Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Feda Ega Pratama P8 Sachsenring, Lolos dari Kecelakaan Massal dan Bungkam Keraguan di Moto3 Jerman

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:31 WIB
Feda Ega Pratama P8 Sachsenring usai lolos dari kecelakaan massal di tikungan pertama dan finis delapan besar pada balapan Moto3 Jerman.(pinterest)
Feda Ega Pratama P8 Sachsenring usai lolos dari kecelakaan massal di tikungan pertama dan finis delapan besar pada balapan Moto3 Jerman.(pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama P8 Sachsenring menjadi sorotan setelah pembalap muda Indonesia itu berhasil finis di posisi kedelapan pada balapan Moto3 Jerman. Hasil tersebut diraih meski Feda nyaris terlibat kecelakaan massal yang terjadi di tikungan pertama sesaat setelah start.

Insiden itu menjadi momen paling menegangkan dalam balapan di Sachsenring. Namun, Feda mampu menghindari tabrakan beruntun dan melanjutkan balapan hingga mengamankan finis di posisi delapan besar.

Pada balapan tersebut, Feda memulai lomba dari barisan belakang. Meski sempat muncul keraguan terhadap peluangnya menembus 10 besar, pembalap Indonesia itu justru mampu membalikkan keadaan melalui strategi dan ketenangan sepanjang balapan.

Kronologi Kecelakaan di Tikungan Pertama

Sachsenring dikenal sebagai salah satu sirkuit yang memiliki tikungan pertama sempit dan kerap memicu insiden. Situasi itu kembali terjadi ketika lampu start padam dan seluruh pembalap memasuki tikungan pertama secara bersamaan.

Benturan keras terjadi di kelompok tengah hingga memicu kecelakaan beruntun. Sejumlah motor terlempar ke lintasan, sementara serpihan karbon dan debu memenuhi area tikungan.

Dalam narasi video disebutkan bahwa kepadatan lintasan membuat ruang gerak pembalap menjadi sangat terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan reaksi berantai yang membuat banyak pembalap kehilangan kendali.

Refleks Feda Hindari Tabrakan

Di tengah kecelakaan tersebut, Feda disebut berada hanya beberapa sentimeter di belakang motor yang terjatuh.

Baca Juga: Primbon Jawa Ungkap Hari Baik Hajatan September 2026, Acuan untuk Pernikahan hingga Pindah Rumah

Rekaman kamera memperlihatkan pembalap bernomor 54 itu melakukan koreksi arah secara cepat. Ia memiringkan motor dan memilih jalur sempit untuk menghindari motor-motor yang masih berguling di lintasan.

Manuver tersebut membuat Feda berhasil lolos dari kecelakaan tanpa mengalami benturan berarti. Momen itu juga membuat suasana garasi Honda Team Asia berubah dari tegang menjadi penuh rasa lega.

Telemetri Motor Tetap Normal

Setelah insiden, sempat muncul dugaan motor Feda mengalami kerusakan akibat berada sangat dekat dengan lokasi kecelakaan.

Namun, berdasarkan data telemetri yang disebutkan dalam video, kondisi motor tetap normal sehingga Feda dapat melanjutkan balapan tanpa gangguan teknis.

Narasi juga menyebut Hiroshi Aoyama sempat bereaksi emosional melihat momen penyelamatan tersebut. Ia bahkan disebut berdiri dari kursinya sambil memegangi kepala setelah menyaksikan Feda lolos dari kecelakaan.

Strategi Balapan Mulai Berbuah

Usai melewati tikungan pertama, tantangan berikutnya datang dari kondisi lintasan yang disebut masih licin akibat debu dan sisa insiden.

Baca Juga: Hari Baik Hajatan September 2026 Menurut Primbon Jawa, Referensi untuk Pernikahan hingga Sunatan

Meski demikian, balapan tetap dilanjutkan. Feda kemudian memilih mengatur ritme balapan dan tidak langsung memaksakan kecepatan maksimal.

Memasuki pertengahan lomba, strategi itu mulai menunjukkan hasil. Feda memanfaatkan slipstream pembalap di depannya untuk menjaga efisiensi bahan bakar sekaligus mempertahankan kondisi ban.

Narasi video menyebut teknik membuka gas yang halus serta perubahan posisi tubuh saat melewati tikungan membantu menjaga performa motor hingga akhir balapan.

Finis Posisi Delapan

Perjuangan tersebut akhirnya berbuah hasil ketika Feda menyentuh garis finis di posisi kedelapan atau P8.

Hasil itu dinilai menjadi pencapaian penting mengingat ia sempat berada di ambang kecelakaan pada lap pertama.

Selain membawa tambahan poin, finis delapan besar juga disebut menjadi pembuktian kemampuan pembalap Indonesia di lintasan Sachsenring yang dikenal sangat menuntut kemampuan teknis dan fisik.

Respons di Garasi Honda Team Asia

Usai balapan, suasana garasi Honda Team Asia berubah menjadi penuh emosi.

Dalam narasi video disebutkan Hiroshi Aoyama langsung menghampiri Feda setelah turun dari motor. Gestur tersebut disebut sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketenangan yang ditunjukkan pembalap muda Indonesia itu sepanjang balapan.

Video juga menyebut isu mengenai ketegangan internal di tim langsung mereda setelah momen tersebut.

Analisis Performa Ban dan Strategi

Selain keberhasilan menghindari kecelakaan, video juga menyoroti pengelolaan ban yang dinilai menjadi salah satu kunci hasil positif Feda.

Data tim disebut memperlihatkan tingkat keausan ban motor Feda lebih merata dibanding beberapa rival di sekitarnya.

Narasi menjelaskan kondisi tersebut bukan berasal dari penggunaan ban berbeda, melainkan hasil dari cara Feda membuka gas secara halus saat keluar tikungan serta menjaga keseimbangan motor sepanjang balapan.

Investigasi Insiden Balapan

Video juga menyinggung proses evaluasi insiden oleh FIM Steward.

Rekaman kamera sirkuit disebut menjadi bahan untuk menentukan penyebab kecelakaan massal di tikungan pertama.

Pada awal video juga terdengar komunikasi yang menyebut hasil analisis kamera memperlihatkan motor nomor 12 diduga memulai benturan. Namun, narasi selanjutnya lebih menekankan bahwa Honda Team Asia memilih fokus pada hasil balapan dan tidak terlibat dalam pembahasan tersebut.

Modal Penting Menuju Seri Berikutnya

Menurut narasi video, hasil di Sachsenring menjadi modal berharga bagi Feda untuk menghadapi balapan-balapan berikutnya.

Selain berhasil membawa pulang poin, Feda juga disebut naik beberapa posisi dalam klasemen sementara karena sejumlah rival gagal finis akibat kecelakaan.

Video juga menyoroti faktor ketahanan fisik, kemampuan membaca kondisi lintasan, hingga adaptasi terhadap perubahan cuaca sebagai bagian dari performa yang mengantarkan Feda finis di posisi kedelapan.

Balapan di Sachsenring pun digambarkan sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan karier Feda Ega Pratama. Keberhasilannya menghindari kecelakaan massal dan tetap menyelesaikan balapan di posisi delapan besar menjadi sorotan utama dalam seri Moto3 Jerman tersebut.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Moto3 Sachsenring Feda Ega Pratama P8 Sachsenring Feda Ega Pratama finis P8 Moto3 Jerman kecelakaan massal Moto3 Honda Team Asia