Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Veda Ega Pratama, Juara Asia Talent Cup yang Digadang Jadi Harapan Indonesia Menuju MotoGP

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 7 Juli 2026 | 12:42 WIB
Veda Ega Pratama menjadi juara Asia Talent Cup 2023 dan digadang sebagai harapan baru Indonesia untuk menembus persaingan MotoGP.(pinterest)
Veda Ega Pratama menjadi juara Asia Talent Cup 2023 dan digadang sebagai harapan baru Indonesia untuk menembus persaingan MotoGP.(pinterest)

BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COMVeda Ega Pratama menjadi salah satu pembalap muda Indonesia yang tengah mencuri perhatian dunia balap motor internasional. Berkat sederet prestasi gemilang sejak usia belia, pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta, ini digadang-gadang sebagai harapan baru Indonesia untuk menembus persaingan di ajang MotoGP pada masa depan.

Nama Veda Ega Pratama mulai dikenal luas setelah sukses meraih gelar juara Asia Talent Cup 2023, sebuah kompetisi bergengsi yang menjadi pintu masuk bagi para pembalap muda menuju kejuaraan dunia. Prestasi tersebut menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil merebut gelar juara Asia Talent Cup sepanjang sejarah penyelenggaraan ajang tersebut.

Keberhasilan Veda Ega Pratama semakin menguatkan harapan publik bahwa Indonesia memiliki talenta yang mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dunia. Perjalanan kariernya pun menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bercita-cita meniti karier di dunia balap motor internasional.

Perjalanan Karier Dimulai Sejak Usia Empat Tahun

Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 November 2008. Meski usianya masih sangat muda, kiprahnya di dunia balap sudah dimulai sejak berusia empat tahun.

Baca Juga: Prediksi Meksiko vs Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: El Tri Bermodal Rekor Sempurna, Harry Kane Jadi Andalan Three Lions

Bakat balap Veda diasah langsung oleh sang ayah, Sudarmono, yang merupakan mantan pembalap nasional. Melalui sekolah balap Mons 54, kemampuan Veda terus berkembang hingga menunjukkan potensi besar sebagai calon pembalap profesional.

Untuk meningkatkan kemampuannya, Veda kemudian mengikuti Astra Honda Racing School (AHRS), sekolah balap binaan PT Astra Honda Motor yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pembalap berbakat Indonesia.

Melalui AHRS, kemampuan Veda berkembang pesat hingga berhasil menembus kompetisi internasional, yakni Idemitsu Asia Talent Cup (IATC).

Bersinar di Asia Talent Cup

Asia Talent Cup merupakan ajang balap yang diselenggarakan oleh Dorna Sports, promotor MotoGP dan WorldSBK. Kompetisi ini menjadi salah satu jalur pembinaan pembalap muda menuju level Grand Prix.

Baca Juga: Oli Liqui Moly Ternyata Punya Teknologi Berbeda, Ini Rahasia Mesin Lebih Awet dan Performa Tetap Maksimal

Pada musim 2022, Veda tampil sebagai pembalap termuda di kejuaraan tersebut. Meski masih minim pengalaman, ia mampu mengoleksi enam podium, termasuk tiga kemenangan sepanjang musim.

Performa impresif itu berlanjut pada musim 2023. Veda tampil jauh lebih dominan dengan mengoleksi tujuh kemenangan dan satu podium kedua dari sepuluh balapan yang telah berlangsung.

Hasil tersebut membuatnya memastikan gelar juara Asia Talent Cup 2023 meski masih menyisakan satu seri di Qatar. Prestasi itu menjadi sejarah baru karena Veda merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara Asia Talent Cup.

Peluang Menuju MotoGP

Kesuksesan di Asia Talent Cup menjadi modal penting bagi perjalanan karier Veda menuju balap Grand Prix. Sejumlah mantan juara Asia Talent Cup seperti Ayumu Sasaki, Somkiat Chantra, hingga Deniz Öncü telah membuktikan mampu bersaing di level dunia.

Jejak yang sama berpeluang diikuti oleh Veda Ega Pratama apabila mampu menjaga konsistensi prestasinya pada jenjang balap berikutnya.

Meski demikian, jalan menuju MotoGP masih panjang. Berdasarkan regulasi, pembalap baru bisa menjalani debut di Moto3 setelah berusia 18 tahun. Pengecualian diberikan kepada juara JuniorGP yang diperbolehkan tampil satu tahun lebih awal.

Karena itu, Veda masih harus terus mengembangkan kemampuan, pengalaman, serta mental bertanding agar dapat bergabung dengan tim yang kompetitif di Moto3, kemudian naik ke Moto2 hingga akhirnya mewujudkan impian tampil di MotoGP.

Dengan usia yang masih sangat muda dan prestasi yang telah diraih, Veda Ega Pratama menjadi salah satu aset terbesar balap motor Indonesia. Publik kini menantikan kiprah pembalap asal Gunung Kidul tersebut dalam mengharumkan nama bangsa di panggung balap dunia dan melanjutkan langkah menuju kasta tertinggi, MotoGP.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#asia talent cup #veda ega pratama #motogp #pembalap indonesia #Astra Honda Racing School