Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Galang Hendra Bongkar Biaya Balap di Eropa, Rela Rogoh Tabungan Puluhan Juta Demi Kembali ke World Supersport 300

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:32 WIB
Galang Hendra ungkap biaya balap World Supersport 300 yang tembus Rp70 juta per seri demi kembali tampil di Eropa.(pinterest)
Galang Hendra ungkap biaya balap World Supersport 300 yang tembus Rp70 juta per seri demi kembali tampil di Eropa.(pinterest)

 

Blitar Kawentar - Perjuangan pembalap Indonesia untuk bisa tampil di level dunia ternyata tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Hal itu diungkapkan langsung oleh Galang Hendra Pratama yang membagikan kisah perjuangannya kembali tampil di ajang World Supersport 300 musim ini.

Nama Galang Hendra kembali menjadi sorotan setelah mendapatkan kesempatan membalap di World Supersport 300 bersama tim asal Spanyol. Namun di balik kesempatan emas tersebut, ada pengorbanan besar yang harus dilakukan pembalap asal Yogyakarta itu.

Galang mengaku sempat terkejut ketika mendapat tawaran untuk kembali membalap di kejuaraan dunia. Kesempatan tersebut datang setelah dirinya tampil di Mandalika dan menjalin komunikasi dengan pemilik tim yang juga terlibat di ajang World Superbike.

Kesempatan itu semakin spesial karena tim bersedia menyediakan motor, kru, hingga seluruh kebutuhan teknis balapan. Namun ada satu syarat yang harus dipenuhi sendiri oleh Galang, yakni seluruh biaya operasional selama berada di Eropa.

Tawaran Langka yang Sulit Ditolak

Menurut Galang, mayoritas pembalap yang ingin tampil di kejuaraan dunia justru harus membayar kepada tim. Bahkan nominal yang dibutuhkan bisa mencapai miliaran rupiah hanya untuk mendapatkan satu kursi balap.

Baca Juga: Heboh Jelang GP Ceko! Veda Ega Pratama Jadi Idola Baru Moto3, Paket Rahasia HRC di Honda Team Asia Bikin Publik Bertanya-tanya

Karena itu, ketika mendapat tawaran dari tim MS Racing, dirinya tidak berpikir panjang. Galang langsung menerima kesempatan tersebut meski belum memiliki kepastian soal biaya perjalanan dan akomodasi.

“Saya langsung iyakan. Kesempatan seperti ini sangat langka, apalagi di usia saya sekarang,” ujarnya.

Keputusan itu membuat Galang harus menggunakan tabungan pribadinya untuk berangkat ke seri World Supersport 300 di Catalunya, Spanyol.

Habiskan Hampir Rp70 Juta untuk Satu Seri

Galang kemudian membeberkan rincian biaya yang harus dikeluarkan saat menjalani seri pertamanya musim ini.

Tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Spanyol saat itu mencapai hampir Rp40 juta karena proses keberangkatan berlangsung mendadak. Selain itu, biaya hotel selama berada di Eropa juga menembus belasan juta rupiah.

Belum termasuk kebutuhan transportasi lokal, makan, dan berbagai keperluan lainnya selama berada di luar negeri.

Jika ditotal, biaya yang harus dikeluarkan Galang untuk mengikuti satu putaran World Supersport 300 mencapai hampir Rp70 juta.

Jumlah tersebut bahkan hanya mencakup kebutuhan pribadi. Sementara motor, kru, pendaftaran balapan, hingga risiko kerusakan akibat kecelakaan sudah ditanggung oleh tim.

“Bisa dibilang hampir Rp70 juta untuk satu event,” ungkap Galang.

Berburu Sponsor Demi Tetap Balapan

Sepulang dari Eropa, Galang langsung bergerak mencari sponsor pribadi agar bisa melanjutkan program balapnya di World Supersport 300.

Ia mengaku mulai menghubungi berbagai pihak dan mengajukan proposal kerja sama kepada sejumlah perusahaan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah beberapa sponsor bersedia memberikan dukungan. Selain sponsor pribadi, Galang juga mendapat bantuan dari berbagai pihak yang percaya terhadap potensinya sebagai pembalap Indonesia di level internasional.

Meski begitu, dukungan yang didapat belum sepenuhnya menutupi seluruh kebutuhan selama menjalani musim balap di Eropa.

Galang mengaku masih harus menambah biaya pribadi untuk menutupi kekurangan anggaran yang diperlukan sepanjang musim.

Realita Berat Balap di Kejuaraan Dunia

Dalam kesempatan tersebut, Galang juga membantah anggapan bahwa seluruh pembalap yang tampil di kejuaraan dunia otomatis mendapat bayaran besar.

Menurutnya, banyak pembalap World Supersport maupun kelas pendukung lainnya justru berstatus payment rider atau pembalap yang harus membawa sponsor sendiri.

Bahkan beberapa tim yang sempat menghubunginya sebelum bergabung dengan MS Racing meminta biaya hingga Rp3 miliar untuk satu musim.

Nominal itu sudah mencakup motor, kru, dan kebutuhan balapan, tetapi belum termasuk biaya hidup selama berada di Eropa.

Karena itu, Galang memberikan pesan kepada para pembalap muda Indonesia yang ingin mengikuti jejaknya.

Menurutnya, langkah terbaik adalah fokus meraih prestasi terlebih dahulu agar dilirik pabrikan maupun sponsor besar.

“Kalau cuma ingin balapan untuk bersenang-senang di sana, sayang uang. Fokus dulu ke prestasi supaya ada pihak yang percaya dan mau mendukung,” tegasnya.

Kini Galang masih melanjutkan perjuangannya di World Supersport 300 sambil membagi fokus dengan berbagai agenda balap lainnya. Di tengah keterbatasan dukungan finansial, pembalap berusia 24 tahun itu membuktikan bahwa mimpi tampil di kejuaraan dunia tetap bisa diperjuangkan dengan kerja keras, keberanian, dan pengorbanan besar.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Galang Hendra Pratama #World Supersport 300 #MS Racing #balap motor Eropa #Pembalap Indonesia di Eropa