JAKARTA - BPNT tahap 3 2026 masih menjadi perhatian keluarga penerima manfaat (KPM) yang menunggu pencairan bantuan sosial. Pengecekan saldo KKS pada Selasa, 25 Agustus 2026, kembali dilakukan untuk melihat apakah bantuan sudah masuk ke sejumlah kartu penerima.
Hasil pengecekan BPNT tahap 3 2026 pada beberapa KKS BPNT murni menunjukkan saldo masih kosong. Kartu yang diperiksa berasal dari tahun penerbitan berbeda, mulai 2017, 2018 hingga 2021.
Pengecekan dilakukan pada siang hari melalui pencetakan struk saldo. Dari beberapa kartu yang diperiksa, belum terlihat adanya saldo bantuan yang masuk hingga waktu pengecekan berlangsung.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Blitar Mengintai, Puntung Rokok hingga Bakar Sampah Bisa Jadi Pemicu, Warga Diminta
KKS BPNT 2018 Masih Kosong
Kartu pertama yang diperiksa adalah KKS BPNT murni terbitan 2018. Pengecekan dilakukan sekitar pukul 12.28 WIB pada 25 Agustus 2026.
Hasil cetak struk menunjukkan saldo masih kosong. Dengan demikian, pada saat pengecekan tersebut belum terdapat dana BPNT yang masuk ke KKS penerima.
Pengecekan kemudian dilanjutkan terhadap KKS BPNT murni terbitan 2021. Sekitar pukul 12.29 WIB, hasil cetak saldo juga masih menunjukkan angka kosong.
Kondisi tersebut menjadi informasi bagi KPM yang memiliki KKS dengan tahun penerbitan serupa. Namun, hasil pengecekan beberapa kartu tidak dapat dijadikan patokan bahwa seluruh penerima BPNT mengalami kondisi yang sama.
Kartu Terbitan 2017 Juga Belum Ada Saldo
Pengecekan selanjutnya dilakukan terhadap KKS BPNT terbitan 2017. Pada sekitar pukul 12.32 WIB, saldo kartu kembali terpantau kosong.
Pengecekan kembali dilakukan terhadap kartu BPNT terbitan 2021 beberapa menit kemudian. Hasilnya tidak jauh berbeda. Pada sekitar pukul 12.35 WIB, saldo masih belum menunjukkan adanya dana bantuan yang masuk.
Artinya, dari sejumlah KKS BPNT yang dicek secara langsung pada siang tersebut, belum ditemukan saldo pencairan BPNT tahap ketiga 2026.
KPM yang belum menerima pencairan pun diminta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Status bantuan dapat berbeda antara satu penerima dengan penerima lainnya, tergantung proses penyaluran dan status data masing-masing.
KPM Diminta Cek Data dan Periode Bansos
Selain mengecek saldo KKS, informasi mengenai status penerima bantuan juga menjadi perhatian. Salah seorang penerima menyampaikan bahwa KKS BPNT 2018 miliknya belum cair dan status desil belum berubah.
Dalam kondisi tersebut, KPM disarankan berkonsultasi dengan pendamping sosial apabila bantuan belum juga masuk sesuai periode yang diharapkan. Pendamping dapat membantu mengecek kemungkinan adanya perubahan data atau persoalan administrasi.
Hal serupa berlaku bagi penerima yang merasa belum mendapatkan BPNT maupun PKH. Pemeriksaan status kepesertaan perlu dilakukan agar KPM mengetahui apakah masih tercatat sebagai penerima dan apakah terdapat data yang harus diperbarui.
Baca Juga: 700 Buku Penguatan Literasi Dibagikan ke Tiga Lembaga Pendidikan di Kota Blitar, Sasar Siswa SD hing
Pengecekan Saldo Akan Dilanjutkan
Hasil cek saldo KKS pada 25 Agustus 2026 tersebut merupakan kondisi pada waktu kartu diperiksa. Perubahan saldo masih mungkin terjadi setelah pengecekan dilakukan.
Pemantauan pun direncanakan kembali dilakukan pada sore hari. KPM yang masih menunggu BPNT tahap 3 2026 dapat melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala sembari mengikuti informasi dari pendamping sosial dan kanal resmi pemerintah.
Dengan demikian, bagi pemegang KKS BPNT terbitan 2017, 2018 maupun 2021 yang saldonya masih kosong, hasil pengecekan ini menjadi informasi sementara. KPM tetap perlu memantau perkembangan pencairan karena penyaluran bantuan tidak selalu berlangsung serentak.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Umma_Na