JAKARTA - Saldo PKH BPNT 13 Agustus 2026 mulai terlihat masuk ke sebagian KKS. Dalam pengecekan yang ditampilkan pada video, KKS terbitan 2021 tercatat menerima saldo Rp975.000 dan dapat ditarik tunai sebesar Rp972.000, sementara dua KKS terbitan 2017 masih menunjukkan saldo kosong.
Baca Juga: Persija Bidik Double Trofi, Persib Masih Berpeluang Tambah Kiper Jelang Musim 2026/2027
Saldo PKH BPNT 13 Agustus 2026 Masuk Rp975 Ribu
Pengecekan saldo KKS dalam video dilakukan pada pagi hari 13 Agustus 2026. Beberapa kartu dengan tahun penerbitan berbeda digunakan untuk melihat apakah saldo bantuan sudah masuk.
KKS pertama yang dicek merupakan kartu PKH BPNT terbitan 2017. Setelah PIN dimasukkan dan proses pengecekan dilakukan, saldo pada kartu tersebut disebut masih kosong.
Pengecekan kemudian dilanjutkan menggunakan KKS BPNT murni terbitan 2017. Hasilnya kembali menunjukkan belum adanya saldo yang masuk sehingga struk pengecekan tidak dicetak.
Kondisi tersebut menunjukkan pencairan belum terlihat merata pada seluruh kartu yang diuji dalam video. Namun, hasil berbeda muncul ketika pengecekan dilakukan menggunakan KKS terbitan 2021.
Baca Juga: Daftar Pemain Asing Persib Bandung 2026-2027: Balsa Sekulik hingga Mariano Peralta
KKS 2021 Berhasil Menerima Saldo Rp975.000
KKS terbitan 2021 menjadi kartu yang menunjukkan adanya saldo pada pengecekan pagi tersebut. Berdasarkan struk yang ditampilkan, pengecekan dilakukan sekitar pukul 09.02 WIB pada 13 Agustus 2026.
Saldo yang tercatat mencapai Rp975.000. Dalam video, penerima kemudian melakukan penarikan tunai untuk memastikan saldo tersebut benar-benar dapat digunakan.
Beberapa saat kemudian, hasil penarikan kembali dicetak melalui struk. Pada pengecekan sekitar pukul 09.03 WIB, saldo Rp975.000 tersebut disebut dapat ditarik tunai sebesar Rp972.000.
Pembuat video kemudian meminta penonton memberikan komentar mengenai kemungkinan komponen PKH yang membentuk nominal tersebut. Namun, video tidak memberikan kepastian mengenai rincian komponen bantuan yang menghasilkan total Rp975.000.
Karena itu, nominal tersebut sebaiknya dipahami sebagai hasil pengecekan pada satu KKS yang ditampilkan dalam video, bukan sebagai angka yang otomatis diterima seluruh keluarga penerima manfaat.
KKS Masih Kosong Diminta Tetap Pantau
Hasil pengecekan menunjukkan adanya perbedaan saldo antara KKS yang digunakan. Dua kartu terbitan 2017 masih kosong, sedangkan KKS terbitan 2021 sudah mencatat saldo Rp975.000 dan berhasil digunakan untuk penarikan tunai.
Pembuat video menyebut kondisi tersebut sebagai tanda bahwa penyaluran mulai terlihat pada sebagian KKS. Sementara bagi penerima yang kartunya masih kosong, masyarakat diminta tetap memantau saldo secara berkala.
Dalam video, pembuat konten juga menyampaikan bahwa pengecekan akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan penyaluran BPNT. Ia berharap bantuan segera tersalurkan kepada KKS yang sampai 13 Agustus 2026 masih belum menerima saldo.
Perbedaan hasil pengecekan juga menjadi pengingat bahwa saldo yang belum masuk pada satu kartu tidak otomatis berarti bantuan tidak akan disalurkan. Berdasarkan video tersebut, masih terdapat KKS yang belum menerima saldo pada waktu pengecekan.
Bagi penerima manfaat yang ingin mengetahui kondisi rekeningnya, pengecekan dapat dilakukan sesuai mekanisme dan fasilitas bank penyalur yang digunakan. Jika saldo masih kosong, penerima dapat terus memantau perkembangan penyaluran melalui informasi resmi dan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Hasil dalam video menunjukkan bahwa pada 13 Agustus 2026 pukul 09.02 WIB, salah satu KKS terbitan 2021 telah mencatat saldo Rp975.000. Setelah dilakukan penarikan, nominal yang disebut berhasil dicairkan secara tunai adalah Rp972.000, sedangkan KKS lain yang diuji masih belum menunjukkan saldo.
Source: Youtube/@Umma_Na
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri