JAKARTA - BPNT tahap 3 kembali menjadi perhatian setelah sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima saldo bantuan melalui rekening Bank BNI. Salah satu pencairan yang terpantau mencapai Rp600 ribu.
Informasi terbaru BPNT tahap 3 tersebut menyebut pencairan dilakukan secara bertahap kepada sejumlah KPM. Selain penerima dengan KKS lama, KKS baru juga dilaporkan sudah mendapatkan saldo bantuan.
Kabar pencairan ini tentu menjadi angin segar bagi KPM yang masih menunggu bantuan masuk. Namun, penerima yang belum mendapatkan saldo diminta tidak langsung panik karena proses penyaluran tidak dilakukan serentak.
Baca Juga: BPNT Tahap 3 2026 Belum Masuk? Cek Saldo KKS 25 Agustus untuk Kartu 2017-2021
KKS BNI Mulai Terima Rp600 Ribu
Dalam pembaruan pencairan yang dibagikan, BPNT tahap 3 melalui Bank BNI terpantau sudah masuk ke salah satu KPM dengan nominal Rp600 ribu.
Pencairan dengan nominal serupa juga dilaporkan terjadi pada KKS baru milik KPM. Artinya, sebagian penerima yang sebelumnya masih menunggu saldo kini mulai mendapatkan bantuan.
Selain itu, KKS BPNT terbitan 2021 untuk wilayah Bandung juga disebut telah menerima pencairan Rp600 ribu.
Meski demikian, informasi tersebut merupakan laporan pencairan dari penerima tertentu. KPM lainnya tetap perlu melakukan pengecekan saldo secara berkala karena waktu masuknya bantuan dapat berbeda.
PKH Tahap 3 BRI dan BNI Ikut Cair
Tidak hanya BPNT, bantuan PKH tahap 3 juga mulai dilaporkan masuk ke rekening sejumlah penerima.
Salah satu KPM pengguna Bank BRI disebut menerima PKH tahap 3 dengan nominal Rp1,8 juta. Besaran bantuan PKH dapat berbeda antara satu penerima dan lainnya karena disesuaikan dengan komponen penerima yang tercatat.
Sementara itu, pencairan PKH melalui Bank BNI juga terpantau masuk kepada KPM di Kota Sigi dengan nominal Rp1 juta.
Pencairan tersebut memperlihatkan bahwa proses penyaluran bantuan sosial masih berjalan secara bertahap. Karena itu, KPM yang belum menerima bantuan pada saat pengecekan tidak otomatis berarti gagal mendapatkan pencairan.
PIP KIP 2026 Juga Mulai Dicairkan
Selain BPNT dan PKH, informasi mengenai bantuan pendidikan juga menjadi perhatian. PIP KIP nominasi 2026 bagi penerima yang melakukan aktivasi pada Juni disebut mulai dicairkan secara bertahap pada Agustus.
Penerima yang termasuk dalam nominasi dapat melakukan pengecekan sesuai mekanisme yang berlaku untuk memastikan status dan pencairan bantuan.
KPM juga disarankan tidak terlalu sering melakukan pengecekan rekening. Saldo cukup dipantau satu atau dua kali dalam sehari. Pengecekan setiap jam tidak akan mempercepat proses penyaluran.
Baca Juga: Cek Saldo KKS BPNT 25 Agustus 2026: Kartu 2017, 2018, dan 2021 Masih Kosong
Pastikan KKS dan Data Tetap Aktif
Bagi penerima yang belum mendapatkan BPNT tahap 3, hal penting yang perlu diperhatikan adalah status kepesertaan. Penerima harus masih tercatat aktif dalam Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).
Kondisi rekening KKS juga perlu dipastikan tidak bermasalah. Rekening pasif, kartu rusak, maupun ketidaksesuaian data berpotensi menghambat masuknya saldo bantuan.
Apabila ditemukan masalah, KPM dapat melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk mengetahui penyebab bantuan belum masuk.
Dengan pencairan yang dilakukan bertahap, KPM yang sudah menerima bantuan dapat memanfaatkan dana sesuai kebutuhan. Sementara penerima yang masih menunggu diharapkan tetap bersabar dan memantau informasi secara berkala.
Pencairan BPNT tahap 3 melalui BNI yang mulai terpantau menjadi perkembangan terbaru. Namun, jadwal pencairan setiap KPM dapat berbeda sehingga hasil pengecekan satu penerima tidak dapat dijadikan kepastian bagi penerima lainnya.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Bungkas Wae