Blitar Kawentar - Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan pada seri kesembilan Moto3 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Ceko, Minggu (21/6/2026). Pembalap muda Indonesia itu sukses menunjukkan mentalitas luar biasa dengan finis di posisi kelima meski harus memulai balapan dari urutan ke-20.
Veda Ega Pratama tampil gemilang pada Moto3 Ceko 2026 setelah sebelumnya menerima hukuman turun 12 grid dari FIM MotoGP Stewards Panel. Penalti tersebut membuat peluangnya untuk bersaing di barisan depan sempat diragukan.
Namun, pembalap Honda Team Asia itu justru mampu menjawab keraguan dengan aksi impresif sepanjang balapan. Dari posisi ke-20, Veda berhasil merangsek ke depan hingga mengakhiri lomba di lima besar.
Sempat Kehilangan Posisi Start Ideal
Sebenarnya, Veda memiliki peluang besar untuk bersaing sejak awal. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut berhasil mencatatkan hasil yang cukup menjanjikan pada sesi kualifikasi dengan menempati posisi kedelapan.
Namun, hukuman turun 12 posisi membuatnya harus memulai balapan dari urutan ke-20. Situasi itu menjadi tantangan berat mengingat Moto3 dikenal sebagai kelas dengan persaingan paling ketat.
Selain Veda, beberapa pembalap lain seperti Hakim Danish, Guido Pini, dan Rico Salmela juga menerima hukuman serupa.
Baca Juga: Serapan APBN di Blitar-Tulungagung Capai Rp 2,35 Triliun, Dana Desa Tembus 84 Persen
Tunjukkan Mental Pantang Menyerah
Meski harus start dari belakang, Veda tidak kehilangan kepercayaan diri. Begitu balapan dimulai, ia langsung tampil agresif dan mulai memangkas jarak dengan para pembalap di depannya.
Kecepatan yang konsisten membuat Veda mampu menyalip satu demi satu rivalnya. Perlahan, pembalap berusia 17 tahun itu berhasil masuk ke rombongan depan dan terlibat dalam persaingan ketat memperebutkan posisi terbaik.
Perjuangan tanpa menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil manis. Veda berhasil menyelesaikan balapan di posisi kelima dan menjadi salah satu pembalap dengan peningkatan posisi terbanyak pada Moto3 Ceko 2026.
Hakim Danish Rebut Podium Tertinggi
Balapan Moto3 Ceko 2026 dimenangkan oleh pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang tampil konsisten sejak awal hingga garis finis.
Brian Uriarte berhasil mengamankan posisi kedua, sedangkan Maximo Quiles finis ketiga. David Almansa berada di posisi keempat dan Veda Ega Pratama melengkapi lima besar.
Meski gagal naik podium, performa Veda justru mendapat banyak pujian. Pasalnya, ia berhasil melewati 15 pembalap dari posisi start awalnya.
Modal Besar Menuju Moto3 Belanda
Hasil positif di Brno menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama menjelang seri Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen. Tambahan poin yang diraih juga membuat posisinya tetap kompetitif dalam klasemen sementara.
Penampilan impresif di Ceko semakin menegaskan bahwa Veda merupakan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus meningkat, peluangnya untuk meraih podium pertama di Moto3 musim 2026 masih sangat terbuka.
Aksi bangkit dari posisi ke-20 hingga finis kelima menjadi bukti bahwa Veda Ega Pratama memiliki mental juara dan kemampuan untuk bersaing dengan para pembalap terbaik dunia.
Editor : M. Helmi Nurhisam