Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Terungkap Perbandingan Karier dan Prestasi Megawati Hangestri vs Mediol Yoku, Siapa Atlet Voli Putri Indonesia yang Lebih Bersinar?

M. Helmi Nurhisam • Selasa, 16 Juni 2026 | 18:04 WIB
Perbandingan karier dan prestasi Megawati Hangestri vs Mediol Yoku, siapa yang lebih bersinar di voli Indonesia? (Pinterest)
Perbandingan karier dan prestasi Megawati Hangestri vs Mediol Yoku, siapa yang lebih bersinar di voli Indonesia? (Pinterest)

Blitar Kawentar - Nama Megawati Hangestri Pertiwi dan Mediol Stiovani Yoku sempat menjadi perbincangan hangat pecinta voli tanah air setelah keduanya mengikuti seleksi pemain asing Liga Korea Selatan musim 2023-2024. Perbandingan karier dan prestasi Megawati Hangestri vs Mediol Yoku pun menjadi topik menarik untuk dibahas.

Dalam seleksi tersebut, kedua pemain asal Jawa Timur itu masuk dalam daftar 23 atlet Asia yang berpeluang memperkuat klub-klub Korea Selatan. Namun, nasib keduanya berbeda. Megawati Hangestri berhasil bergabung dengan Red Sparks, sementara Mediol Yoku gagal mendapatkan kontrak bersama GS Caltex.

Perbandingan karier dan prestasi Megawati Hangestri vs Mediol Yoku menunjukkan bahwa keduanya sama-sama memiliki kualitas luar biasa. Hanya saja, perjalanan menuju puncak karier mereka ditempuh melalui jalan yang berbeda.

Baca Juga: Bukan Hanya Jago di Lapangan, 9 Pevoli Putri Indonesia Ini Punya Pesona yang Bikin Penggemar Terpikat, Ada Shella Bernadetha dan Yolla Yuliana

Profil Singkat Megawati dan Mediol

Megawati Hangestri Pertiwi lahir di Jember, Jawa Timur, pada 20 September 1999. Atlet berhijab dengan tinggi badan 185 sentimeter itu juga dikenal berprestasi di bidang akademik. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Manajemen di Universitas Kahuripan Kediri pada 2020.

Sementara itu, Mediol Stiovani Yoku lahir di Jayapura pada 1 November 1999. Sejak kecil, Medi telah mengenal dunia voli karena terinspirasi oleh orang tuanya. Setelah sempat membela Papua, ia kemudian menetap di Jawa Timur dan melanjutkan pendidikan di Universitas Gresik sembari mengembangkan karier sebagai atlet profesional.

Baca Juga: Pensiun dari Voli Profesional, Wilda Nurfadilah Tinggalkan Warisan Emas untuk Indonesia: 7 Gelar Proliga dan 10 Final Beruntun

Perjalanan Karier Klub

Megawati mulai serius menekuni voli sejak usia 14 tahun. Karier profesionalnya dimulai bersama Surabaya Bank Jatim pada Livoli Divisi Utama 2015. Setelah itu, ia memperkuat Jakarta Pertamina Fastron, Jakarta BNI 46 Putri, hingga Bandung BJB Tanda Mata.

Karier Mega semakin berkembang ketika berkiprah di luar negeri. Ia pernah bermain untuk Supreme Chonburi-E.Tech di Thailand dan Hà Phú Thanh Hóa di Vietnam sebelum akhirnya bergabung dengan Red Sparks di Liga Korea Selatan. Keberhasilannya menjadikan Mega sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di kompetisi tersebut.

Berbeda dengan Mega, Mediol memulai karier profesional bersama Jakarta BNI 46 pada 2017 sebelum bersinar bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Bersama klub tersebut, namanya semakin dikenal berkat penampilan konsisten di Proliga maupun Livoli.

Kontribusi Bersama Timnas Indonesia

Megawati menjalani debut bersama timnas senior Indonesia pada 2017. Meski masih berusia 18 tahun, ia langsung dipercaya tampil di SEA Games dan menjadi salah satu andalan skuad Merah Putih.

Mega terus menjadi langganan timnas dalam berbagai ajang internasional, termasuk ASEAN Grand Prix dan SEA Games. Keberadaannya sering menjadi pembeda berkat kemampuan menyerang yang mematikan.

Sementara itu, Mediol sempat dipanggil mengikuti Pelatnas SEA Games 2018. Namun, kesempatan tampil reguler baru didapatkan pada AVC Challenge Cup 2022 dan SEA Games 2023.

Penampilan Medi juga menuai pujian. Ia tampil atraktif dan membantu Indonesia meraih prestasi membanggakan di level Asia Tenggara.

Adu Prestasi Megawati vs Mediol

Prestasi individu Megawati antara lain Best Server ASEAN Grand Prix 2019, Best Scorer Asian Olympic Qualification 2021, Best Server Proliga 2022, Best Opposite ASEAN Grand Prix 2022, MVP Livoli Divisi Utama 2022, hingga MVP Liga Korea pada musim perdananya.

Di level klub, Mega meraih juara Livoli Divisi Utama 2022, medali perunggu Thailand League, serta medali perunggu Asian Club Championship.

Sementara itu, Mediol juga memiliki pencapaian membanggakan. Ia meraih Best Spiker Proliga 2022 dan MVP Proliga 2023. Bersama klub, Medi berhasil menjadi runner-up Proliga 2022, juara Livoli Divisi Utama 2022, serta finis di posisi ketiga Proliga 2023.

Pada level tim nasional, Medi turut menyumbangkan medali perunggu ASEAN Grand Prix 2022.

Melihat rekam jejak keduanya, Megawati memang unggul dalam pengalaman internasional. Namun, Mediol Yoku tetap memiliki peluang besar untuk berkembang dan mengikuti jejak sukses rekannya tersebut di panggung dunia.

Persaingan sehat antara Megawati Hangestri dan Mediol Yoku menjadi bukti bahwa voli putri Indonesia memiliki masa depan cerah dengan hadirnya atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di level internasional.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Mediol Yoku #Megawati Hangestri #Proliga #Liga Korea Selatan #timnas voli putri indonesia