BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Kolombia vs Ghana menjadi pertandingan penutup babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kansas City Stadium. Duel berlangsung sengit, namun Kolombia berhasil mengamankan kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Jhon Arias.
Hasil Kolombia vs Ghana memastikan Los Cafeteros menjadi tim terakhir yang melaju ke babak 16 besar. Kemenangan tersebut sekaligus melengkapi komposisi 16 negara yang akan melanjutkan perjuangan di fase gugur Piala Dunia 2026.
Laga Kolombia vs Ghana berjalan menarik sejak menit pertama. Ghana tampil berani dengan tekanan tinggi, sementara Kolombia mengandalkan penguasaan bola dan serangan cepat untuk membongkar pertahanan lawan.
Ghana Mengawali Laga dengan Percaya Diri
Ghana langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kick-off dibunyikan. Tim asal Afrika itu beberapa kali memaksa lini belakang Kolombia melakukan kesalahan melalui pressing ketat di area pertahanan.
Baca Juga: Honda Brio Electric Lime Tampil Lebih Sporty, Body Kit RS Urban dan Head Unit Orka G3 Jadi Sorotan
Peluang pertama pun sempat tercipta lewat tembakan jarak jauh yang hanya melenceng tipis dari gawang Kolombia.
Meski sempat tertekan, Kolombia perlahan mulai menemukan ritme permainan. James Rodriguez mengatur aliran bola dari lini tengah, sementara Luis Diaz dan Luis Suarez terus mengancam melalui sisi sayap.
Jhon Arias Jadi Penentu Kemenangan
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak pertama.
Luis Suarez memperlihatkan kualitasnya dengan melewati kawalan pemain Ghana sebelum mengirim umpan matang ke depan gawang. Jhon Arias yang datang tanpa kawalan langsung menyambar bola menjadi gol.
Baca Juga: Honda Brio RS Facelift 2023 Makin Sporty, Pakai Spoiler Urban Lite dan Lips Bumper Hitam Glossy
Keunggulan tersebut membuat Kolombia semakin percaya diri mengendalikan pertandingan hingga turun minum.
Gol Arias menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga ini sekaligus memastikan kemenangan penting bagi Kolombia.
Gol Luis Diaz Dianulir
Memasuki babak kedua, Kolombia terus menekan demi mencari gol tambahan.
Luis Diaz sempat membawa bola ke dalam gawang Ghana setelah menerima umpan terobosan. Namun selebrasi pemain Kolombia harus terhenti karena hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Walau gol dianulir, Kolombia tetap lebih dominan dalam menciptakan peluang. Beberapa kali serangan dari sisi kanan dan kiri mampu merepotkan pertahanan Ghana.
Di sisi lain, Ghana mencoba memanfaatkan bola mati dan serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir mereka belum cukup efektif untuk menyamakan skor.
Penjaga Gawang Ghana Patut Diapresiasi
Meski harus tersingkir, Ghana tetap menunjukkan semangat juang tinggi.
Penjaga gawang mereka tampil impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Kolombia, termasuk sundulan keras dari dalam kotak penalti dan tembakan jarak dekat yang nyaris menjadi gol kedua.
Berkat penampilannya, Ghana mampu menjaga skor tetap tipis hingga pertandingan berakhir.
Kolombia Bertemu Swiss di Babak 16 Besar
Kemenangan ini membawa Kolombia menghadapi Swiss pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Swiss sebelumnya memastikan tiket fase gugur setelah tampil konsisten sepanjang penyisihan grup. Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung menarik karena sama-sama memiliki organisasi permainan yang disiplin.
Kolombia sendiri datang dengan modal positif setelah menunjukkan keseimbangan antara pertahanan yang solid dan lini serang yang efektif.
Performa Luis Suarez sebagai kreator serangan, ditambah kecepatan Luis Diaz di sektor sayap, menjadi kekuatan utama yang bisa kembali diandalkan saat menghadapi Swiss.
Dengan kemenangan tipis atas Ghana, Kolombia menjaga asa untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Los Cafeteros kini tinggal selangkah lagi menuju babak perempat final jika mampu melewati hadangan Swiss.
Editor : M. Helmi Nurhisam