Blitar Kawentar - Hasil Moto3 Ceko 2026 tidak hanya menghadirkan kemenangan pembalap Malaysia Hakim Danish, tetapi juga menyuguhkan aksi luar biasa dari pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat penalti, Veda sukses menembus lima besar pada seri kesembilan Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Hasil Moto3 Ceko 2026 tersebut menjadi bukti bahwa Veda Ega Pratama mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu rookie terbaik musim ini. Pembalap Honda Team Asia itu tampil agresif sejak awal balapan dan mampu bersaing dengan para pembalap papan atas.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Automotodrom Brno, Minggu (21/6/2026), Hakim Danish keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik. Posisi kedua ditempati Brian Uriarte, sedangkan Maximo Quiles melengkapi podium di urutan ketiga.
David Almansa finis keempat, sementara Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi kelima setelah melakukan aksi comeback luar biasa.
Baca Juga: Serapan APBN di Blitar-Tulungagung Capai Rp 2,35 Triliun, Dana Desa Tembus 84 Persen
Penalti Tidak Menghentikan Veda Ega Pratama
Sebelum balapan dimulai, Veda sebenarnya memiliki modal yang cukup baik. Pembalap asal Gunungkidul itu berhasil menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi.
Namun, hukuman turun 12 posisi membuat Veda harus memulai balapan dari urutan ke-20. Situasi tersebut tentu menjadi tantangan berat mengingat ketatnya persaingan di kelas Moto3.
Meski demikian, Veda tidak menyerah. Sejak lampu start padam, ia langsung tampil agresif dan mulai menyalip para rivalnya satu per satu.
Performa konsisten yang ditunjukkan pembalap berusia 17 tahun tersebut membuatnya terus merangsek ke barisan depan hingga sempat terlibat dalam perebutan posisi podium.
Baca Juga: WTP 10 Tahun Beruntun, Pemkab Blitar Siapkan Pemanfaatan Silpa Rp 393 Miliar
Jadi Pembalap Honda Terbaik
Meski gagal naik podium, hasil finis kelima sudah cukup membuat Veda menjadi pembalap Honda terbaik pada Moto3 Ceko 2026.
Empat pembalap yang finis di depannya seluruhnya menggunakan motor KTM. Hal tersebut menunjukkan bahwa Veda mampu bersaing dengan para pembalap terbaik meskipun mengendarai paket motor yang berbeda.
Keberhasilannya naik 15 posisi dalam satu balapan juga menjadi salah satu pencapaian terbaik sepanjang seri Ceko berlangsung.
Klasemen Moto3 2026 Makin Ketat
Tambahan poin dari seri Ceko membuat Veda Ega Pratama kini mengoleksi 82 poin dan berada di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026.
Maximo Quiles masih memimpin klasemen dengan 186 poin, diikuti Alvaro Carpe dengan 121 poin dan Brian Uriarte yang mengumpulkan 92 poin.
Sementara Hakim Danish yang meraih kemenangan di Ceko kini berada di posisi ketujuh dengan 73 poin.
Dengan masih banyak seri tersisa, peluang Veda untuk terus memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka lebar.
Tantangan Berikutnya di Moto3 Belanda
Setelah seri Ceko, para pembalap akan kembali beraksi pada Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung di Sirkuit Assen pada 28 Juni mendatang.
Melihat performa impresif yang ditunjukkan di Brno, banyak penggemar berharap Veda Ega Pratama mampu melanjutkan tren positif dan kembali bersaing di papan depan.
Jika mampu meminimalkan kesalahan dan memaksimalkan hasil kualifikasi, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk meraih podium pertamanya di Moto3 musim ini semakin terbuka.
Editor : M. Helmi Nurhisam