Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Jelang Moto3 Jerman 2026, Feda Ega Pratama dan Hakim Danish Kompak Latihan Motor 600 cc, Ini Bedanya

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:45 WIB
Feda Ega Pratama dan Hakim Danish kompak latihan motor 600 cc jelang Moto3 Jerman 2026. Simak alasan serta peluang keduanya di klasemen.(pinterest)
Feda Ega Pratama dan Hakim Danish kompak latihan motor 600 cc jelang Moto3 Jerman 2026. Simak alasan serta peluang keduanya di klasemen.(pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama dan Hakim Danish menjalani persiapan serius menjelang Moto3 Jerman 2026. Menariknya, dua rival di papan atas klasemen rookie tersebut sama-sama memilih berlatih menggunakan motor bermesin 600 cc, bukan motor prototipe Moto3 yang biasa mereka gunakan saat balapan.

Program latihan kedua pembalap itu menjadi sorotan karena dilakukan hanya beberapa hari sebelum seri ke-11 Moto3 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Meski menggunakan konsep latihan yang serupa, Feda Ega dan Hakim Danish menjalani sesi persiapan di lintasan yang berbeda dengan tujuan teknis yang sama, yakni meningkatkan performa menghadapi balapan akhir pekan ini.

Persiapan tersebut juga menunjukkan bahwa persaingan menuju Moto3 Jerman tidak hanya berlangsung di lintasan balap, tetapi sudah dimulai sejak sesi latihan yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran, teknik, dan konsistensi para pembalap.

Honda Team Asia Unggah Latihan Feda Ega

Honda Team Asia merilis video latihan yang menampilkan Feda Ega Pratama bersama Mario Aji dan Taiyo Furusato.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Rapel Gaji Pensiunan Belum Ada, Simak Cara Akses Kartu Digital dan Mutasi Kantor Bayar Online

Dalam video tersebut, ketiganya menggeber Honda CBR600 di Sirkuit Alcarras, Spanyol. Feda menggunakan motor berwarna putih, sedangkan Mario Aji dan Taiyo Furusato memakai CBR600 dengan livery hitam.

Muncul spekulasi di media sosial bahwa penggunaan motor 600 cc menjadi sinyal Feda akan naik ke Moto2. Namun anggapan tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Latihan menggunakan motor supersport merupakan program rutin yang umum dijalani pembalap Grand Prix selama jeda antarseri karena regulasi tidak mengizinkan penggunaan motor prototipe Moto3 di luar tes resmi.

Mengapa Harus Menggunakan Motor 600 cc?

Motor Moto3 merupakan motor prototipe yang tidak dijual untuk umum sehingga tidak dapat digunakan sebagai kendaraan latihan harian.

Baca Juga: Rapat Rapel Gaji Pensiunan Juli 2026 Benarkah Sudah Diputuskan? Ini Penjelasan Terbaru dari Informasi Resmi

Sebagai gantinya, pembalap menggunakan motor produksi massal seperti Honda CBR600, Yamaha R6, atau Kawasaki ZX-6R.

Selain mematuhi regulasi, motor 600 cc dipilih karena memiliki bobot hampir dua kali lipat dibanding motor Moto3.

Dengan mengendalikan motor yang lebih berat, pembalap dapat meningkatkan kekuatan otot, daya tahan fisik, serta kemampuan mengontrol motor ketika kembali menggunakan motor Moto3 yang jauh lebih ringan.

Latihan ini juga membantu mempertajam kontrol bukaan gas, teknik pengereman, hingga menjaga refleks saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Hakim Danish Pilih Trek Gokart

Di sisi lain, Hakim Danish menjalani latihan menggunakan motor 600 cc bersama pembalap lain di Karting Vendrell, Tarragona, Spanyol.

Berbeda dengan Feda yang berlatih di sirkuit permanen, pembalap Malaysia itu memilih lintasan gokart yang sempit dan dipenuhi tikungan pendek.

Karakter trek tersebut dimanfaatkan untuk melatih racing line, akurasi saat menikung, serta menjaga kelancaran ritme balapan.

Meski lokasi latihan berbeda, tujuan yang ingin dicapai tetap sama, yakni memaksimalkan kesiapan sebelum tampil di Moto3 Jerman 2026.

Duel Ketat di Klasemen Rookie

Persaingan Feda Ega dan Hakim Danish semakin menarik karena keduanya memiliki jumlah poin yang sama di klasemen Moto3 2026.

Hakim Danish berada di posisi keenam dengan 82 poin, sedangkan Feda Ega menempati peringkat ketujuh dengan poin identik. Hakim unggul karena memiliki hasil balapan yang lebih baik setelah Feda gagal finis pada seri sebelumnya di Assen.

Di klasemen Rookie of the Year, Brian Uriarte masih memimpin dengan 102 poin. Hakim Danish berada di posisi kedua, sementara Feda Ega menguntit di peringkat ketiga dengan selisih yang masih sangat tipis.

Moto3 Jerman menjadi kesempatan penting bagi kedua pembalap untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang bersaing hingga akhir musim.

Dengan persiapan matang melalui latihan menggunakan motor 600 cc, baik Feda Ega Pratama maupun Hakim Danish diharapkan mampu tampil kompetitif di Sachsenring. Hasil balapan nanti tidak hanya menentukan posisi mereka di klasemen utama, tetapi juga berpengaruh besar dalam perebutan gelar rookie terbaik Moto3 2026.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#rookie moto3 2026 #Hakim Danish #Moto3 Jerman 2026 #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama