Pimpinan MPR Nyekar di MBK Jelang HUT ke-81 RI, Respons Isu Demonstrasi

M. Luki Azhari • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:14 WIB
PROKOPIM UNTUK RADAR BLITAR
KHUSYUK: Ketua MPR Ahmad Muzani beserta jajaran berdoa di atas pusara Presiden RI Pertama Soekarno, Selasa (4/8).  
PROKOPIM UNTUK RADAR BLITAR KHUSYUK: Ketua MPR Ahmad Muzani beserta jajaran berdoa di atas pusara Presiden RI Pertama Soekarno, Selasa (4/8).  

BLITAR KAWENTAR - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) berziarah ke Makam Presiden Pertama, Soekarno di Kelurahan Bendogerit, kemarin (4/8). Dalam momentum itu, MPR juga menanggapi terkait maraknya isu dan spekulasi eskalasi politik hingga kabar rencana demonstrasi besar-besaran yang dikhawatirkan memuncak bertepatan dengan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dalam beberapa pekan terakhir, lini masa media sosial dihebohkan dengan kabar rencana aksi unjuk rasa besar-besaran menjelang peringatan kemerdekaan. Merespons hal tersebut, Ketua MPR Ahmad Muzani mengajak publik menyambut bulan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan serta optimisme. Ia menegaskan, detik-detik proklamasi adalah peristiwa sakral pembebasan bangsa dari cengkeraman penjajahan.

"Peristiwa 17 Agustus adalah peristiwa penting dan sakral untuk menyemangati masa depan kita," katanya.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Pemerintah Bantah Indonesia Menuju Krisis di Tengah Konflik Timur Tengah

Di tengah perbedaan pandangan maupun dinamika aksi yang disuarakan publik, kata dia, seluruh elemen bangsa tetap terikat sebagai keluarga besar. Menjaga persatuan dan kegotongroyongan merupakan kunci utama agar Indonesia selamat dari berbagai ujian.

"Rumah besar Indonesia adalah rumah bersama yang harus kita jaga, rawat, dan perkuat persatuannya, agar kita selalu selamat dari berbagai ujian," paparnya.

Diketahui, rangkaian kunjungan ke Makam Bung Karno ini sekaligus menandai tradisi baru pimpinan MPR periode 2024-2029 dalam memperingati HUT RI. Menggunakan kereta api dari Malang, rombongan yang dipimpin Ahmad Muzani tiba di kompleks makam sekira pukul 10.45 WIB. Turut serta jajaran Wakil Ketua MPR, di antaranya Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, hingga Hidayat Nur Wahid.

Baca Juga: Isi Tas Asya di Lokasi Syuting Terikat Janji, Ada 5 Lipstik hingga Parfum Custom

Muzani menyebutkan, pada tahun lalu pimpinan MPR memilih menyambangi Rengasdengklok, dan tahun ini dilanjutkan berziarah ke pusara sang proklamator di Blitar. "Kegiatan ini tradisi MPR menjelang 17 Agustus 2026, dan rencananya Jumat nanti dilanjutkan ziarah ke makam Bung Hatta," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Syauqul Muhibbin menyambut baik kunjungan jajaran pimpinan lembaga tinggi negara tersebut di Bumi Bung Karno. Menurutnya, langkah ini menjadi teladan positif dalam merawat ingatan kolektif bangsa terhadap jasa para pahlawan.

"MPR berkomitmen akan mentradisikan kunjungan ke para pahlawan khususnya proklamator," ujarnya.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah dengan Neptu Jawa, Benarkah Jumat Kliwon Tidak Dianjurkan Boyongan?

Dia menilai, budaya ziarah dan mengenang jasa pendiri bangsa sangat penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan yang berat.

"Sehingga para pendiri bangsa harus senantiasa didoakan dan dikunjungi untuk bersama-sama merawat Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: IHSG Berbalik Hijau di Tengah Isu Mundurnya Gubernur BI dan Sentimen Global Pekan Ini

Setelah dari Blitar, rombongan dijadwalkan melanjutkan ziarah ke makam Wakil Presiden Pertama RI, Mohammad Hatta, pada Jumat mendatang.(mg1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
nyekar ziarah makam bung karno hut ri makam bung karno mpr ri