Saldo PKH BPNT Agustus 2026 Malam Ini Masih Kosong, Cek KKS 13 Agustus dan Harapan Pencairan Besok

Arsya Aulia Velinka Putri • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB
Saldo PKH BPNT Agustus 2026 masih kosong pada sejumlah KKS yang dicek 13 Agustus malam. Simak hasil pemantauan terbaru.
Saldo PKH BPNT Agustus 2026 masih kosong pada sejumlah KKS yang dicek 13 Agustus malam. Simak hasil pemantauan terbaru.

 

JAKARTA - Saldo PKH BPNT Agustus 2026 pada sejumlah KKS yang dipantau malam 13 Agustus masih belum masuk. Pengecekan dilakukan terhadap beberapa kartu KKS penerima BPNT maupun PKH sekitar pukul 22.59 hingga 23.06 WIB, termasuk KKS terbitan 2020, 2021, 2025, dan 2026.

Informasi tersebut disampaikan melalui siaran langsung kanal Munandarto Danan. Dalam pengecekan itu, saldo PKH BPNT Agustus 2026 yang dipantau masih menunjukkan nominal lama atau belum mengalami penambahan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian penerima manfaat yang masih menunggu pencairan bansos tahap 3 tahun 2026 untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.

Baca Juga: Kandang Ayam Milik Peternak di Blitar Terbakar Hebat, Pemilik Merugi hingga Rp 1 Miliar

Saldo PKH BPNT Agustus 2026 Masih Kosong

Pengecekan dimulai dengan KKS BPNT murni terbitan 2026. Pada Kamis, 13 Agustus 2026 sekitar pukul 22.59 WIB, kartu tersebut masih terpantau belum menerima saldo baru.

Pemantauan kemudian berlanjut ke KKS yang memiliki komponen BPNT dan PKH. KKS terbitan Desember 2020 dengan komponen PKH anak sekolah juga belum menunjukkan pencairan baru.

Saldo yang terlihat masih sekitar Rp468. Kondisi serupa ditemukan pada KKS BPNT plus PKH dengan komponen lansia yang juga belum mengalami perubahan pada malam tersebut.

Pengecekan dilakukan untuk melihat perkembangan saldo bansos secara langsung, bukan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Daftar Pemain Persib Bandung yang Dipertahankan untuk Musim 2026/2027, Ada Tom Haye

KKS BRI dan Kartu Bansos Lain Masih Dipantau

Dalam siaran tersebut, sejumlah KKS BRI juga dicek secara bergantian. KKS BPNT murni terbitan 2025, misalnya, masih menunjukkan saldo sekitar Rp47 dan belum terlihat adanya tambahan saldo baru.

KKS penerima BPNT plus PKH terbitan 2021 dengan komponen lansia dan disabilitas juga masih terpantau belum mendapatkan pencairan. Pada kartu tersebut, saldo yang terlihat sekitar Rp972.

Pengecekan turut dilakukan terhadap KKS penerima baru terbitan 2025, termasuk penerima dengan komponen balita dan lansia. Hasilnya masih sama, belum terlihat saldo baru yang masuk hingga sekitar pukul 23.05 WIB.

Menurut pemantauan kanal tersebut, kondisi ini menunjukkan bahwa informasi pencairan yang beredar di media sosial belum bisa langsung dijadikan patokan. Sebab, hasil pengecekan pada sejumlah KKS justru masih menunjukkan saldo yang belum berubah.

Pencairan PKH dan BPNT Masih Ditunggu

Penerima manfaat diminta tetap memantau perkembangan saldo KKS tanpa terlalu sering melakukan pengecekan. Dalam siaran itu disebutkan, pemantauan dilakukan untuk membantu KPM mengetahui perkembangan pencairan tanpa harus bolak-balik ke agen atau mesin ATM.

Pada akhir pengecekan, KKS dengan komponen PKH anak SMA kembali dipantau sekitar pukul 23.06 WIB. Saldo yang terlihat masih sekitar Rp821 sehingga belum menunjukkan adanya pencairan baru.

Selain PKH dan BPNT, program ATENSI YAPI yang juga ikut dipantau belum menunjukkan saldo masuk. Saat dilakukan pengecekan, muncul keterangan bahwa rekening belum dapat digunakan dan transaksi ditolak sehingga penerima masih harus menunggu informasi berikutnya.

Kesimpulannya, berdasarkan pemantauan sejumlah KKS pada 13 Agustus 2026 malam, belum terlihat pencairan baru untuk PKH maupun BPNT pada kartu-kartu yang diperiksa. Informasi mengenai pencairan pada tanggal berikutnya masih perlu dibuktikan melalui pengecekan saldo secara langsung.

Kanal tersebut juga menyampaikan harapan agar pencairan segera merata kepada KPM. Selain itu, terdapat informasi mengenai kemungkinan penyaluran bantuan beras sebanyak 30 kilogram, tetapi informasi tersebut masih disebut sebagai kemungkinan dan belum dipastikan dalam pemantauan tersebut.

 

Source: Youtube/@MunandarTodanan

Editor : Arsya Aulia Velinka Putri
PKH Agustus 2026 BPNT Agustus 2026 bansos