BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar JOFER 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Bursa kerja yang berlangsung selama empat hari, 3-6 Agustus 2026, di Gedung Sultan Suryansah Banjarmasin itu menyediakan 1.145 lowongan pekerjaan dari 46 perusahaan berbagai sektor.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Satta Boha Saripudin mengajak masyarakat, khususnya para pencari kerja, memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Menurut dia, kegiatan itu menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja.
JOFER juga dinilai menjadi salah satu upaya membuka peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Max Disebut Punya Baterai 8.500 mAh, Tapi Ada 3 Kekurangan Serius
"Jadi ini momentum yang sangat baik bagi masyarakat di Kalimantan Selatan. Silakan manfaatkan momen ini dalam rangka untuk mendapatkan lapangan kerja," kata Satta dalam kegiatan tersebut.
Dia mengatakan, kesempatan kerja yang disiapkan dalam JOFER 2026 juga memperhatikan pencari kerja dari kelompok penyandang disabilitas. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya agar kesempatan memperoleh pekerjaan dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
"Disiapkan juga untuk yang disabilitas. Nah, ini hal-hal yang sangat baik. Jadi, semua masyarakat ini bisa mereka yang berkumpul khusus pun ada punya tempat kesempatan untuk bekerja," ujarnya.
Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Max Bawa Baterai 8.500 mAh, Tapi 3 Kekurangan Ini Wajib Dipikirkan
Diikuti 46 perusahaan berbagai sektor
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan Irfan Sayuti menjelaskan, terdapat 46 perusahaan yang berpartisipasi dalam JOFER 2026. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai bidang, mulai perhotelan, perkebunan, jasa keuangan, hingga sektor ekonomi dan industri lainnya.
Dari perusahaan yang berpartisipasi, tersedia 1.145 lowongan kerja. Di dalamnya terdapat sekitar 20 formasi yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga: Free Fire Makin Seru, Rangkaian Kill hingga Quadra Kill Bikin Pertandingan Panas
Irfan mengatakan, penyelenggaraan tahun ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja. Pemerintah melakukan penyaringan dan verifikasi agar posisi yang ditawarkan kepada pencari kerja memiliki kejelasan jabatan.
Upaya tersebut dilakukan karena pada pelaksanaan sebelumnya masih terdapat lowongan yang bercampur dengan posisi outsourcing atau alih daya. Tahun ini, pemerintah berupaya memilah posisi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kualifikasi pencari kerja.
Menurut Irfan, kebutuhan perusahaan menjadi salah satu dasar dalam mempertemukan pencari kerja dengan posisi yang tersedia. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan spesifikasi tertentu, baik berdasarkan pendidikan maupun keterampilan.
Baca Juga: Free Fire Kembali Panas, Aksi Kill Beruntun hingga Unstoppable Bikin Video Ini Intens
"Memang ini kan permintaan dari dunia industri, minta mempertemukan dengan spesifikasi pekerja yang mereka butuhkan sesuai dengan pendidikan maupun keterampilannya," jelasnya.
Pencari kerja merasa terbantu
Selain menyediakan lowongan, JOFER 2026 juga menghadirkan layanan informasi ketenagakerjaan serta Balai Latihan Kerja milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Layanan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai pelatihan dan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga: Free Fire Penuh Aksi, Kill Beruntun hingga Quadra Kill Jadi Sorotan di Video Ini
Salah seorang pencari kerja yang hadir mengaku terbantu dengan adanya JOFER 2026. Menurut dia, kegiatan tersebut memudahkan pelamar mendapatkan informasi lowongan dari banyak perusahaan dalam satu tempat.
Dia mengatakan sebelumnya sudah mencari informasi pekerjaan melalui media sosial, termasuk TikTok. Saat mengikuti JOFER 2026, dia dapat melihat langsung berbagai persyaratan yang dibutuhkan perusahaan.
Bagi pencari kerja yang masih minim pengalaman, kegiatan seperti ini juga memberikan kesempatan untuk mengenal lebih banyak perusahaan dan posisi pekerjaan. Ia menyebut sejumlah sektor yang ditemui dalam bursa kerja tersebut, antara lain keuangan, perhotelan, pertambangan, serta bidang penjualan.
Baca Juga: Free Fire Bikin Tegang, Rangkaian Kill Beruntun Berujung Quadra Kill hingga Rampage
Banyaknya perusahaan yang hadir membuat pencari kerja memiliki lebih banyak pilihan untuk mendaftarkan diri sesuai latar belakang dan kemampuan yang dimiliki.
Melalui JOFER 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kesempatan kerja semakin luas, angka pengangguran dapat ditekan, dan kualitas sumber daya manusia di Banua terus meningkat.
Baca Juga: Free Fire Bikin Tegang, Rangkaian Kill Beruntun Berujung Quadra Kill hingga Rampage
Course: YouTube @dutatvofficial
Editor : Agnes Adelia Hernanda