Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Terbongkar Penyebab Wilda Siti Nurfadilah Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025, Ternyata Karena Alasan Ini

M. Helmi Nurhisam • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:32 WIB
Penyebab Wilda Siti Nurfadilah mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 akhirnya terungkap. Ini alasannya. (Pinterest)
Penyebab Wilda Siti Nurfadilah mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 akhirnya terungkap. Ini alasannya. (Pinterest)

Blitar Kawentar - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli nasional. Mantan kapten sekaligus legenda voli Indonesia, Wilda Siti Nurfadilah, resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai asisten pelatih Timnas Voli Putri Indonesia menjelang gelaran SEA Games 2025.

Keputusan Wilda Siti Nurfadilah mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 sontak mengundang perhatian Volimania. Pasalnya, sosok yang dikenal sebagai salah satu middle blocker terbaik Indonesia itu baru saja memulai babak baru dalam kariernya di dunia kepelatihan setelah pensiun sebagai pemain profesional.

Kabar mengenai penyebab Wilda Siti Nurfadilah mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia SEA Games 2025 akhirnya terungkap. Wilda menegaskan bahwa keputusannya bukan disebabkan konflik internal, melainkan karena adanya benturan jadwal dengan agenda lain yang telah lebih dahulu dimilikinya.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Harga Terbaru Jadi Sorotan, Motor Listrik Bergaya Touring Ini Disebut Layak Diburu Tahun Ini

Wilda Ungkap Alasan Mundur

Sebelumnya, Wilda masuk dalam jajaran staf kepelatihan Timnas Voli Putri Indonesia di bawah arahan pelatih kepala Marco Sugiama. Bahkan, ia sempat mengikuti kursus pelatih internasional FIVB yang digelar di Padepokan Voli Sentul, Bogor, sebagai persiapan menjalani peran barunya tersebut.

Namun, menjelang pelaksanaan SEA Games 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang, Wilda memilih mengundurkan diri.

"Terkait timnas voli putri, saya mengundurkan diri karena ada hal yang jadwalnya berbarengan," ujar Wilda seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan penggemar voli tanah air.

Belum Tahu Siapa Penggantinya

Wilda mengaku belum mengetahui apakah PBVSI telah menyiapkan sosok pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkannya.

Menurutnya, federasi tentu memiliki pertimbangan tersendiri untuk menentukan figur yang tepat demi mendampingi tim menghadapi SEA Games 2025.

"Saya kurang tahu untuk itu atau penggantinya, tetapi mungkin ada penggantinya," lanjut perempuan kelahiran Bandung, 7 Februari 1995 tersebut.

Meski tidak lagi menjadi bagian dari staf kepelatihan timnas, Wilda tetap berharap Timnas Voli Putri Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil maksimal di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.

Baca Juga: Profil Yola Yuliana, Atlet Voli Putri Indonesia Bertato yang Dijuluki Generasi Emas: Mama Muda dengan Segudang Prestasi

Segudang Prestasi Wilda Siti Nurfadilah

Kepergian Wilda dari jajaran pelatih memang menyisakan rasa kehilangan bagi Volimania. Sebab, rekam jejak prestasinya begitu luar biasa.

Selama berkarier sebagai pemain, Wilda pernah memperkuat sejumlah klub elite Indonesia, seperti Alko Bandung, Manokwari Valeria Papua Barat, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Bandung BJB Tandamata, Jakarta BIN, hingga Jakarta Livin Mandiri.

Tak hanya itu, Wilda juga mencatatkan prestasi gemilang di kompetisi Proliga. Ia berhasil menembus final Proliga sebanyak 10 kali berturut-turut. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya berhasil berakhir dengan gelar juara.

Kemampuannya sebagai middle blocker juga membuatnya meraih penghargaan individu sebagai Best Blocker sebanyak empat kali, yakni pada 2015, 2016, 2019, dan 2022.

Pilar Penting Timnas Indonesia

Di level internasional, Wilda mulai memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia sejak tahun 2011. Ia tampil dalam berbagai turnamen bergengsi seperti SEA Games, ASEAN Grand Prix, AVC Women's Nation Cup, hingga Piala VTV.

Pengalaman panjang serta kepemimpinannya membuat banyak pihak menyambut antusias ketika dirinya dipercaya masuk dalam tim pelatih.

Meski akhirnya memilih mundur, dedikasi Wilda terhadap perkembangan voli Indonesia tetap mendapat apresiasi tinggi. Sosoknya dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi prestasi voli putri nasional.

Kini, publik menanti langkah PBVSI untuk menentukan sosok yang akan mengisi kekosongan posisi asisten pelatih tersebut. Di sisi lain, doa dan dukungan terus mengalir agar Timnas Voli Putri Indonesia mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi membanggakan dari SEA Games 2025.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Wilda Siti Nurfadilah #PBVSI #SEA Games 2025 #timnas voli putri indonesia