Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 40 Orang Sempat Bertahan di Kapal Saat Evakuasi Berlangsung

Brilian Syifa Almasih • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Petugas gabungan menyiapkan posko evakuasi dan ambulans di Dermaga 2 Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebagai pusat penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kepulauan Sepudi, Minggu. Proses evakuasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, KSOP, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi.
Petugas gabungan menyiapkan posko evakuasi dan ambulans di Dermaga 2 Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebagai pusat penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kepulauan Sepudi, Minggu. Proses evakuasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, KSOP, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi.

 

SUMENEP – Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Kepulauan Sepudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu pagi. Kapal penumpang yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu dilaporkan mengalami kebakaran hebat hingga sekitar 60 persen badan kapal rusak. Saat proses evakuasi berlangsung, sekitar 40 orang masih berada di atas kapal, sementara penumpang lainnya telah dievakuasi menggunakan kapal yang berada di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut langsung memicu operasi penyelamatan oleh Basarnas bersama sejumlah unsur maritim. Cuaca berupa angin kencang dan gelombang laut menjadi kendala utama dalam upaya menjangkau lokasi kejadian.

Insiden terjadi di perairan sisi utara Kepulauan Sepudi, Kabupaten Sumenep. Berdasarkan informasi awal, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut sekitar 180 penumpang dan 47 kru kapal atau total sekitar 227 orang sesuai data awal yang diterima petugas.

Baca Juga: Review Rocket AI Glasses: Kacamata Pintar dengan Kamera 4K, Teleprompter, Google Maps, dan Translate Real Time

Saat kebakaran terjadi, terdapat empat hingga lima kapal yang berada di sekitar lokasi. Sebagian penumpang memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal TB Hasnur 26.

Proses penyelamatan dilakukan secara bertahap. Korban dievakuasi dari kapal yang terbakar menuju TB Hasnur 26 dan kapal tanker British Mentor sebelum dipindahkan ke Meratus Project 3 yang berfungsi sebagai kapal penampung sementara.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan fokus utama tim adalah menyelamatkan seluruh penumpang.

Baca Juga: Hari Jadi ke-702 Blitar, DPRD Gelorakan Semangat Blitar Berdaya dan Berjaya Lewat Evaluasi Pembangunan

"Kami lebih fokus bagaimana proses penyelamatan seluruh penumpang yang ada di Mutiara Sentosa 2," ujarnya.

Hingga laporan terakhir, sekitar 40 orang masih menunggu proses evakuasi dari kapal.

Kantor SAR Surabaya mengerahkan Kapal Negara (KN) Permadi 249 menuju lokasi kebakaran. Kapal tersebut membawa peralatan navigasi dan personel SAR untuk mempercepat proses pencarian serta evakuasi korban.

Baca Juga: Asal-Usul Nama Blitar Terungkap, Ternyata Bukan dari Prasasti Balitar I, Ini Bukti Sejarahnya

Perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar enam hingga tujuh jam. Tim berangkat setelah menerima laporan kebakaran dari nahkoda yang diteruskan kepada petugas SAR.

Selain Basarnas, operasi juga melibatkan KSOP, TNI AL, Polri, kapal-kapal niaga di sekitar lokasi, serta nelayan yang berada di perairan sekitar Kepulauan Sepudi.

Nanang menjelaskan proses pemindahan korban membutuhkan kehati-hatian karena api masih menyala di beberapa bagian kapal.

Baca Juga: Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar, Mas Ibin Dorong Blitar Raya Makin Kompak dan Sejahtera

"Kendala utamanya adalah memindahkan korban dari kapal yang masih terbakar. Proses ini harus dilakukan secara hati-hati," katanya.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan memiliki tinggi gelombang sekitar 1,5 hingga 2 meter dengan angin yang cukup kencang. Meski demikian, Basarnas menilai operasi evakuasi masih memungkinkan dilakukan.

Pemerintah bersama tim gabungan menyiapkan dua posko penanganan di Dermaga 2 Pelabuhan Kalianget, Sumenep, sebagai lokasi transit apabila korban dievakuasi melalui jalur tersebut.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Agustus 2026 Gemini Memprediksi Kebahagiaan dan Rezeki Melimpah

Posko tersebut difungsikan sebagai pusat informasi, media center, lokasi identifikasi korban, sekaligus tempat pelayanan bagi keluarga yang mencari informasi mengenai penumpang.

Selain itu, sedikitnya enam ambulans disiagakan di kawasan pelabuhan. Tim medis dari sejumlah puskesmas dan rumah sakit juga telah bersiap memberikan penanganan apabila korban membutuhkan perawatan.

Dua rumah sakit yang disiapkan antara lain RSI Garam Kalianget dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Bila kondisi korban memerlukan penanganan lanjutan, mereka akan dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Baca Juga: Gaji Bersih PPPK 2026 Disorot, Pemerintah Dorong Single Salary System demi Tingkatkan Kesejahteraan ASN

Tim gabungan juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, KSOP, BPBD, serta puskesmas di wilayah kepulauan sekitar seperti Sapudi, Raas, Sapeken, dan Kangean untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang terbawa arus.

Hingga siaran langsung berakhir, proses evakuasi masih berlangsung. Basarnas menyatakan prioritas utama tetap memastikan seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu penyelidikan dari instansi yang berwenang.

Editor : Brilian Syifa Almasih
Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar Basarnas Surabaya Kapal terbakar di Sumenep Evakuasi kapal penumpang Perairan Kepulauan Sepudi