Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Feda Ega Pratama Finis P8 di Moto3 Sachsenring, Selamat dari Kecelakaan Massal dan Raih Poin Berharga

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:40 WIB
Feda Ega Pratama Moto3 Sachsenring finis P8 setelah lolos dari kecelakaan massal di tikungan pertama dan mengamankan poin penting di Jerman.(pinterest)
Feda Ega Pratama Moto3 Sachsenring finis P8 setelah lolos dari kecelakaan massal di tikungan pertama dan mengamankan poin penting di Jerman.(pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama Moto3 Sachsenring menjadi sorotan setelah pembalap muda Indonesia itu berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedelapan pada seri Moto3 Jerman. Hasil tersebut diraih setelah Feda lolos dari kecelakaan massal yang terjadi di tikungan pertama sesaat usai balapan dimulai.

Keberhasilan finis di posisi delapan besar menjadi pencapaian penting bagi Feda. Selain membawa pulang poin, hasil itu juga diraih melalui perjuangan menghadapi situasi balapan yang penuh tekanan sejak lap pertama.

Pembalap bernomor 54 tersebut memulai balapan dari posisi belakang. Meski peluangnya sempat diragukan, Feda mampu menjaga ritme hingga akhirnya menembus delapan besar saat garis finis dikibarkan.

Kecelakaan Massal Warnai Lap Pertama

Balapan Moto3 di Sachsenring langsung berlangsung dramatis setelah lampu start padam. Tikungan pertama yang sempit kembali menjadi titik rawan karena seluruh pembalap memasuki area tersebut dalam jarak yang sangat rapat.

Baca Juga: Hari Baik Hajatan Juli 2026 Menurut Primbon Jawa dan Islam, Ini Tanggal yang Direkomendasikan

Benturan terjadi di kelompok tengah dan memicu kecelakaan beruntun. Beberapa motor terjatuh, sementara serpihan karbon dan debu memenuhi lintasan sehingga menciptakan situasi berbahaya bagi pembalap yang berada di belakang.

Dalam pembukaan video juga terdengar komunikasi yang menyebut hasil pemeriksaan kamera mengarah pada dugaan bahwa motor bernomor 12 menjadi pemicu benturan. Namun, narasi selanjutnya lebih banyak membahas jalannya balapan dan perjuangan Feda.

Refleks Cepat Selamatkan Balapan

Feda berada sangat dekat dengan lokasi insiden ketika kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Hari Baik Hajatan September 2026 Menurut Primbon Jawa, Referensi untuk Pernikahan hingga Sunatan

Video menggambarkan pembalap Indonesia itu mampu mengambil keputusan dalam waktu singkat dengan mengubah arah motor untuk melewati celah sempit di antara motor yang berjatuhan.

Manuver tersebut membuat Feda berhasil menghindari tabrakan dan tetap melanjutkan balapan tanpa mengalami insiden lanjutan.

Momen itu disebut menjadi salah satu penyelamatan paling krusial sepanjang balapan karena jarak Feda dengan motor yang terjatuh hanya beberapa sentimeter.

Motor Tetap Prima

Usai melewati insiden, sempat muncul dugaan motor Feda mengalami gangguan akibat berada begitu dekat dengan kecelakaan.

Namun, narasi video menyebut data telemetri menunjukkan seluruh sistem motor tetap bekerja normal. Kondisi tersebut memungkinkan Feda mempertahankan kecepatan dan fokus mengejar posisi.

Di garasi Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama juga digambarkan memberikan reaksi setelah melihat Feda berhasil lolos dari kecelakaan tanpa kehilangan kesempatan melanjutkan lomba.

Memanfaatkan Kesempatan

Setelah melewati tikungan pertama, Feda tidak langsung memacu motornya secara agresif.

Ia memilih membangun ritme balapan secara bertahap sambil menjaga kondisi ban dan konsumsi bahan bakar.

Strategi tersebut membuatnya mampu bertahan ketika memasuki pertengahan lomba. Saat sejumlah pembalap mulai kehilangan ritme, Feda justru mulai memperbaiki posisinya sedikit demi sedikit.

Video juga menyebut Feda memanfaatkan slipstream pembalap di depannya untuk menjaga efisiensi motor sebelum melakukan manuver menyalip.

Finis di Posisi Delapan

Kerja keras sepanjang balapan akhirnya membuahkan hasil ketika Feda menyentuh garis finis di posisi kedelapan.

Hasil tersebut dinilai cukup istimewa mengingat ia sempat menghadapi situasi berbahaya pada awal balapan.

Narasi video menyebut capaian tersebut sekaligus membungkam keraguan terhadap peluang pembalap Indonesia bersaing di lintasan Sachsenring.

Pengelolaan Ban Jadi Salah Satu Kunci

Selain strategi balapan, video juga menyoroti kemampuan Feda dalam menjaga performa ban.

Data tim disebut memperlihatkan tingkat keausan ban motor Feda lebih merata dibanding sejumlah pembalap lain di sekitarnya.

Menurut narasi, kondisi itu diperoleh melalui cara membuka gas yang halus ketika keluar tikungan serta kemampuan menjaga keseimbangan motor sepanjang lomba.

Fokus Tim Honda

Setelah balapan berakhir, perhatian juga tertuju pada pembahasan penyebab kecelakaan massal oleh FIM Steward.

Meski demikian, video menyebut Honda Team Asia memilih tidak terlibat dalam polemik tersebut dan lebih fokus merayakan hasil positif yang diraih Feda.

Suasana di garasi digambarkan penuh apresiasi setelah pembalap Indonesia itu berhasil membawa pulang hasil finis delapan besar.

Tambahan Poin untuk Klasemen

Finis di posisi kedelapan memberikan tambahan poin bagi Feda pada klasemen sementara Moto3 musim ini.

Video menyebut hasil tersebut juga membuat posisinya meningkat karena sejumlah rival gagal menyelesaikan balapan setelah terlibat kecelakaan di lap pertama.

Selain itu, performa Feda disebut menunjukkan kombinasi kemampuan membaca lintasan, menjaga kondisi motor, mengelola ban, serta mempertahankan fokus hingga balapan berakhir.

Balapan di Sachsenring pun menjadi salah satu seri yang memperlihatkan perjuangan Feda sejak awal hingga akhir lomba. Berhasil lolos dari kecelakaan massal dan tetap finis di posisi kedelapan menjadi hasil penting bagi pembalap muda Indonesia tersebut dalam persaingan Moto3 musim ini.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Moto3 Jerman kecelakaan massal Moto3 Feda Ega Pratama Moto3 Sachsenring Feda Ega Pratama P8 Honda Team Asia