BLITAR KAWENTAR- Prediksi bracket Piala Dunia 2026 kembali menghebohkan publik setelah analis CBS Sports, Michael Leah Hood, merilis skema lengkap fase gugur yang penuh kejutan, drama, hingga prediksi kontroversial. Dalam analisisnya, bracket Piala Dunia 2026 disebut sebagai salah satu yang paling “berantakan sekaligus menarik” karena banyak hasil tidak terduga sejak fase 32 besar.
Menurut Leah Hood, sejumlah tim unggulan tetap melaju mulus, tetapi tidak sedikit juga kejutan besar yang terjadi, termasuk tumbangnya beberapa tim kuat dan munculnya negara kuda hitam yang melaju jauh ke fase akhir.
Kejutan Besar di Bracket Piala Dunia 2026
Dalam bracket Piala Dunia 2026, Leah Hood memprediksi Jerman mampu mengalahkan Paraguay, sementara Prancis, Spanyol, dan Portugal juga melaju tanpa banyak kesulitan di fase awal.
Namun kejutan terjadi ketika Maroko disebut mampu menyingkirkan Belanda, meski sebagian besar pemain Maroko memiliki latar belakang akademi sepak bola Belanda. Kanada juga diprediksi melaju jauh setelah mengalahkan Afrika Selatan.
“Maroko terlalu kuat secara kolektif, mereka bisa jadi kuda hitam besar,” ujarnya.
Amerika Serikat dan Inggris Jadi Sorotan
Di sisi lain, Amerika Serikat juga menjadi perhatian. Dalam bracket Piala Dunia 2026, tim asuhan Pochettino itu diprediksi mampu mengalahkan Belgia dan melaju hingga menghadapi Spanyol di babak selanjutnya.
Namun perjalanan mereka terhenti setelah Spanyol disebut terlalu kuat secara taktik dan kedalaman skuad.
Inggris juga mendapat jalur cukup meyakinkan. Harry Kane disebut akan menjadi pembeda saat menghadapi lawan-lawan berat seperti Ekuador dan Brasil. Bahkan Inggris diprediksi mampu melaju hingga semifinal.
Argentina dan Messi 39 Tahun Jadi Sorotan Dunia
Salah satu prediksi paling kontroversial dalam bracket Piala Dunia 2026 adalah performa Argentina dan Lionel Messi. Hood bahkan menyebut Messi yang berusia 39 tahun bisa mencetak banyak gol dan berpotensi memecahkan rekor Golden Boot sepanjang masa.
Argentina diprediksi menyingkirkan tim-tim seperti Cape Verde dan Australia sebelum kembali menghadapi lawan berat di semifinal.
“Messi di usia 39 justru bisa jadi cerita terbesar turnamen ini,” ungkapnya.
Final Ideal: Argentina vs Prancis
Dalam skenario akhir bracket Piala Dunia 2026, Leah Hood memprediksi final ulang edisi sebelumnya antara Argentina dan Prancis. Kedua tim dianggap memiliki kekuatan paling seimbang di turnamen ini.
Prancis disebut terlalu dalam secara skuad dengan banyak opsi penyerangan, sementara Argentina mengandalkan kombinasi pengalaman dan magis Messi.
Namun hasil akhir justru mengejutkan. Prancis diprediksi akan membalas kekalahan mereka di final sebelumnya dan keluar sebagai juara dunia.
“Ini momen redemption untuk Prancis. Mereka tidak akan mengulang kesalahan yang sama,” jelasnya.
Analisis dan Ketidakpastian Bracket Piala Dunia 2026
Meski penuh data dan analisis, Leah Hood mengakui bahwa bracket Piala Dunia 2026 tetap sulit diprediksi karena banyak faktor non-teknis seperti momentum, emosi, dan kejutan di satu pertandingan.
Ia menegaskan bahwa turnamen ini bisa berubah hanya dalam satu momen krusial, termasuk adu penalti atau kartu merah.
Dengan banyaknya prediksi yang saling bertabrakan, satu hal yang pasti: bracket Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu turnamen paling tidak terduga dalam sejarah sepak bola modern.
Editor : Cholifatun Nisak