BLITAR – Kota Blitar tidak hanya dikenal sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno. Kota yang dijuluki Kota Patria ini juga memiliki sejumlah situs bersejarah yang menjadi bagian penting perjalanan bangsa, salah satunya adalah Istana Gebang.
Bangunan yang kini menjadi cagar budaya tersebut merupakan rumah keluarga Bung Karno yang berada di kawasan Sananwetan, Kota Blitar. Hingga kini, Istana Gebang masih menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan sang proklamator.
Asal-usul Nama Istana Gebang
Meski saat ini dikenal dengan nama Istana Gebang, bangunan tersebut awalnya bukanlah sebuah istana. Nama Gebang sendiri berasal dari wilayah tempat rumah tersebut berdiri, yakni Dusun Gebang yang berada di Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Baca Juga: Fatwa Haram Sound Horek Terbit, Bentrok Karnaval di Malang Jadi Alasan MUI Jatim Bertindak
Sebutan "istana" muncul setelah Bung Karno menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dan sering berkunjung ke rumah tersebut untuk menemui ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai.
Pada saat kunjungan berlangsung, rumah keluarga Bung Karno selalu ramai oleh pengawal presiden, ajudan, maupun berbagai perangkat kenegaraan lainnya. Kondisi tersebut kemudian membuat masyarakat sekitar menjuluki rumah tersebut sebagai Istana Gebang.
Menjelajahi Ruang-Ruang Bersejarah
Setibanya di lokasi, pengunjung diwajibkan mengisi buku tamu yang telah disediakan pengelola. Setelah itu, wisatawan dapat berkeliling melihat berbagai ruangan yang masih dipertahankan seperti kondisi aslinya.
Baca Juga: Mutasi Polri Juli 2026: 146 Perwira Dimutasi, 4 Polwan Dapat Promosi Jabatan Strategis
Beberapa ruangan yang menjadi daya tarik antara lain ruang tamu, kamar adik Bung Karno, hingga kamar pribadi Bung Karno yang tertata rapi dan menyimpan berbagai benda bersejarah.
Pengunjung juga dapat menyusuri lorong yang menghubungkan bangunan utama dengan area belakang rumah. Di bagian ini terdapat dapur tradisional dan ruang makan keluarga yang masih mempertahankan nuansa tempo dulu.
Berbagai peralatan rumah tangga lawas masih tersimpan sebagai bagian dari koleksi yang menggambarkan kehidupan keluarga Bung Karno pada masa itu.
Baca Juga: 5 Calon Rektor UNSRAT 2022 Mendaftar, Ini Daftar Kandidat yang Ikuti Penjaringan
Mobil Bung Karno hingga Balai Kesenian
Selain melihat bagian dalam rumah, pengunjung juga dapat mengunjungi area garasi yang menyimpan mobil milik Bung Karno. Kendaraan tersebut menjadi salah satu koleksi yang paling banyak menarik perhatian wisatawan.
Di kawasan Istana Gebang juga terdapat balai kesenian yang kerap dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan edukasi dan kebudayaan, termasuk aktivitas belajar bagi pelajar maupun kegiatan seni lainnya.
Fasilitas penunjang wisata juga terus dikembangkan. Area parkir yang luas membuat pengunjung lebih nyaman saat berkunjung, terutama pada musim liburan dan akhir pekan.
Baca Juga: 5 Calon Rektor UNSRAT 2022 Mendaftar, Ini Daftar Kandidat yang Ikuti Penjaringan
Tak jauh dari lokasi parkir, tersedia pula deretan warung makan yang menawarkan beragam kuliner khas untuk wisatawan yang ingin beristirahat setelah berkeliling kawasan cagar budaya tersebut.
Destinasi Wisata Sejarah yang Tetap Buka Saat Hari Libur
Istana Gebang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang tetap beroperasi saat hari libur. Pengunjung dapat datang setiap hari sesuai jam operasional yang berlaku, yakni mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Dengan koleksi peninggalan sejarah yang masih terawat serta nilai edukasi yang tinggi, Istana Gebang menjadi salah satu destinasi yang layak dikunjungi bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan hidup Bung Karno dan sejarah Kota Blitar.
Baca Juga: Mutasi Polri Juni 2026: Kapolri Rotasi 29 Brigjen Pol, Rudi Setiawan Jadi Kapolda Aceh
source:Youtube/@Just Ubay
Editor : Dinda Atha Putri Maharani