

Podium di Moto3 Italia 2026 bukan hanya menjadi prestasi pribadi bagi Veda Ega Pratama, tetapi juga kebanggaan besar bagi dunia balap Indonesia yang kini memiliki wakil kompetitif di level Grand Prix dunia.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Veda Ega Pratama Moto3 2026 #Veda Ega Pratama 2026 #veda ega pratama