MANADO - Mutasi Polri terbaru membawa perubahan pada sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pergantian tersebut mencakup perwira tinggi dan perwira menengah, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga sejumlah kepolisian daerah.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah posisi Kapolda Sulawesi Utara. Dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/1877/8/K/2026, Irjen Pol Roy Harry Langi yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulut tercantum mendapat penugasan sebagai Asosiasi Staf Utama Kapolri.
Posisi Kapolda Sulut kemudian ditempati Brigjen Pol Yudo Hermanto. Sebelumnya, Yudo Hermanto tercatat sebagai Karopaminal Divpropam Polri.
Telegram tersebut berisi pengukuhan, pemberhentian dari jabatan, serta pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Sejumlah perwira tercantum memperoleh posisi baru, sementara sebagian lainnya ditempatkan sebagai pati dalam rangka pensiun.
Perubahan juga terjadi pada sejumlah posisi strategis di tingkat pusat. Komjen Pol Fadil Imran yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri tercantum menjadi pati Stama Ops Polri dalam rangka pensiun.
Kemudian, Irjen Pol Andi Rian R Djayadi yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Lemdiklat Polri menjadi Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
Sementara Irjen Pol Rajosef Wihastono Yoga Pranoto yang sebelumnya menjabat Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri mendapat posisi sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri.
Baca Juga: Rumah Warga Bence Garum Ludes Terbakar Saat Ditinggal Bekerja, BPKB dan Ijazah Ikut Jadi Abu
Perubahan di Sejumlah Polda
Rotasi dalam telegram tersebut juga menyentuh sejumlah kepolisian daerah. Irjen Pol Yulius Audio Sony Lateweru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya tercantum menjadi Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Jabatan Kapolda Papua Barat Daya kemudian tercantum ditempati Brigjen Pol Henki Haryadi. Sebelumnya, Henki Haryadi menjabat Wakapolda Riau.
Perubahan berikutnya terjadi di Polda Riau. Brigjen Pol Simpson Z Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo tercantum menjadi Wakapolda Riau.
Di wilayah Maluku Utara, Brigjen Pol Steven Malia Napiun yang sebelumnya menjabat Wakapolda Maluku Utara mendapat penugasan sebagai Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Sementara Brigjen Polat Haryadi yang sebelumnya tercatat sebagai Widya Iswara Madya Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakapolda Maluku Utara.
Pergantian juga tercatat di Sulawesi Utara. Brigjen Pol Awi Setiono yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulut menjadi Widya Iswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Dalam daftar tersebut, posisi Wakapolda Sulut kemudian tercantum ditempati perwira yang sebelumnya bertugas sebagai pati di lingkungan Kapolri.
Sejumlah Pati Masuk Daftar Rotasi
Selain jabatan kewilayahan, mutasi Polri tersebut mencakup sejumlah posisi di lingkungan Mabes Polri dan lembaga pendidikan.
Irjen Pol Ruslan Eendi yang sebelumnya menjabat Sahli Sospol Kapolri tercantum menjadi Koorsahli Kapolri. Adapun dr. Harry Rudolf Nahak yang sebelumnya menjabat Koorsahli Kapolri menjadi Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.
Di Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mendapat posisi sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
Sejumlah perwira lain juga tercantum mengalami perubahan jabatan. Brigjen Pol Erwin Kurniawan, misalnya, sebelumnya menjabat Karo Binopsnal Baharkam Polri dan kemudian menjadi Dosen Kepolisian Utama Tingkat II Akpol Lemdiklat Polri.
Baca Juga: Rumah Warga Bence Garum Ludes Terbakar Saat Ditinggal Bekerja, BPKB dan Ijazah Ikut Jadi Abu
Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Maharan yang sebelumnya tercatat sebagai Pati Itwasum Polri menjadi Pati Yanma Polri. Sementara Brigjen Pol Andra Sukma Kumara yang sebelumnya merupakan Pati Bareskrim Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri.
Telegram tersebut juga mencantumkan sejumlah pamen yang menjadi pati di satuan kerja masing-masing. Di antaranya Brigjen Pol Sugiarto menjadi Pati SSDM Polri, Brigjen Pol Muliono menjadi Pati Baintelkam Polri, serta Brigjen Pol Abdul Hasyim menjadi Pati Bareskrim Polri.
Dengan demikian, mutasi Polri dalam telegram tersebut tidak hanya berkaitan dengan pergantian Kapolda Sulut. Rotasi mencakup berbagai jabatan di tingkat pusat, kewilayahan, pendidikan, sumber daya manusia, hingga Bareskrim Polri.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Tribunnews Manado