Pangkat TNI Lengkap dari Tertinggi hingga Terendah, Ini Urutan AD AL dan AU

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:10 WIB
Pangkat TNI terbagi menjadi Perwira, Bintara dan Tamtama. Simak urutan kepangkatan TNI AD, AL dan AU serta jalur pendidikan prajurit. (PINTEREST)
Pangkat TNI terbagi menjadi Perwira, Bintara dan Tamtama. Simak urutan kepangkatan TNI AD, AL dan AU serta jalur pendidikan prajurit. (PINTEREST)

JAKARTA - Pangkat TNI menjadi salah satu hal yang menarik perhatian karena menunjukkan jenjang kedudukan dan karier seorang prajurit di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Dalam struktur militer Indonesia, pangkat tidak hanya membedakan posisi, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab, kewenangan, serta perjalanan pendidikan seorang prajurit.

Pangkat TNI terbagi dalam tiga golongan utama, yakni Perwira, Bintara, dan Tamtama. Ketiga golongan tersebut berlaku dalam tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU). Masing-masing memiliki susunan kepangkatan yang disesuaikan dengan struktur organisasi matra.

Mengetahui pangkat TNI penting untuk memahami bagaimana hierarki dalam institusi pertahanan negara tersebut bekerja. Semakin tinggi pangkat yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab dan kewenangan yang melekat pada seorang prajurit.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel di Blitar untuk Liburan Keluarga

Tiga Golongan Pangkat Prajurit TNI

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia, prajurit TNI dikelompokkan menjadi tiga golongan kepangkatan, yaitu Perwira, Bintara, dan Tamtama.

Golongan Perwira berada pada jenjang kepangkatan tertinggi. Di bawahnya terdapat Bintara, sedangkan Tamtama berada pada jenjang kepangkatan paling bawah. Meski berada pada tingkat berbeda, ketiganya memiliki fungsi penting dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Perbedaan golongan tersebut juga berkaitan dengan jalur pendidikan yang ditempuh. Karena itu, perjalanan karier seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh masa pengabdian, tetapi juga pendidikan dan pembentukan militer yang dijalani.

Perwira Berasal dari Berbagai Jalur Pendidikan

Golongan Perwira dapat berasal dari masyarakat yang mengikuti pendidikan di Akademi TNI setelah menempuh pendidikan tingkat SLTA. Selain itu, terdapat jalur Sekolah Perwira serta pendidikan pembentukan Perwira yang diperuntukkan bagi prajurit dari golongan Bintara.

Dalam kondisi tertentu, Perwira juga dapat diangkat oleh Presiden sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah masuk dalam golongan Perwira, prajurit memiliki jenjang kepangkatan yang lebih tinggi dibandingkan Bintara dan Tamtama.

Dalam struktur komando TNI, jabatan pimpinan pada masing-masing matra juga ditempati oleh Perwira tinggi. TNI AD dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat, TNI AL dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut, sedangkan TNI AU dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara. Ketiga Kepala Staf tersebut berada di bawah Panglima TNI.

Bintara Menjadi Penghubung dalam Struktur Prajurit

Bintara berada di antara Perwira dan Tamtama dalam hierarki kepangkatan TNI. Golongan ini dapat berasal dari pendidikan Bintara yang dibuka langsung bagi masyarakat.

Selain itu, prajurit Tamtama juga memiliki kesempatan mengikuti pendidikan untuk masuk ke golongan Bintara. Dalam ketentuan yang dijelaskan pada materi tersebut, terdapat pula Bintara yang diangkat oleh Panglima TNI.

Posisi Bintara memiliki peran penting dalam struktur satuan karena berada di antara unsur pimpinan Perwira dan pelaksana tugas di tingkat Tamtama.

Tamtama Berada di Jenjang Awal Kepangkatan

Sementara itu, Tamtama merupakan golongan kepangkatan paling bawah dalam struktur prajurit TNI. Pembentukan Tamtama dilakukan melalui pendidikan pertama yang dapat diikuti masyarakat sesuai persyaratan yang ditentukan.

Selain melalui jalur pendidikan pertama Tamtama, terdapat pula mekanisme pengangkatan yang dilakukan sesuai kewenangan Panglima TNI.

Walaupun berada pada jenjang paling bawah, Tamtama tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas operasional TNI. Mereka menjalankan berbagai tugas sesuai fungsi dan kebutuhan satuan masing-masing.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel di Blitar untuk Liburan Keluarga

Urutan Pangkat Berbeda di Tiap Matra

TNI memiliki tiga matra utama, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Secara garis besar, struktur ketiganya sama-sama terbagi menjadi Perwira, Bintara, dan Tamtama. Namun, nama pangkat pada masing-masing matra memiliki perbedaan.

Perbedaan tersebut dapat terlihat dari istilah pangkat yang digunakan. TNI AD memiliki istilah seperti Jenderal, Letnan Jenderal, Mayor Jenderal, Brigadir Jenderal, hingga jenjang di bawahnya. TNI AL menggunakan istilah Laksamana, sedangkan TNI AU menggunakan istilah Marsekal pada jenjang Perwira Tinggi.

Struktur kepangkatan tersebut dibuat untuk menyesuaikan karakter dan kebutuhan organisasi pada setiap matra.

Pada akhirnya, pangkat TNI merupakan bagian dari sistem administrasi dan jenjang karier prajurit. Perbedaan pangkat menunjukkan tingkat kedudukan sekaligus tanggung jawab dalam organisasi. Dengan memahami golongan Perwira, Bintara, dan Tamtama, masyarakat dapat lebih mudah mengenali struktur kepangkatan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Kompas.com
Pangkat TNI Perwira Bintara Tamtama tni al tni au tni ad