Cara Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang, Ini Dokumennya

Cecilia Dzakira Pasha • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB
Peserta yang gagal mencairkan JHT lewat layanan digital dapat mengajukan klaim langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta yang gagal mencairkan JHT lewat layanan digital dapat mengajukan klaim langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

JAKARTA - Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang gagal mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) melalui aplikasi JMO atau Lapak Asik masih dapat mengajukan klaim secara langsung di kantor cabang. Prosesnya dimulai dengan membawa sejumlah dokumen, mengisi formulir, mengambil nomor antrean, hingga menjalani wawancara dan verifikasi oleh petugas.

Informasi mengenai pencairan JHT secara langsung di kantor cabang tersebut disampaikan melalui sebuah video yang membahas permintaan peserta terkait tata cara klaim setelah mengalami kendala melalui layanan digital.

Peserta yang ingin mengajukan pencairan di kantor cabang terlebih dahulu perlu mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Sebelum datang, sejumlah dokumen persyaratan perlu dipersiapkan agar proses pengajuan tidak harus dilakukan berulang kali.

Baca Juga: Embung Jatimalang Menyusut akibat Kemarau, Pemancing Justru Bisa Jangkau Spot Ikan Lebih Dekat

Dokumen yang disebut perlu dibawa antara lain KPJ asli dan fotokopi, KTP asli dan fotokopi, Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi, serta paklaring asli dan fotokopi.

Selain itu, peserta juga perlu membawa buku tabungan atau buku rekening atas nama peserta yang mengajukan pencairan. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa peserta dengan saldo di atas batas tertentu perlu membawa NPWP.

Setelah seluruh dokumen disiapkan, peserta dapat datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Petugas kemudian akan memberikan formulir pengajuan pembayaran JHT yang perlu diisi oleh peserta.

Baca Juga: Volume Penumpang Bus di Terminal Patria Blitar Naik saat Libur Panjang, Surabaya Jadi Tujuan Favorit

Pengisian formulir menjadi salah satu tahap awal sebelum peserta melanjutkan proses klaim. Setelah formulir selesai diisi, peserta mengambil nomor antrean dan menunggu hingga nomor tersebut dipanggil.

Tahap berikutnya adalah wawancara dan verifikasi dokumen. Peserta akan dipanggil sesuai urutan nomor antrean untuk menjalani proses tersebut bersama petugas BPJS Ketenagakerjaan.

Pada tahap verifikasi, dokumen yang sebelumnya dibawa peserta akan diperiksa oleh petugas. Proses ini menjadi bagian penting dalam pengajuan pencairan saldo JHT secara langsung di kantor cabang.

Setelah proses wawancara dan verifikasi selesai, peserta akan menerima tanda terima. Selanjutnya, peserta dapat meninggalkan kantor cabang dan menunggu saldo JHT masuk ke rekening yang telah didaftarkan.

Dalam video tersebut disebutkan, saldo diperkirakan masuk ke rekening sekitar tiga hari kerja setelah proses pengajuan di kantor cabang selesai.

Cara ini dapat menjadi pilihan bagi peserta yang mengalami kegagalan saat melakukan klaim melalui layanan digital. Dengan datang langsung ke kantor cabang, peserta dapat menjalani proses verifikasi dokumen dan wawancara bersama petugas.

Baca Juga: Honda Jazz 2016 Bekas Masih Mahal, Ini Alasan Harganya Sulit Turun

Namun, peserta tetap perlu memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan sudah dibawa sebelum datang ke kantor cabang. Dokumen yang tidak lengkap berpotensi membuat peserta harus kembali melengkapi persyaratan.

Bagi peserta yang sedang mengurus pencairan saldo JHT, persiapan dokumen menjadi langkah penting sebelum mengambil nomor antrean. Setelah seluruh tahapan di kantor cabang selesai, peserta tinggal menunggu proses pencairan hingga dana masuk ke rekening atas nama peserta.

 

Editor : Cecilia Dzakira Pasha
Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Saldo JHT Klaim JHT Kantor Cabang BPJS BPJS Ketenagakerjaan