Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kebangkitan Feda Ega Pratama di FP2 Moto3 Assen 2026! Tembus 13 Besar, Ungguli Hakim Danish, Siap Guncang Kualifikasi Belanda

Cholifatun Nisak • Senin, 29 Juni 2026 | 17:40 WIB
Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 dengan naik ke P13 dan ungguli Hakim Danish, tanda kebangkitan besar.
Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 dengan naik ke P13 dan ungguli Hakim Danish, tanda kebangkitan besar.

 

BLITAR KAWENTAR- Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 dengan hasil mengejutkan setelah sempat mengalami kesulitan pada sesi latihan bebas pertama. Pembalap muda Indonesia itu menunjukkan kebangkitan signifikan di Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu 27 Juni 2026, dan berhasil menembus posisi 13 besar pada sesi free practice 2.

Sejak awal sesi, Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 dengan pendekatan yang jauh lebih agresif namun terukur. Setelah sebelumnya hanya mampu finis di posisi ke-20 bahkan sempat terpuruk ke posisi 23 akibat insiden crash di FP1, Feda berhasil membalikkan keadaan dengan catatan waktu yang lebih kompetitif dan stabil sepanjang sesi.

Performa Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 menjadi sorotan karena ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 41,13 detik, hanya terpaut 0,394 detik dari pembalap tercepat sesi, Alvaro Carpe. Hasil ini menandai peningkatan besar dari sisi kecepatan, konsistensi, dan adaptasi terhadap karakter sirkuit Assen yang dikenal cepat serta teknis.

Baca Juga: Hakim Danish Dihujat Media Ceko Usai “Bumerang Kesombongan” di Moto3 Brno 2026, Dani Pedrosa Ikut Beri Peringatan Keras!

Bangkit Setelah FP1 Buruk

Pada sesi FP1 sebelumnya, Feda sempat kesulitan menemukan ritme balap. Ia hanya berada di posisi ke-20, bahkan sempat berada di urutan ke-23 akibat crash yang membuat catatan waktunya tidak maksimal. Kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan terhadap kemampuannya menghadapi tekanan di seri Belanda.

Namun situasi berubah total di FP2. Dengan setup motor yang lebih stabil dan pendekatan yang lebih tenang, pembalap Honda Team Asia itu mulai memperbaiki catatan waktu secara bertahap hingga akhirnya masuk ke 13 besar.

Unggul dari Rival Malaysia

Salah satu catatan penting dari Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 adalah keberhasilannya mengungguli rival kuat asal Malaysia, Hakim Danish. Pembalap yang sebelumnya tampil impresif di seri Ceko itu justru harus puas berada di posisi ke-20 dengan catatan waktu 1 menit 41,31 detik.

Feda unggul sekitar 0,621 detik dari Hakim Danish, sebuah margin yang cukup signifikan di kelas Moto3 yang terkenal sangat ketat. Persaingan keduanya kini menjadi salah satu storyline utama musim 2026, terutama dalam perebutan posisi papan tengah hingga top 10 klasemen.

Dampak ke Klasemen Moto3 2026

Hasil Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 juga menjadi modal penting dalam upaya mempertahankan posisinya di klasemen sementara. Hingga seri Belanda, Feda masih bertahan di peringkat keenam dengan total 82 poin.

Sementara itu, Hakim Danish berada tepat di belakangnya pada peringkat ketujuh dengan selisih poin tipis. Situasi ini membuat setiap sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama menjadi sangat krusial bagi keduanya dalam persaingan musim ini.

Daftar Hasil FP2 Moto3 Assen 2026

Sesi FP2 dipimpin oleh Alvaro Carpe dengan catatan waktu 1 menit 40,678 detik. Ia diikuti Adrian Cruces di posisi kedua dan Joel Kelso di posisi ketiga. Marco Morelli dan Joel Esteban melengkapi lima besar.

Di posisi berikutnya terdapat Adrian Fernandez, Valentine Perrone, Guido Pini, Scott Ogden, dan Maximo Quiles yang melengkapi 10 besar.

Sementara itu, Feda Ega Pratama menempati posisi ke-13, tepat di bawah David Almansa dan di atas Ky Ogorman. Adapun Hakim Danish harus puas berada di posisi ke-20, tertinggal dari sejumlah rival utamanya.

Modal Penting Jelang Kualifikasi

Kenaikan performa dari FP1 ke FP2 menunjukkan bahwa Feda Ega Pratama tampil di FP2 Moto3 Assen 2026 bukan sekadar kebetulan. Adaptasi cepat terhadap setting motor dan ritme lintasan menjadi faktor utama kebangkitan pembalap asal Gunungkidul tersebut.

Jika mampu mempertahankan momentum ini, Feda berpotensi besar memperbaiki posisi start pada sesi kualifikasi dan membuka peluang finis di posisi lebih tinggi pada balapan utama.

Baca Juga: Korupsi Dam Kali Bentak dan APBDes Umbuldamar, Kejari Kabupaten Blitar Kejar Pengembalian Kerugian Negara hingga Miliaran Rupiah

Editor : Cholifatun Nisak
#Hakim Danish #Alvaro Carpe #Moto3 Assen 2026 #FP2 Moto3 Belanda #Feda Ega Pratama