JAKARTA - Sebanyak 11 jenderal baru Polri mendapatkan penugasan di sejumlah jabatan strategis setelah mutasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Perubahan posisi tersebut mencakup jabatan di polda, Mabes Polri, hingga lembaga pendidikan kepolisian.
Salah satu nama yang menonjol dalam daftar tersebut adalah Komisaris Polisi Iwan Saktiadi. Sebelumnya menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Iwan kini dipercaya sebagai Wakapolda Banten. Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian 1998 dan menggantikan Brigjen Pol Hendra Wirawan.
Mutasi tersebut tidak hanya mengubah posisi Iwan Saktiadi. Sepuluh perwira lainnya juga mendapat jabatan baru dengan tanggung jawab berbeda di lingkungan Polri.
Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara
Daftar perwira yang mendapat jabatan baru
Komisaris Polisi Raden Romdon menjadi salah satu perwira yang mendapat penugasan baru. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Irbit Jemenopsal 2 Itwin 4 Idwsun Polri. Kini, ia dipercaya menjadi Wakil Kepala Bidang Akademik STIK Lemdiklat Polri.
Raden Romdon merupakan alumnus Akpol 1997. Dalam jabatan tersebut, ia menggantikan Brigjen Pol Irving Jaya.
Selanjutnya ada Komisaris Polisi Bambang Wijanarko. Ia sebelumnya menjabat Karo Ops Polda Sulawesi Selatan. Jabatan barunya adalah Dosen Utama Kepolisian Tingkat II STIK Lemdiklat Polri. Bambang merupakan alumnus Akpol 1995 dan menggantikan Brigjen Pol Iwayan Suparta.
Komisaris Polisi Harry Dian Widiharto juga masuk dalam daftar. Sebelumnya ia menjabat Kabag Prod pada Divisi Hubungan Internasional Polri. Kini, ia mendapat posisi sebagai Widyaiswara Utama Kepolisian Tingkat II SESP DKL Polri.
Harry merupakan alumnus Akpol 1996 dan menggantikan Brigjen Pol Abi Nursetianto.
Komisaris Polisi Semi Roni Tabah sebelumnya menjabat Wakapolda Papua Barat Daya. Dalam penugasan baru, ia menjadi Widyaiswara Utama Kepolisian Tingkat II SESPM Diklat Polri. Alumni Akpol 1995 tersebut menggantikan Brigjen Pol Arif Budiman.
Sementara itu, Komisaris Polisi Dedy Furi Milewa berpindah dari posisi Dirsa Mapta Polda Nusa Tenggara Barat menjadi Kabaksel Banjar Kolpor Airut Baharkam Polri. Ia merupakan alumnus Akpol 2000 dan menggantikan Brigjen Pol Dedi Tabrani.
Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara
Mutasi menyasar berbagai bidang
Komisaris Polisi Susilo Setiawan sebelumnya bertugas sebagai Karorena Polda Nusa Tenggara Barat. Ia kini menjadi Karorena Polda Kalimantan Tengah. Susilo merupakan alumnus Akpol 1999 dan menggantikan Brigjen Pol Andreas Wayan Wisaksono.
Kemudian ada Komisaris Polisi Leo Andi Gunawan. Jabatan sebelumnya adalah Kabakdam Keman Romy Sinter Div Hu Binter Polri. Ia kini ditugaskan sebagai penerjemah Polri Madya Tingkat I pada Hoof Minter Polri, menggantikan Brigjen Pol Dani Hernando.
Komisaris Polisi Yudi Wiratama sebelumnya menjabat Manajer Pengadaan Barang dan Jasa Polri Madya Tingkat II Slok Polri. Ia kini dipercaya sebagai Karolok Polda Maluku. Yudi merupakan alumnus Akpol 1998 dan menggantikan Brigjen Pol Doni Setiawan.
Berikutnya, Komisaris Polisi Muhammad Ali Kadafi mendapat posisi sebagai Karo Ops Polda Aceh. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Analis Kebijakan Media Bidang Ekonomi Baintelkam Polri. Muhammad Ali Kadafi merupakan alumnus Akpol 1996 dan menggantikan Brigjen Pol Harry Heriandi.
Nama terakhir dalam daftar tersebut adalah Komisaris Polisi Kingkin Winisuda. Sebelumnya, ia menjabat Kasubdit Audit dan Inspeksi Direktorat Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Polri.
Kini, Kingkin dipercaya menjadi Widyaiswara Polri Madya Tingkat I SES PIMT SES Pimlem Lemdiklat Polri. Ia merupakan alumnus Akpol 1996 dan menggantikan Brigjen Pol Agus Triatmaja.
Rangkaian perubahan tersebut membuat 11 perwira mendapat tanggung jawab baru di berbagai bidang. Penugasan mencakup posisi operasional di kepolisian daerah, jabatan pendidikan, hingga sejumlah fungsi di lingkungan Mabes Polri.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : JEJAK PRAJURIT