Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Analisis Taktik John Herdman di Timnas Indonesia, Formasi 3 Bek dan High Press Siap Jadi Andalan

Maylanni Diana Fitri • Senin, 13 Juli 2026 | 20:40 WIB
Analisis taktik John Herdman bersama Timnas Indonesia. Formasi tiga bek, wing play, dan high press diprediksi menjadi senjata utama Garuda.(pinterest)
Analisis taktik John Herdman bersama Timnas Indonesia. Formasi tiga bek, wing play, dan high press diprediksi menjadi senjata utama Garuda.(pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COMJohn Herdman resmi memulai era baru bersama Timnas Indonesia dengan membawa filosofi permainan yang diyakini tidak asing bagi skuad Garuda. Pelatih asal Inggris tersebut dikenal mengandalkan formasi tiga bek, permainan agresif dari sektor sayap, hingga tekanan tinggi atau high press yang menjadi ciri khas tim racikannya.

Kehadiran John Herdman memunculkan optimisme baru karena gaya bermain yang selama ini diterapkannya dinilai sesuai dengan karakter pemain Timnas Indonesia. Pengalaman menangani Timnas Kanada hingga lolos ke Piala Dunia menjadi modal penting dalam membangun fondasi baru Garuda.

Selain membawa pengalaman internasional, Herdman juga dikenal sebagai pelatih yang fleksibel dalam merancang strategi. Ia mampu menyesuaikan pendekatan taktik berdasarkan kualitas pemain yang dimiliki sehingga dinilai cocok menghadapi persaingan di level Asia Tenggara maupun Asia.

Formasi Tiga Bek Jadi Identitas Herdman

Selama menangani Timnas Kanada maupun Toronto FC, Herdman hampir selalu menggunakan formasi dasar tiga bek. Skema yang paling sering diterapkan adalah 3-4-3, 3-4-2-1, dan 3-5-2.

Baca Juga: Face Painting Blitar Kian Digemari, Berawal dari Tren Viral Kini Jadi Ladang Rezeki Ibu Dua Anak

Meski demikian, Herdman tidak terpaku pada satu pola. Ia dikenal sebagai pelatih adaptif yang mampu mengubah struktur permainan sesuai kebutuhan pertandingan.

Dengan komposisi pemain Timnas Indonesia saat ini, penggunaan tiga bek dinilai bukan hal baru. Banyak pemain yang telah terbiasa memainkan sistem tersebut sehingga proses adaptasi diperkirakan berlangsung lebih cepat.

Andalkan Wing Play dan Build-up Fleksibel

Salah satu ciri khas permainan Herdman adalah memaksimalkan sektor sayap sebagai jalur utama membangun serangan.

Baca Juga: Toko Seragam Diserbu Wali Murid Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Capai 300 Potong per Hari di Blitar

Saat menguasai bola, tim racikannya mampu berganti antara build-up pendek dan serangan langsung menggunakan umpan panjang. Pendekatan tersebut membuat lawan kesulitan membaca arah permainan.

Dalam beberapa pertandingan bersama Kanada, Herdman juga kerap menginstruksikan pergantian bentuk permainan saat fase build-up. Bek tengah, gelandang, hingga penjaga gawang terlibat aktif untuk membuka ruang sebelum bola dialirkan ke sisi lapangan.

Selain itu, umpan panjang langsung menuju penyerang juga menjadi alternatif ketika menghadapi tekanan tinggi dari lawan. Pola tersebut dinilai efektif mempercepat transisi menyerang sekaligus memanfaatkan kecepatan pemain sayap.

Overload di Sayap Jadi Senjata Utama

Permainan Herdman identik dengan menciptakan situasi keunggulan jumlah pemain di sisi lapangan atau overload.

Wing-back tidak bekerja sendirian karena akan mendapat dukungan dari gelandang maupun bek tengah yang naik membantu serangan. Pola ini membuat timnya mampu menciptakan ruang lebih besar untuk menghasilkan peluang.

Karakter permainan tersebut dinilai sesuai dengan kekuatan Timnas Indonesia yang memiliki sejumlah pemain cepat di sektor sayap. Selain itu, bek tengah yang berani maju membantu serangan juga menjadi bagian penting dalam skema Herdman.

High Press dan Transisi Cepat

Saat kehilangan bola, Herdman menerapkan tekanan tinggi dengan melibatkan beberapa pemain sekaligus untuk merebut penguasaan bola secepat mungkin.

Struktur bertahan timnya juga sangat dinamis. Formasi dapat berubah dari 5-3-2 menjadi 4-4-2 ketika memasuki fase pressing agar tekanan terhadap lawan semakin efektif.

Di lini tengah, dua gelandang bertahan memiliki tugas sebagai filter utama sebelum serangan lawan memasuki area pertahanan. Peran tersebut menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan permainan sekaligus mempercepat transisi menuju serangan balik.

Dengan kombinasi formasi tiga bek, permainan melalui sayap, build-up yang fleksibel, serta high press, John Herdman diperkirakan tidak akan melakukan perubahan secara drastis terhadap karakter Timnas Indonesia. Tantangan terbesar justru terletak pada proses adaptasi pemain terhadap detail taktik yang diinginkan sang pelatih agar Garuda mampu tampil lebih kompetitif pada agenda internasional mendatang.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Taktik Timnas Timnas Indonesia John Herdman high press Formasi 3 Bek