Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kisah Geri Salim Mengawali Karier Balap: Dari Suzuki Smash Milik Kakak hingga Jadi Juara Asia, Semua Berawal dari Dukungan Orang Tua

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:56 WIB
Kisah awal karier Geri Salim, dari Suzuki Smash milik kakak hingga dukungan orang tua yang mengantarkannya jadi juara Asia. (Pinterest)
Kisah awal karier Geri Salim, dari Suzuki Smash milik kakak hingga dukungan orang tua yang mengantarkannya jadi juara Asia. (Pinterest)

Blitar Kawentar - Nama Geri Salim kini dikenal sebagai salah satu pembalap Indonesia tersukses di level Asia. Namun, di balik gelar juara yang pernah diraihnya, perjalanan karier Geri ternyata dimulai dengan cara yang sangat sederhana. Kisah awal karier Geri Salim menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat lahir dari dukungan keluarga dan kerja keras tanpa henti.

Dalam sebuah perbincangan, Geri Salim mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap dunia balap sudah tumbuh sejak kecil. Darah balap memang mengalir dalam keluarganya. Sang ayah merupakan mantan pembalap motocross, sementara kakaknya, Tommy Salim, masih aktif berkecimpung di dunia balap hingga saat ini.

Ketertarikan terhadap lintasan bermula ketika Geri kecil melihat Tommy rutin berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan. Baginya, balapan bukan hanya sekadar olahraga, melainkan tantangan yang memacu adrenalin.

"Saya melihat kakak latihan dan ikut balap. Rasanya seru dan penuh tantangan. Akhirnya saya juga minta ke orang tua untuk terjun ke dunia balap," ujar Geri.

Baca Juga: Tak Cuma Naik Daun, Veda Ega Pratama Disebut Pendongkrak Popularitas Moto3 di Ceko, Paket Misterius HRC Tambah Tanda Tanya

Berawal dari Dukungan Orang Tua

Perjalanan menuju karier profesional tentu tidak mudah. Geri mengaku seluruh kebutuhan balap pada masa awal ditanggung oleh kedua orang tuanya. Mulai dari biaya latihan, persiapan motor, hingga kebutuhan mengikuti kompetisi.

Saat itu, sponsor belum datang menghampiri. Keluargalah yang menjadi tulang punggung perjuangannya.

Geri mulai serius menekuni balap sekitar tahun 2007, ketika duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar menuju SMP. Di usia yang masih sangat muda, ia sudah berani mengambil keputusan untuk mengejar cita-cita menjadi pembalap.

"Awal balap semuanya dari orang tua. Karena belum ada sponsor, semua difasilitasi keluarga," katanya.

Dukungan tersebut menjadi fondasi penting yang akhirnya mengantarkan Geri meraih berbagai prestasi membanggakan di masa depan.

Suzuki Smash Jadi Motor Balap Pertama

Ada cerita menarik mengenai motor balap pertama yang digunakan Geri Salim. Ternyata, ia tidak langsung memiliki motor sendiri.

Saat itu, Tommy lebih dulu aktif sebagai pembalap dan menggunakan motor Suzuki. Sang ayah yang juga memahami dunia mekanik turut membantu menyiapkan tunggangan untuk anak-anaknya.

Karena belum mempunyai motor pribadi, Geri menggunakan motor milik sang kakak.

"Motor pertama yang saya pakai itu Suzuki Smash milik Tommy," ungkapnya.

Bagi generasi muda saat ini, Suzuki Smash mungkin hanya dikenal sebagai motor bebek biasa. Namun, pada era tersebut, motor bebek menjadi primadona balap nasional.

Baca Juga: Tak Cuma Naik Daun, Veda Ega Pratama Disebut Pendongkrak Popularitas Moto3 di Ceko, Paket Misterius HRC Tambah Tanda Tanya

Era Keemasan Balap Motor Bebek

Geri mengenang bahwa sekitar pertengahan 2000-an, balap motor bebek merupakan kategori paling populer di Indonesia. Kelas 110 cc dan 125 cc menjadi magnet utama yang menyedot perhatian penonton.

Balapan supersport maupun motor bermesin besar belum berkembang seperti sekarang. Alhasil, hampir seluruh pembalap muda memulai karier mereka dari motor bebek.

"Di zaman itu balap motor bebek benar-benar booming. Balapan supersport belum ramai seperti sekarang," jelasnya.

Tak hanya peserta yang membludak, antusiasme masyarakat pun luar biasa tinggi. Seri-seri kejuaraan nasional dipadati penonton yang rela datang langsung ke sirkuit demi menyaksikan aksi para pembalap muda berbakat.

Atmosfer kompetitif tersebut secara tidak langsung membentuk mental bertanding Geri Salim sejak usia dini.

Fondasi Kesuksesan Juara Asia

Pengalaman mengendarai Suzuki Smash, dukungan penuh orang tua, serta persaingan ketat di era balap motor bebek menjadi bekal berharga bagi Geri Salim.

Siapa sangka, bocah yang dahulu meminjam motor kakaknya itu akhirnya tumbuh menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara Asia di kelas AP250.

Kisah awal karier Geri Salim menjadi pengingat bahwa prestasi besar tidak lahir secara instan. Di balik gemerlap podium juara, ada perjuangan panjang, pengorbanan keluarga, serta keberanian untuk memulai dari keterbatasan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Suzuki Smash #Geri Salim #Karier Geri Salim #Juara Asia AP250 #Balap Motor Indonesia