Kostum Adat dari Plastik Kresek, Kreatif dan Murah! Begini Cara Membuatnya

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:40 WIB
Kostum adat dari plastik kresek bisa dibuat murah dan kreatif. Simak langkah membuat pakaian, hiasan dada, pinggang hingga mahkota dari bahan sederhana.
Kostum adat dari plastik kresek bisa dibuat murah dan kreatif. Simak langkah membuat pakaian, hiasan dada, pinggang hingga mahkota dari bahan sederhana.

 

MALANG - Kostum adat dari plastik kresek menjadi salah satu ide kreatif yang bisa dibuat dengan bahan sederhana dan biaya minim. Tidak hanya memanfaatkan plastik bekas, kreasi ini juga menggunakan kertas nasi, kardus, karton, isolasi, double tape, serta lem tembak untuk menghasilkan pakaian bernuansa adat yang unik.

Tutorial pembuatan kostum adat dari plastik kresek tersebut menunjukkan setiap tahap secara detail, mulai dari membuat bagian utama pakaian, hiasan dada dan pinggang, hingga mahkota. Kreasi ini juga dapat digunakan oleh laki-laki maupun perempuan dan bisa dipadukan dengan manset atau pakaian lengan panjang berwarna hitam.

Memanfaatkan Plastik Kresek sebagai Bahan Utama

Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan plastik kresek. Bagian atas dan bawah plastik dipotong sehingga hanya menyisakan bagian tengah yang kemudian digunakan sebagai bahan pakaian.

Baca Juga: Remisi Lapas Blitar Berbuah Kebebasan, 341 Napi Dapat Potongan Hukuman dan 5 Orang Langsung Pulang

Plastik tersebut dilipat sebelum dibuat lubang untuk bagian leher. Ukuran yang digunakan sekitar empat jari atau kurang lebih 8 sentimeter, kemudian dibuat garis lengkung dengan kedalaman sekitar 4 sentimeter.

Setelah pola selesai, bagian leher digunting secara perlahan agar hasilnya lebih rapi. Pada bagian belakang juga dibuat sobekan yang berfungsi sebagai pengganti resleting atau kancing. Double tape digunakan untuk membantu membuka dan menutup bagian tersebut saat kostum dikenakan.

Bagian samping pakaian kemudian diberi tali sehingga ukurannya dapat disesuaikan dengan tubuh pemakai. Dengan cara tersebut, kostum tidak hanya bisa digunakan oleh satu ukuran badan.

Baca Juga: 19.602 Warga Kota Blitar Dapat Beras Bantuan, Ini Bedanya dengan Penyaluran Sebelumnya

Hiasan Dada Dibuat dari Kertas Nasi

Untuk mempercantik bagian depan, kardus terlebih dahulu dilapisi plastik kresek berwarna hitam. Sementara itu, kertas nasi dilipat kemudian digunting memanjang dan kecil-kecil hingga membentuk rumbai.

Potongan tersebut ditempel menggunakan lem tembak pada bagian belakang hiasan. Penempelan dilakukan secara bertahap agar hasil akhirnya terlihat lebih penuh dan rapi.

Karton putih berukuran 10 x 10 sentimeter juga dimanfaatkan untuk membuat ornamen menyerupai daun. Karton dilipat kemudian digunting hingga menghasilkan beberapa helai yang dapat dirangkai menjadi hiasan.

Selanjutnya, plastik kresek digunakan kembali untuk membuat tali dengan teknik kepang. Beberapa warna dapat dikombinasikan sesuai selera. Tali hasil kepangan kemudian dipasang bersama ornamen berwarna merah dan putih pada bagian dada kostum.

Bagian Pinggang dan Mahkota Jadi Pelengkap

Kertas nasi kembali digunakan untuk membuat rumbai pada bagian pinggang. Kertas dilipat dan digunting memanjang, kemudian ditempelkan pada tali rafia menggunakan staples.

Baca Juga: Enam Kepala OPD Kota Blitar Resmi Dilantik, Sekda dan Direktur RSUD Masih Menunggu

Hiasan tersebut kemudian dipasang pada bagian depan kostum sehingga memberikan aksen tambahan. Banyaknya lapisan kertas dapat disesuaikan apabila ingin menghasilkan tampilan yang lebih penuh.

Tidak berhenti di pakaian, tutorial tersebut juga memperlihatkan pembuatan mahkota. Mahkota dibuat dengan lebar sekitar 5 sentimeter, sementara ukuran panjangnya dapat disesuaikan dengan lingkar kepala pemakai.

Karton atau kertas dibentuk menyerupai daun, lalu bagian pinggirnya digunting kecil-kecil. Bagian tengah dilipat untuk membentuk tulang daun sehingga ornamen menjadi lebih kokoh dan tidak mudah berubah bentuk.

Baca Juga: Kirab Takir Binangun Meriahkan HUT Ke-81 RI, Warga Hidupkan Gotong Royong dan Tradisi Lokal

Setelah seluruh hiasan ditempel, kostum dapat langsung dikenakan. Tali pada bagian samping dan belakang digunakan untuk menyesuaikan pakaian dengan tubuh pemakai.

Untuk menjaga kenyamanan dan tetap menutup tubuh, kostum dapat dipadukan dengan manset atau pakaian lengan panjang berwarna hitam. Kreasi ini juga dapat digunakan oleh laki-laki maupun perempuan.

Pemanfaatan plastik kresek dan bahan bekas tersebut menunjukkan bahwa kostum bertema adat tidak selalu membutuhkan bahan mahal. Dengan kreativitas dan teknik sederhana, bahan yang biasanya dianggap sebagai limbah dapat diubah menjadi busana untuk kegiatan sekolah, pertunjukan seni, maupun acara bertema budaya.

Source YouTube ono karya

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
kostum kemerdekaan ri ide hemat bermanfaat kostum karnaval