Soekarno Jelaskan Pancasila di Dunia Internasional, Tegaskan Lima Prinsip Dasar Bangsa Indonesia

Cendikiawan Tristan Valentino • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:30 WIB
“Dalam pidatonya di hadapan dunia, Soekarno menegaskan bahwa Pancasila telah menjadi fondasi Indonesia sejak Proklamasi 1945 dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa hingga kini.”
“Dalam pidatonya di hadapan dunia, Soekarno menegaskan bahwa Pancasila telah menjadi fondasi Indonesia sejak Proklamasi 1945 dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa hingga kini.”

 

JAKARTA – Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menegaskan bahwa Pancasila telah menjadi dasar negara Indonesia sejak kemerdekaan diproklamasikan pada Agustus 1945. Dalam pidatonya di hadapan dunia internasional, ia menjelaskan lima prinsip utama Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Soekarno, sesaat setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada Agustus 1945, bangsa Indonesia langsung menetapkan Pancasila sebagai pembukaan konstitusi. Penjelasan tersebut menjadi salah satu momen penting ketika Indonesia memperkenalkan identitas ideologi negaranya kepada masyarakat internasional.

Pancasila yang dijelaskan Soekarno menjadi landasan dalam membangun negara yang merdeka, bersatu, demokratis, dan berkeadilan sosial.

Baca Juga: Arti Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Simak Cara Menghitung Hari yang Diyakini Perlu Dihindari Leluhur

Dalam pidatonya, Soekarno menerangkan bahwa kata “Panca” berarti lima, sedangkan “Sila” berarti prinsip. Karena itu, Pancasila dimaknai sebagai lima prinsip yang menjadi pedoman kehidupan nasional Indonesia.

Ia mengatakan bahwa setelah kemerdekaan diproklamasikan pada Agustus 1945, Pancasila langsung dicantumkan sebagai pembukaan konstitusi negara.

“Immediately we had proclaimed our independence in August ’45, we attached as preamble to our constitution the Pancasila.”

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan fondasi utama dalam penyelenggaraan negara Indonesia sejak awal berdirinya.

Baca Juga: Legenda Gunung Kelud: Sayembara Putri Kilisuci Berujung pada Kutukan Lembu Suro, Awal Mula Terbentuknya Gunung Kelud

Dalam pidatonya, Soekarno kemudian menguraikan lima sila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Kelima prinsip tersebut meliputi:

1. Kepercayaan kepada Tuhan.
2. Nasionalisme.
3. Kemanusiaan.
4. Demokrasi.
5. Keadilan sosial.

Ia menyebut kelima sila tersebut sebagai “the five guiding principles of our national life”, atau lima prinsip yang membimbing kehidupan bangsa Indonesia.

Penjelasan itu menjadi cara Soekarno memperkenalkan nilai-nilai dasar Indonesia kepada masyarakat dunia dengan bahasa yang sederhana namun mudah dipahami.

Baca Juga: Arah Rezeki Berdasarkan Weton Menurut Primbon Jawa, Simak Daftar Lengkap dan Waktu Terbaik Mencari Nafkah

Melalui pidato tersebut, Soekarno tidak hanya menjelaskan isi Pancasila, tetapi juga menegaskan bahwa ideologi tersebut telah melekat pada perjalanan Indonesia sejak negara ini lahir.

Pancasila diposisikan sebagai dasar dalam membangun kehidupan bernegara yang mengedepankan ketuhanan, persatuan, kemanusiaan, demokrasi, dan keadilan sosial.

Pernyataan Soekarno itu menjadi salah satu penjelasan penting mengenai bagaimana Indonesia memperkenalkan dasar negaranya kepada komunitas internasional setelah meraih kemerdekaan.

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
Dasar Negara Indonesia Pidato Soekarno di PBB Lima Sila Pancasila soekarno pancasila