BLITAR - Makam Bung Karno yang berlokasi di Jalan Insinyur Soekarno Nomor 152, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, terus menjadi destinasi ziarah dan wisata sejarah utama bagi masyarakat. Kompleks peristirahatan Presiden Pertama Republik Indonesia ini menyajikan perpaduan antara ruang penghormatan sejarah dan fasilitas museum edukatif yang lengkap.
Pengunjung dapat mengakses kawasan bersejarah ini dengan mudah menggunakan panduan penunjuk rute digital. Kunjungan pada momen libur Natal, Minggu, 25 Desember 2025, mencatatkan antusiasme masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk berziarah sekaligus mengagumi rekam jejak perjuangan sang Proklamator.
Fasilitas Perpustakaan dan Koleksi Pengasingan
Memasuki area makam, pengunjung terlebih dahulu disambut ikon patung Bung Karno serta bangunan Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Area museum dan perpustakaan ini dapat diakses publik secara gratis tanpa dikenakan biaya masuk.
Di dalam ruang museum berpendingin udara ini tersimpan berbagai artefak bersejarah milik sang proklamator. Pengunjung dapat melihat naskah teks proklamasi, koleksi mata uang kuno seperti pecahan lima perak dan 100 perak, hingga dokumen pribadi berupa paspor Bung Karno.
Museum ini juga menampilkan miniatur empat rumah pengasingan Bung Karno yang dilengkapi kode pemindaian untuk informasi digital. Koleksi lain yang menjadi perhatian adalah pakaian kemeja, keris, serta koper bersejarah bermaterial kayu milik Presiden pertama RI. Informasi perjalanan hidup Bung Karno di Surabaya hingga Jombang turut disajikan melalui papan informasi dan perangkat komputer interaktif.
Rincian Tiket dan Paket Kunjungan Istana Gebang
Untuk memasuki area pusara Makam Bung Karno, pengunjung diwajibkan mendaftar di kantor sekretariat. Biaya tiket masuk kawasan pemakaman dipatok sebesar Rp4.000 per orang. Adapun tarif retribusi parkir kendaraan roda dua di sekitar area dipatok sebesar Rp5.000.
Tiket masuk seharga Rp4.000 tersebut merupakan tiket terusan yang berlaku sebagai satu paket dengan Istana Gebang. Istana Gebang sendiri merupakan rumah masa muda Bung Karno yang juga dikembangkan sebagai cagar budaya dan destinasi wisata sejarah di Kota Blitar. Pengunjung hanya perlu menunjukkan tiket yang sama kepada petugas saat tiba di Istana Gebang tanpa perlu membeli tiket baru.
Suasana Khidmat di Area Peristirahatan Utama
Pusara Bung Karno berada di area bangunan utama yang berdampingan dengan makam kedua orang tuanya. Di tempat ini, Bung Karno dimakamkan bersanding dengan sang ayah, Raden Sukemi Sosrodiharjo, dan sang ibu, Ibu Ida Ayu Nyoman Rai.
Kawasan pemakaman dilengkapi dengan fasilitas tempat istirahat, toilet luar, serta musala di dalam lingkungan makam. Para peziarah secara bergantian memanjatkan doa serta melakukan prosesi tabur bunga di atas pusara. Suasana khidmat di area peristirahatan ini menjadi sarana perenungan atas pengorbanan dan jasa besar proklamator dalam merebut kemerdekaan bangsa.
Sentra Oleh-Oleh dan Sentra Kuliner Khas
Usai berziarah, pengunjung diarahkan menuju rute keluar yang melewati deretan sentra UMKM dan pedagang cenderamata. Jalur pejalan kaki rute keluar ini dirancang satu arah untuk memudahkan pergerakan wisatawan.
Di sepanjang rute keluar, pedagang menawarkan aneka pernak-pernik seperti tasbih, gelang, gantungan kunci, dan aksesoris mulai harga Rp5.000. Terdapat pula jasa foto langsung jadi di lokasi dengan tarif Rp20.000 per lembar. Selain itu, area ini dipenuhi penjual pakaian, daster, kaos, hingga kemeja batik yang ditawarkan dengan paket promo Rp100.000 untuk tiga potong.
Sektor kuliner dan oleh-oleh makanan turut meramaikan jalur tempat keluar. Wisatawan dapat membeli aneka camilan khas Blitar seperti dodol, pia, keripik, buah belimbing, serta nanas kupas seharga Rp5.000. Bagi pengunjung yang ingin menghindari kepadatan wisatawan pada hari libur nasional, disarankan untuk berkunjung pada hari kerja biasa.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Loyal Trip Adventure