Mutasi Polri, Roycke Harry Langie Jadi Astama Ops dan Yudhiawan Pimpin Polda Sulut

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:15 WIB
Mutasi Polri mengubah sejumlah jabatan strategis, termasuk Roycke Harry Langie sebagai Astama Ops dan Yudhiawan sebagai Kapolda Sulut. (PINTEREST)
Mutasi Polri mengubah sejumlah jabatan strategis, termasuk Roycke Harry Langie sebagai Astama Ops dan Yudhiawan sebagai Kapolda Sulut. (SC YOUTUBE)

MANADO - Mutasi Polri kembali menyasar sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan kepolisian daerah. Salah satu perubahan penting terjadi pada posisi Asisten Utama Operasi Kapolri atau Astama Ops. Komjen Pol Muhammad Fadil Imran dipindahkan menjadi Pati Mabes Polri dalam rangka persiapan pensiun.

Posisi Astama Ops kemudian diisi Irjen Pol Roycke Harry Langie. Sebelumnya, Roycke Harry Langie menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara.

Pergantian tersebut sekaligus membuat posisi Kapolda Sulut mengalami perubahan. Jabatan itu kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Yudhiawan Wibisono yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri.

Rangkaian rotasi tersebut menjadi bagian dari perubahan sejumlah jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tidak hanya di tingkat Mabes Polri, pergeseran juga mencakup beberapa posisi strategis di kepolisian daerah.

Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara

Sejumlah Jabatan Strategis Berubah

Selain Astama Ops, posisi Asisten SDM Kapolri juga mengalami pergantian. Jabatan tersebut kini diisi Irjen Pol Jawari.

Sebelumnya, Jawari menjabat sebagai Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri. Ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia.

Perubahan berikutnya terjadi pada posisi Koordinator Staf Ahli Kapolri atau Korsahli. Jabatan tersebut kini diisi Irjen Pol Ruslan Ependi.

Ruslan sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Kapolri bidang Sosial Politik. Perpindahan jabatan itu menjadi bagian lain dari rotasi personel dalam struktur pimpinan Polri.

Sementara itu, perubahan jabatan di wilayah juga berlangsung setelah Roycke Harry Langie mendapat tugas baru sebagai Astama Ops.

Posisi Kapolda Sulut kemudian diisi Brigjen Pol Yudhiawan Wibisono. Sebelum mendapat kepercayaan tersebut, Yudhiawan bertugas sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal pada Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Baca Juga: Waspada Jambret dan Curanmor, Polisi Imbau Warga Hindari Main Ponsel saat Berkendara

Rotasi Merambah Papua dan Riau

Perubahan jabatan juga terjadi di wilayah Papua Barat Daya. Irjen Pol Henki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau kini dipercaya sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Perpindahan tersebut membuat posisi Wakapolda Riau ikut mengalami pergantian. Jabatan tersebut selanjutnya diisi Brigjen Pol K. Rahmadi.

Sebelumnya, K. Rahmadi menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo. Ia kemudian mendapatkan tugas baru sebagai Wakapolda Riau dalam rangkaian rotasi tersebut.

Selain jajaran pimpinan kewilayahan, perubahan juga menyentuh Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mendapat penugasan sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I pada Bareskrim Polri. Penempatan tersebut menambah daftar perwira yang memperoleh tugas baru dalam rangkaian mutasi.

Rotasi jabatan tersebut disebut menjadi bagian dari dinamika organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Penempatan personel pada jabatan baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi.

Dengan perubahan tersebut, sejumlah posisi strategis di Mabes Polri dan wilayah kini ditempati pejabat baru. Pergeseran paling menonjol di wilayah Sulawesi Utara adalah perpindahan Roycke Harry Langie dari Kapolda Sulut ke Astama Ops, sekaligus masuknya Brigjen Pol Yudhiawan Wibisono sebagai Kapolda Sulut.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Kompas.com
mutasi Polri Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Yudhiawan Wibisono Astama Ops