Blitar Kawentar - Nama Yolla Yuliana kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena aksi gemilangnya di lapangan voli, melainkan karena curahan hati menyentuh yang ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast.
Dalam podcast tersebut, Yolla Yuliana secara terbuka menceritakan hubungan dirinya dengan sang ayah yang telah meninggal dunia. Kisah itu sukses membuat suasana perbincangan berubah haru.
Pemain voli nasional tersebut mengaku tidak memiliki kedekatan emosional dengan ayahnya sejak kecil. Meski begitu, ia tidak pernah membenci sosok ayahnya.
"Aku sayang banget sama bokap, tapi memang enggak pernah dekat. Jadi enggak tahu gimana cara mengungkapkannya," ujar Yolla.
Menurut Yolla, orang tuanya telah berpisah sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Sejak saat itu, komunikasi dengan sang ayah berlangsung sangat minim. Bahkan, keduanya hampir tidak pernah mengobrol secara intens.
Penyesalan Setelah Sang Ayah Meninggal
Yolla mengaku penyesalan terbesar dalam hidupnya muncul setelah sang ayah meninggal dunia pada 2015.
Ia masih mengingat pesan singkat terakhir dari ayahnya. Saat itu, ayah Yolla menghubunginya setelah melihat dirinya tampil di televisi.
"Lagi di TV ya? Papa nonton. Sukses ya nak. Papa sayang sama kamu," kenang Yolla menirukan isi pesan tersebut.
Namun, kala itu Yolla hanya membalas seperlunya. Ia bahkan tidak sempat membalas ungkapan kasih sayang dari ayahnya.
Setelah sang ayah tiada, Yolla kerap membuka kembali pesan tersebut. Ia merasa seharusnya bisa membalas dengan lebih hangat.
"Aku nyesel banget. Harusnya aku balas, 'Aku juga sayang sama Papa'," ungkapnya.
Pengakuan itu menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang podcast berlangsung.
Sempat Menyalahkan Sang Ibu
Yang lebih mengejutkan, Yolla mengaku sempat menyalahkan ibunya atas hubungan yang renggang tersebut.
Menurutnya, ia pernah berpikir mengapa sejak kecil tidak diarahkan untuk lebih dekat dengan sang ayah.
"Jadinya tuh gue nyalahinnya nyokap gue. Kenapa aku enggak pernah disodorin buat dekat sama bokap," katanya.
Meski demikian, seiring bertambahnya usia, Yolla menyadari bahwa setiap orang tua memiliki cerita dan alasan yang mungkin tidak dipahami oleh anak-anaknya.
Kini, atlet berusia 32 tahun itu memilih berdamai dengan masa lalu dan menerima kenyataan yang ada.
Pesan untuk yang Masih Memiliki Orang Tua
Dari pengalaman pribadinya, Yolla Yuliana memberikan pesan kepada siapa pun yang masih memiliki orang tua agar tidak menunda mengungkapkan kasih sayang.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan untuk mengatakan "sayang" belum tentu datang dua kali.
"Kalau memang sayang, bilang dari sekarang. Jangan sampai nyesel kayak aku," tuturnya.
Curahan hati Yolla mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengaku tersentuh dan ikut merenungkan hubungan mereka dengan orang tua masing-masing.
Di balik sosok Yolla Yuliana yang dikenal tegar, ceplas-ceplos, dan penuh percaya diri di lapangan voli, ternyata tersimpan luka dan penyesalan mendalam sebagai seorang anak.
Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa komunikasi sederhana dengan orang tua bisa menjadi hal yang sangat berharga. Sebab, tidak ada yang tahu kapan kesempatan terakhir untuk mengucapkan rasa sayang itu datang.
Editor : M. Helmi Nurhisam