Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

PKH dan BPNT Tahap 2 Susulan Kembali Cair, KPM di Daerah Ini Sudah Terima Rp1,8 Juta, Cek Nama dan Bank Penyalurnya

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 21 Juni 2026 | 13:30 WIB
PKH dan BPNT tahap 2 susulan kembali cair di sejumlah daerah. KPM terima hingga Rp1,8 juta, cek wilayah dan bank penyalurnya.(Gemini AI)
PKH dan BPNT tahap 2 susulan kembali cair di sejumlah daerah. KPM terima hingga Rp1,8 juta, cek wilayah dan bank penyalurnya.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR – Kabar baik bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran PKH dan BPNT tahap 2 susulan kembali terpantau cair di sejumlah daerah pada Juni 2026. Sejumlah penerima manfaat melaporkan bantuan sosial yang masuk melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari beberapa bank penyalur.

Informasi terbaru mengenai PKH dan BPNT tahap 2 susulan ini menjadi perhatian masyarakat yang hingga kini masih menunggu pencairan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pasalnya, proses penyaluran bansos memang dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan laporan terbaru yang beredar di kalangan KPM, pencairan PKH dan BPNT tahap 2 susulan telah masuk ke rekening penerima di beberapa daerah dengan nominal yang berbeda sesuai komponen bantuan yang diterima masing-masing keluarga.

Baca Juga: Viral Rapel Gaji Pensiunan 2026 Cair 22-25 Juni, PT Taspen Akhirnya Buka Suara dan Tegaskan Fakta Sebenarnya

KPM Binjai Terima Bansos Rp1,8 Juta

Salah satu wilayah yang terpantau menerima pencairan bansos adalah Kota Binjai, Sumatera Utara. Penyaluran dilakukan melalui Bank BNI untuk pemegang KKS lama.

Dalam laporan tersebut, seorang KPM mengaku telah menerima bantuan PKH dan BPNT tahap 2 susulan dengan total nilai mencapai Rp1.800.000. Pencairan ini menjadi kabar menggembirakan bagi penerima yang sebelumnya masih menunggu proses penyaluran dari pemerintah.

Selain Sumatera Utara, pencairan juga dilaporkan terjadi di wilayah Aceh Utara melalui Bank Syariah Indonesia (BSI). Bantuan tersebut ditujukan kepada pemegang KKS baru tahun 2026 yang telah masuk dalam daftar penerima manfaat.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah tersebut namun belum menerima bantuan, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM, mobile banking, maupun agen bank yang bekerja sama dengan pemerintah.

Baca Juga: Viral Gaji Rapel Pensiunan 2026 Cair 22-25 Juni, PT Taspen Akhirnya Buka Suara dan Ungkap Fakta Sebenarnya

Bantuan PIP dan Beras 20 Kilogram Masih Berjalan

Selain penyaluran PKH dan BPNT, pemerintah juga masih melanjutkan distribusi Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026.

Pencairan bantuan pendidikan tersebut masih berlangsung secara bertahap sepanjang Juni 2026 kepada siswa yang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat.

Tidak hanya itu, bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga masih terus disalurkan di berbagai daerah. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Dikabarkan Sudah Diumumkan Presiden, PT Taspen Akhirnya Buka Suara

KPM Diminta Tidak Panik Jika Belum Cair

Pemerhati bansos mengingatkan masyarakat agar tidak panik apabila bantuan belum masuk ke rekening. Proses penyaluran bansos memiliki mekanisme bertahap sehingga waktu pencairan antara satu daerah dengan daerah lain dapat berbeda.

Karena itu, KPM disarankan melakukan pengecekan saldo secukupnya, yakni satu hingga dua kali dalam sehari. Pengecekan berulang kali dalam waktu singkat tidak akan mempercepat proses pencairan bantuan.

Selain itu, penerima manfaat juga perlu memastikan status kepesertaan masih aktif dalam basis data sosial pemerintah. Bansos hanya dapat dicairkan oleh KPM yang masih tercatat aktif sebagai penerima manfaat.

Pastikan KKS dan Rekening Tidak Bermasalah

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi rekening dan kartu KKS. Rekening yang tidak aktif, kartu rusak, kartu hilang, maupun masalah administrasi lainnya berpotensi menyebabkan saldo bantuan tertahan.

Karena itu, masyarakat yang mengalami kendala pada kartu atau rekening disarankan segera menghubungi bank penyalur maupun pendamping sosial setempat untuk mendapatkan solusi.

Kemensos juga terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan agar penyaluran bansos dapat berjalan lebih tepat sasaran. Masyarakat diminta tetap bersabar menunggu jadwal pencairan berikutnya apabila bantuan belum masuk hingga saat ini.

Dengan masih berlangsungnya proses penyaluran secara bertahap, peluang pencairan bansos susulan bagi KPM yang belum menerima bantuan tetap terbuka hingga seluruh alokasi tahap kedua selesai disalurkan.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Bansos Juni 2026 #PKH tahap 2 susulan #BPNT tahap 2 #KKS Merah Putih #pencairan bansos 2026