Cara Membuat Kostum Adat dari Plastik Kresek, Lengkap dengan Rompi, Celana hingga Mahkota

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Kostum adat dari plastik kresek bisa dibuat dengan bahan sederhana. Simak cara membuat rompi, bawahan, hiasan, hingga mahkota untuk karnaval.
Kostum adat dari plastik kresek dibuat dari bahan sederhana yang ada di sekitar kita. Simak cara membuat rompi, celana, rumbai, hingga mahkota yang unik.

 MALANG - Limbah plastik kresek ternyata bisa disulap menjadi kostum adat yang unik dan menarik. Dengan teknik sederhana serta bahan yang mudah ditemukan, plastik bekas dapat dimanfaatkan menjadi pakaian lengkap dengan rompi, celana, aksesori, hingga mahkota. Kostum adat dari plastik kresek ini cocok menjadi ide kerajinan untuk kegiatan sekolah, karnaval, maupun peringatan Hari Kemerdekaan.

Tutorial tersebut menunjukkan proses pembuatan kostum secara bertahap. Bahan utamanya adalah plastik kresek dalam beberapa warna, sementara perlengkapan tambahan yang digunakan antara lain kardus, double tape, isolasi, tali plastik, kertas karton, dan korek. Ukuran setiap bagian dapat disesuaikan dengan tubuh pengguna.

Membuat Rompi dari Plastik Kresek

Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan plastik kresek. Bagian atas plastik dipotong, kemudian plastik dilipat menjadi dua. Pola kerung leher dibuat dengan ukuran sekitar 8 x 4 sentimeter.

Baca Juga: 5 HP Bekas 2-3 Jutaan dengan Performa Kencang dan Kamera Cakep, Ada Xiaomi hingga Samsung

Bagian depan kemudian dibuat sedikit lebih dalam dibandingkan bagian belakang. Sementara itu, area pundak tidak langsung dipotong. Bagian sisi pundak dibuka dan kedua sisi dirapikan agar bentuk rompi terlihat simetris.

Setelah itu dibuat kerung pada bagian ketiak. Polanya disesuaikan dengan ukuran tubuh pengguna. Bagian bawah rompi kemudian dirapikan dengan potongan miring sehingga memberikan bentuk yang lebih dekoratif.

Pada bagian tengah depan dibuat potongan diagonal sehingga bentuk dasarnya menyerupai rompi adat. Setelah struktur utama selesai, dekorasi mulai dipasang.

Baca Juga: Enam Kepala OPD Kota Blitar Resmi Dilantik, Sekda dan Direktur RSUD Masih Menunggu

Hiasan Rumbai dan Tali Kepang

Plastik kresek putih dilipat kemudian dipotong sekitar 5 sentimeter. Potongan tersebut digunting memanjang tanpa sampai terputus untuk menghasilkan rumbai-rumbai.

Rumbai kemudian ditempel pada bagian pundak menggunakan double tape. Teknik serupa digunakan pada bagian bawah rompi. Penggunaan double tape membuat proses pemasangan lebih praktis karena tidak membutuhkan lem tembak.

Selanjutnya dibuat tali kepang dari plastik kresek dengan lebar sekitar 5-6 sentimeter. Beberapa lembar plastik direkatkan terlebih dahulu pada bagian ujung menggunakan isolasi agar lebih mudah dikepang.

Tali tersebut dapat dibuat dalam beberapa warna, seperti putih, hijau, kuning, dan merah. Setelah selesai dikepang, ujungnya kembali diberi isolasi agar tidak mudah terurai.

Motif Rompi Dibuat Sesuai Kreativitas

Bagian depan rompi kemudian dihias menggunakan potongan plastik berwarna. Motif dapat dibuat sesuai kreativitas pembuat, termasuk pola melingkar atau lengkungan.

Baca Juga: Mila Nurwati dan Valen Akbar Ungkap Kedekatan, dari Teman Satu Koter hingga Duet di Panggung Indosiar

Warna kuning digunakan sebagai salah satu aksen pada bagian leher dan bawah rompi. Setelah seluruh dekorasi terpasang, bagian atas rompi dilengkapi sistem bukaan menggunakan double tape sehingga lebih mudah dikenakan dan dilepas.

Membuat Celana dari Plastik Kresek

Selain rompi, tutorial juga menunjukkan pembuatan celana. Pola celana dapat dibuat dengan menjiplak bentuk yang sudah tersedia, kemudian dipotong hingga panjangnya berada di bawah lutut.

Bagian sambungan celana dibuat dengan teknik pemanasan menggunakan korek. Namun, penggunaan api perlu dilakukan dengan sangat hati-hati dan sebaiknya didampingi orang dewasa karena plastik mudah terbakar serta dapat menghasilkan asap.

Baca Juga: 5 HP Bekas 2-3 Jutaan dengan Performa Kencang dan Kamera Cakep, Ada Xiaomi hingga Samsung

Setelah bentuk celana selesai, bagian luarnya dihias menggunakan rumbai-rumbai. Lubang kecil dibuat di bagian pinggang untuk memasukkan tali. Tali tersebut kemudian dapat diikat sehingga ukuran celana bisa disesuaikan dengan pemakainya.

Mahkota Dilengkapi Hiasan Bulu

Sebagai pelengkap, dibuat mahkota menggunakan kardus yang dilapisi plastik kresek. Hiasan berbentuk bulu burung dibuat dari karton putih yang dilipat dan digambar menggunakan krayon, pensil, atau spidol hitam.

Bagian bawah pola digunting kecil-kecil menyerupai helaian bulu. Tiga hiasan tersebut kemudian diberi tusukan sate atau lidi sebagai penyangga dan ditempel di bagian belakang mahkota menggunakan isolasi atau lem tembak.

Terakhir, mahkota disatukan dengan staples dan disesuaikan dengan ukuran kepala pengguna. Kreasi ini menunjukkan bahwa kostum adat dari plastik kresek dapat dibuat dengan bahan sederhana sekaligus menjadi alternatif pemanfaatan limbah plastik untuk kegiatan kreatif.

Source YouTube ono karya 

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
kostum bahan bekas sederhana kostum HUT RI kostum pawai karnaval