BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – PKH dan BPNT cair 2 Juli 2026 kembali membawa kabar baik bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Di sejumlah daerah, pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri mulai melaporkan saldo bantuan sosial telah masuk ke rekening mereka sejak Kamis (2/7/2026).
Ramainya laporan mengenai PKH dan BPNT cair 2 Juli 2026 sempat memunculkan anggapan bahwa pemerintah telah memulai penyaluran bansos tahap ketiga. Namun, berdasarkan berbagai laporan penerima, pencairan yang berlangsung saat ini masih merupakan penyaluran tahap kedua atau pencairan susulan bagi KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan.
Mayoritas penerima yang melaporkan dana masuk merupakan pemegang KKS baru yang diterbitkan pada 2026. Nominal bantuan yang diterima pun tidak sama karena disesuaikan dengan komponen Program Keluarga Harapan (PKH) yang dimiliki masing-masing keluarga.
Garut hingga Cilacap Mulai Terima Bantuan
Laporan pencairan pertama datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seorang penerima bantuan mengaku saldo sebesar Rp1.350.000 telah masuk ke rekening KKS Bank Mandiri.
Jumlah tersebut terdiri atas BPNT sebesar Rp600.000 dan bantuan PKH Rp750.000 untuk komponen yang memenuhi persyaratan.
Sementara itu, di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sejumlah keluarga penerima manfaat juga mengonfirmasi BPNT sebesar Rp600.000 telah masuk ke rekening mereka. Dana tersebut bahkan sudah dapat ditarik melalui jaringan ATM maupun agen penyalur.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Makin Dinanti, Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa Jadi Sorotan
Pemilik KKS baru yang diterbitkan pada Maret 2026 di wilayah Cilacap juga melaporkan saldo bantuan sudah terlihat melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Nominal Bantuan Disesuaikan Komponen PKH
Selain Jawa Barat dan Jawa Tengah, pencairan juga dilaporkan berlangsung di sejumlah daerah lain seperti Banyumas, Brebes, Riau, hingga Kabupaten Batu Bara.
Di Riau, salah seorang KPM menerima bantuan dengan total Rp1.575.000. Nominal tersebut berasal dari BPNT Rp600.000 ditambah PKH Rp975.000 untuk komponen balita dan anak sekolah dasar.
Sementara penerima di Batu Bara melaporkan saldo Rp1.350.000 telah masuk ke rekening KKS Bank Mandiri pada pagi hari.
Adapun di Banyumas dan Brebes, mayoritas penerima memperoleh BPNT sebesar Rp600.000 sebagai bagian dari pencairan susulan tahap kedua.
Besaran bantuan memang berbeda pada setiap keluarga karena PKH menggunakan sistem komponen. Penerima yang memiliki balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas akan memperoleh nominal sesuai ketentuan pemerintah.
Bukan Tahap Ketiga
Meski pencairan berlangsung pada awal Juli, bantuan yang diterima saat ini belum termasuk penyaluran tahap ketiga.
Dana yang masuk merupakan lanjutan pencairan tahap kedua bagi pemilik KKS baru maupun keluarga penerima manfaat yang sebelumnya belum menerima haknya.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak salah memahami informasi yang beredar di media sosial mengenai pencairan bansos.
Bagi pemilik KKS Bank Mandiri yang belum melakukan pengecekan, pemerintah mengimbau agar segera memeriksa saldo melalui ATM, aplikasi Livin' by Mandiri, atau agen resmi penyalur bantuan.
Jika saldo belum masuk, masyarakat diminta tetap bersabar karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap di setiap daerah sesuai kesiapan data dan mekanisme distribusi pemerintah.
Editor : Maylanni Diana Fitri