JAKARTA - Kartu KKS atau kartu merah putih disebut masih perlu disimpan meski pencairan PKH dan sembako di suatu daerah dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Sementara bagi penerima yang kartu KKS-nya sudah kedaluwarsa, bantuan disebut tetap dapat diterima dan ditarik dengan memperhatikan bank penerbit kartu.
Baca Juga: Persija Bidik Double Trofi, Persib Masih Berpeluang Tambah Kiper Jelang Musim 2026/2027
KKS Tetap Disimpan Meski Bansos Cair Lewat Pos
Dalam video tersebut, pembuat konten menjawab pertanyaan mengenai status kartu KKS bagi penerima manfaat yang pencairan PKH atau sembakonya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Menurut penjelasan dalam video, KKS tidak otomatis menjadi tidak berlaku hanya karena penyaluran bantuan pada suatu tahap dilakukan melalui PT Pos.
Penerima manfaat bahkan diminta tidak membuang kartu merah putih maupun buku tabungan. Keduanya disarankan tetap disimpan dengan baik karena pada penyaluran berikutnya bantuan bisa saja kembali menggunakan KKS.
Video tersebut memberikan contoh kemungkinan pencairan bantuan pada tahap berikutnya atau penyaluran sembako periode April, Mei, dan Juni kembali masuk melalui kartu KKS.
Selain itu, kartu juga disarankan tidak digadaikan sebagai jaminan pinjaman. Dalam video disebutkan ada penerima manfaat yang menggunakan KKS sebagai jaminan kepada rentenir, dan tindakan tersebut diperingatkan dapat menimbulkan masalah pada status kepesertaan bantuan sosial.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tak Akan Lama di Proliga? Wilma Salas Ungkap Kekhawatirannya
KKS Expired Tetap Bisa Terima dan Tarik Bantuan
Pertanyaan berikutnya berkaitan dengan KKS yang masa berlakunya sudah habis. Dalam video disebutkan terdapat kartu yang kedaluwarsa pada 2022 maupun awal 2023, termasuk Januari, Februari, dan Maret.
Menurut penjelasan yang disampaikan, kartu KKS yang sudah kedaluwarsa masih dapat digunakan untuk menerima dan menarik bantuan sosial. Artinya, tanggal kedaluwarsa pada kartu tidak otomatis membuat penerima kehilangan hak atas bantuan.
Namun, penerima perlu berhati-hati ketika melakukan pengecekan saldo. Video tersebut menyebut terdapat kondisi ketika data pencairan menunjukkan bantuan sudah masuk, tetapi saldo yang terlihat pada mesin ATM justru masih Rp0.
Kondisi tersebut tidak langsung berarti bantuan gagal masuk. Salah satu penyebab yang disebut dalam video adalah penggunaan ATM dari bank yang berbeda dengan bank penerbit KKS.
Cek Saldo KKS Expired di Bank yang Sama
Bagi pemilik KKS yang sudah kedaluwarsa dan mendapati saldo belum terlihat, video tersebut menyarankan pengecekan melalui ATM atau mesin EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu.
Misalnya, KKS dari BNI disarankan dicek melalui ATM atau mesin EDC BNI. Begitu pula KKS dari BRI maupun Mandiri, pengecekan diarahkan menggunakan mesin dari bank yang sesuai.
Menurut video, penggunaan mesin dari bank berbeda dapat membuat saldo tidak terbaca. Situasi tersebut berpotensi membuat penerima mengira bantuan belum masuk, padahal data pencairannya sudah tercatat.
Penggunaan mesin bank yang sama juga disebut sebagai langkah untuk meminimalkan risiko, termasuk kemungkinan kartu mengalami kendala ketika digunakan pada ATM.
Apabila penerima ingin memperpanjang masa berlaku KKS, pembaruan kartu tetap disebut memungkinkan. Namun, video tersebut menyarankan agar penerima tidak langsung datang ke bank penyalur tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
Penerima dapat menghubungi pendamping bantuan sosial atau pendamping PKH masing-masing untuk mendapatkan arahan dan pendampingan saat melakukan proses perpanjangan kartu.
Dengan demikian, KKS yang pencairannya sementara dilakukan melalui PT Pos tetap disarankan disimpan. Sementara KKS yang telah expired disebut masih dapat digunakan, tetapi pengecekan saldo dan penarikan sebaiknya dilakukan melalui ATM atau EDC bank yang sesuai dengan penerbit kartu.
Source: Youtube/@achharisefendy
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri