KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Kesaksian Penumpang hingga Dugaan Tak Ada Sekoci Terungkap

Brilian Syifa Almasih • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:50 WIB
Kepulan asap membumbung dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8). Ratusan penumpang dievakuasi setelah api melalap sebagian badan kapal dalam pelayaran rute Surabaya–Makassar.
Kepulan asap membumbung dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8). Ratusan penumpang dievakuasi setelah api melalap sebagian badan kapal dalam pelayaran rute Surabaya–Makassar.

 

SURABAYA – KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8). Insiden ini memicu kepanikan ratusan penumpang yang berusaha menyelamatkan diri, bahkan sebagian harus melompat ke laut setelah kobaran api dengan cepat melalap kapal rute Surabaya-Makassar tersebut.

Kebakaran diduga bermula pada pagi hari ketika api muncul dari area muatan kendaraan yang membawa barang mudah terbakar. Asap hitam pekat dengan cepat menyelimuti badan kapal hingga membuat penumpang berkumpul di dek depan sambil mengenakan jaket pelampung.

Di tengah situasi darurat, muncul dugaan kapal tidak memiliki sekoci atau perahu penyelamat yang dapat digunakan untuk proses evakuasi. Akibatnya, sebagian penumpang memilih bertahan di atas kapal, sementara lainnya nekat melompat ke laut menunggu pertolongan dari kapal-kapal yang melintas.

Baca Juga: Gaji Bersih PPPK 2026 Didorong Lewat Penerapan Single Salary Demi Kesejahteraan ASN

Rekaman video yang beredar memperlihatkan suasana mencekam saat api membakar salah satu sisi lambung kapal. Kepulan asap semakin tebal sehingga penumpang menjauh dari titik kebakaran.

Sejumlah saksi menyebut tidak mendengar alarm bahaya berbunyi. Informasi mengenai kebakaran justru disampaikan langsung oleh awak kapal yang meminta seluruh penumpang bergerak ke bagian depan kapal.

Penumpang kemudian diarahkan mengenakan jaket pelampung sambil menunggu proses evakuasi. Namun, ketika api terus membesar, mereka akhirnya diminta melompat ke laut.

Baca Juga: Review Rocket AI Glasses: Kacamata Pintar dengan Kamera 4K, Teleprompter, Google Maps, dan Translate Real Time

Salah seorang korban mengaku harus mengapung di laut lebih dari satu jam sebelum berhasil dievakuasi kapal penyelamat.

"Satu jam lebih," ujar seorang penumpang ketika ditanya berapa lama bertahan di laut sebelum mendapat pertolongan.

Kesaksian lain datang dari sopir truk ekspedisi yang berhasil selamat. Ia mengaku sempat mengajak rekannya ikut melompat ke laut, tetapi ajakan tersebut ditolak.

"Api sudah mulai menjalar ke depan. Lantai sudah terasa panas," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Viral MAN 3 Banyuwangi Masih Bergulir, Polisi Selidiki Penyebar Video dan Belum Tetapkan Tersangka

Nahkoda KMP Mutiara Sentosa 2 sempat melaporkan insiden kebakaran kepada pihak perusahaan sebelum komunikasi terputus.

Laporan resmi diterima Kantor SAR Surabaya sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, Basarnas segera menyebarkan informasi darurat kepada kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Kapal-kapal terdekat kemudian bergerak memberikan bantuan lebih awal sebelum tim SAR tiba.

Basarnas bersama Polairud Polda Jawa Timur mengerahkan empat kapal dan satu helikopter untuk memperluas pencarian hingga radius sekitar 10 mil laut dari lokasi kebakaran.

Baca Juga: Hasil Piala AFF 2026 Terbaru: Klasemen Grup A Panas Usai Timnas Indonesia Tumbang Lawan Vietnam

Operasi pencarian juga melibatkan KRI Nala serta sejumlah unsur SAR gabungan guna memastikan seluruh korban ditemukan.

Menurut Basarnas, koordinasi cepat dengan kapal-kapal di sekitar lokasi menjadi faktor penting yang membantu penyelamatan ratusan penumpang.

Insiden kebakaran menyisakan duka bagi sejumlah keluarga korban. Salah satunya sopir truk ekspedisi asal Tulungagung yang memilih tetap berada di kapal ketika rekannya melompat ke laut.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Agustus 2026 Gemini Memprediksi Kebahagiaan dan Rezeki Melimpah

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan keluarganya.

Di Makassar, keluarga penumpang lain juga masih menanti kepastian nasib anggota keluarganya yang berada di atas kapal saat kebakaran terjadi.

Hingga operasi pencarian berakhir, sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi, termasuk 62 korban yang sempat dibawa ke Pulau Masalembu sebelum dipindahkan ke Surabaya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Moto3 Siapkan Kejutan Hadapi Ketatnya Persaingan di Sirkuit Silverstone

Sementara itu, lima orang dinyatakan meninggal dunia.

Wakil Menteri Perhubungan menyatakan operasi pencarian resmi ditutup setelah jumlah korban yang ditemukan telah sesuai dengan manifest perusahaan pelayaran.

Meski demikian, penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan pelayaran, termasuk kesiapan alat penyelamat dan prosedur tanggap darurat agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Editor : Brilian Syifa Almasih
Basarnas Surabaya Evakuasi Penumpang Kapal KMP Mutiara Sentosa 2 Kapal terbakar Sumenep Kebakaran kapal Surabaya Makassar