JAKARTA - Mutasi Polri Juni 2026 kembali dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap 1.121 personel kepolisian. Dalam rotasi tersebut, sebanyak 29 Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) mendapatkan perubahan jabatan melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026.
Mutasi Polri Juni 2026 Melibatkan 1.121 Personel Kepolisian
Mutasi Polri Juni 2026 tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/K/2026. Keputusan tersebut mencakup pergeseran jabatan, promosi, hingga penempatan personel dalam posisi baru di lingkungan Polri.
Dari total 1.121 personel yang masuk daftar mutasi, terdapat 29 Brigjen Pol yang mengalami perubahan jabatan strategis.
Baca Juga: UNSRAT Manado Tunjuk Jamaluddin Jompa sebagai Plt Rektor, Gantikan Berty Sompi
Rotasi ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran struktur serta optimalisasi kinerja institusi kepolisian.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah penunjukan Brigjen Pol Rudi Setiawan sebagai Kapolda Aceh.
Sebelumnya, Rudi Setiawan menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri. Ia merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
Baca Juga: Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Pergantian Rektor Unsrat Manado dan Percepatan Pemilihan Rektor Baru
Posisi Kapuslitbang Polri kemudian dipercayakan kepada Brigjen Pol Didi Hayamansyah yang sebelumnya menjabat sebagai dosen kepolisian utama tingkat 2 Akpol Lemdiklat Polri.
Sejumlah Brigjen Pol Mendapat Jabatan Baru hingga Memasuki Masa Pensiun
Selain pergantian jabatan Kapolda, mutasi Polri Juni 2026 juga mencakup sejumlah perubahan posisi di berbagai satuan kerja Polri.
Brigjen Pol Langgeng Purnomo mendapatkan jabatan baru sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat 1 Divisi Hukum Polri.
Sementara Brigjen Pol Hendra Wirawan yang sebelumnya menjabat Wakapolda Banten dipercaya sebagai Karo Binkar SSDM Polri.
Perubahan juga terjadi di lingkungan Lemdiklat Polri. Brigjen Pol Irfing Jaya mendapat penempatan sebagai perwira tinggi Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
Hal serupa juga dialami Brigjen Pol I Wayan Suparta Yatnia yang memasuki status perwira tinggi Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
Dalam daftar mutasi tersebut, beberapa pejabat juga mengalami perpindahan jabatan di bidang pembinaan masyarakat, hukum, hingga pengawasan internal.
Brigjen Pol Muhammad Rudi Safirudin tetap berada di lingkungan Korbinmas Baharkam Polri dengan jabatan baru sebagai Direktur Bintibmas.
Pergantian Kapolda Papua Barat Daya hingga Rotasi Jabatan Strategis Lainnya
Rotasi jabatan dalam mutasi Polri Juni 2026 juga menyentuh wilayah kepolisian daerah.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Blitar Wajib Dicoba Seharian Jelajahi Kota Proklamator dengan Cita Rasa Otentik
Brigjen Pol Gatot Hari Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapatkan penugasan sebagai perwira tinggi Polda Papua Barat Daya dalam rangka pensiun.
Jabatan Kapolda Papua Barat Daya kemudian dipercayakan kepada Brigjen Pol Yulius Audi Sony Latueru.
Sebelumnya, Yulius menjabat sebagai Kadiklat Sespim Lemdiklat Polri. Ia merupakan alumni Akpol tahun 1996.
Baca Juga: Tahun Depan Pisowanan Ageng Hari Jadi Blitar Siap Ganti Rupa, Siap Dialihkan ke Kanigoro?
Selain itu, Brigjen Pol Imam Tobroni yang sebelumnya menjabat Wakapolda Maluku mendapat tugas baru sebagai auditor kepolisian utama tingkat 1 Itwasum Polri.
Posisi Wakapolda Maluku kemudian diisi Brigjen Pol Arif Budiman yang sebelumnya menjabat sebagai widyaiswara kepolisian utama tingkat 2 Sespim Lemdiklat Polri.
Mutasi juga mencakup sejumlah personel yang ditempatkan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Baharkam Polri, hingga Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri.
Di antaranya Brigjen Pol Nur Romani, Brigjen Pol Wisnu Budaya, Brigjen Pol Dedi Tabrani, Brigjen Pol Anang Puji Janto, serta beberapa perwira lainnya.
Baca Juga: Kampung Coklat Blitar Berawal dari Peternakan Ayam hingga Jadi Wisata Edukasi yang Menginspirasi
Mutasi Polri Juni 2026 menjadi bagian dari proses penataan organisasi kepolisian melalui rotasi dan promosi jabatan terhadap lebih dari seribu personel.
Dengan perubahan tersebut, para pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pergantian jabatan strategis seperti Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya menjadi bagian dari langkah Polri dalam memperkuat struktur kepemimpinan di berbagai wilayah Indonesia.
Youtube JEJAK PRAJURIT
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo