JAKARTA - Pemerintah membuka rekrutmen koperasi desa dan Kampung Nelayan Merah Putih dengan total 35.476 posisi. Peserta yang dinyatakan lolos dalam seleksi tersebut disebut akan diangkat sebagai pegawai badan usaha milik negara (BUMN).
Rekrutmen itu dibuka melalui panitia seleksi nasional mulai 15 April hingga 24 April 2026. Dari total lowongan yang tersedia, sebanyak 30.000 posisi diperuntukkan bagi manajer koperasi desa dan kelurahan Merah Putih.
Sementara itu, sebanyak 5.476 posisi lainnya disiapkan untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Dengan demikian, kesempatan yang dibuka pemerintah mencakup puluhan ribu posisi untuk mendukung pengelolaan koperasi desa, koperasi kelurahan, serta Kampung Nelayan Merah Putih.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026: BPNT Rp600 Ribu Mulai Cair, Cek KKS Bank Mandiri
Kesempatan tersebut terbuka bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan D3, D4, maupun sarjana. Peserta dari semua jurusan dapat mengikuti proses seleksi selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Salah satu syarat yang disebutkan dalam informasi rekrutmen adalah memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75. Selain itu, peserta dibatasi dengan usia maksimal 35 tahun.
Dengan persyaratan tersebut, lulusan perguruan tinggi dari berbagai bidang pendidikan memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi. Posisi yang tersedia juga mencakup pengelolaan koperasi desa dan kelurahan serta Kampung Nelayan Merah Putih.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026 Cair Lagi, BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu Mulai Masuk KKS
Seleksi Dibuka Secara Terbuka
Pemerintah menegaskan proses rekrutmen koperasi desa tersebut dilakukan secara terbuka. Peserta juga tidak dikenakan biaya selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Penegasan mengenai bebas biaya menjadi salah satu hal penting yang disampaikan dalam informasi rekrutmen. Peserta diminta tidak memberikan uang atau imbalan kepada pihak mana pun dengan alasan dapat membantu memastikan kelulusan.
Dalam pernyataan yang disampaikan, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin peserta akan lolos seleksi. Jika ada pihak yang meminta imbalan dengan janji dapat meluluskan peserta, tindakan tersebut disebut sebagai penipuan.
"Seluruh tamari tidak dipungut biaya apapun," demikian pernyataan dalam materi video. Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa peserta perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jaminan kelulusan dengan meminta imbalan.
Baca Juga: Bansos Terbaru 2026 BPNT Tahap 3 Mulai Cair, Cek Wilayah yang Dilaporkan Sudah Masuk
Puluhan Ribu Posisi Dibuka
Rekrutmen ini menyediakan jumlah posisi yang cukup besar, yakni 35.476 lowongan. Rinciannya terdiri atas 30.000 posisi manajer koperasi desa dan kelurahan Merah Putih serta 5.476 posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Bagi calon peserta, informasi mengenai pendidikan, IPK, dan batas usia menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum mengikuti proses seleksi. Lulusan D3, D4, dan sarjana dari semua jurusan yang memenuhi ketentuan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.
Selain memperhatikan persyaratan, peserta juga perlu memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. Hal ini penting untuk menghindari penipuan, terutama karena proses seleksi ditegaskan tidak dipungut biaya.
Baca Juga: Kemensos Buka Cek Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Pakai NIK KTP
Pemerintah juga mengingatkan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta. Karena itu, calon pelamar sebaiknya mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan tanpa memberikan imbalan kepada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta.
Rekrutmen koperasi desa dan pengelola Kampung Nelayan Merah Putih tersebut menjadi kesempatan bagi lulusan D3, D4, dan sarjana yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi. Pendaftaran berlangsung pada 15-24 April 2026 dengan total 35.476 posisi yang tersedia.
Baca Juga: Kemensos Agustus 2026: Cara Cek Penerima Bansos Online Pakai NIK KTP
Course: YouTube @metrotvnews
Editor : Agnes Adelia Hernanda