Mutasi Polri Geser Sejumlah Pejabat Strategis, Ini Daftar Jabatan yang Berubah

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 15:45 WIB
Mutasi Polri menggeser sejumlah pejabat strategis di Mabes Polri dan Polda, termasuk Astama Ops, Kapolda Sulut, Kapolda Papua Barat Daya dan Bareskrim. (PINTEREST)
Mutasi Polri menggeser sejumlah pejabat strategis di Mabes Polri dan Polda, termasuk Astama Ops, Kapolda Sulut, Kapolda Papua Barat Daya dan Bareskrim. (PINTEREST)

JAKARTA - Mutasi Polri kembali mengubah sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri dan kepolisian daerah. Perubahan tersebut mencakup posisi Astama Ops, Asisten Kapolri Bidang SDM, Korsahli, Kapolda Sulawesi Utara, Kapolda Papua Barat Daya, Wakapolda Riau, hingga jajaran Bareskrim Polri.

Salah satu pergantian yang menjadi sorotan terjadi pada jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi atau Astama Ops. Komisaris Jenderal Polisi Muhammad Fadil Imran dipindahkan menjadi Perwira Tinggi (Pati) pada bidang Operasi untuk persiapan memasuki masa pensiun.

Jabatan Astama Ops selanjutnya dipercayakan kepada Inspektur Jenderal Polisi Roycke Harry Langie. Sebelum mendapat tugas tersebut, Roycke merupakan Kapolda Sulawesi Utara.

Perubahan jabatan di tingkat Mabes Polri juga terjadi pada posisi Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. Jabatan itu kini diemban Inspektur Jenderal Polisi Jawari.

Sebelum ditunjuk sebagai Asisten Kapolri Bidang SDM, Jawari bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama di Sespim Lemdiklat Polri. Perpindahan tersebut menjadi salah satu bagian dari penataan posisi strategis dalam tubuh Polri.

Selain itu, posisi Koordinator Staf Ahli Kapolri atau Korsahli juga mengalami pergantian. Inspektur Jenderal Polisi Ruslan Ependi kini dipercaya mengisi jabatan tersebut.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Blitar Melesat hingga Rp 75 Ribu per Kilo, Pedagang Sebut Kemarau Jadi Biang Ke

Ruslan sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik. Dengan perpindahan tersebut, ia mendapat tanggung jawab baru dalam jajaran staf ahli Kapolri.

Kapolda Sulawesi Utara Berganti

Perubahan di Mabes Polri turut berdampak pada jajaran Polda Sulawesi Utara. Setelah Roycke Harry Langie mendapat penugasan sebagai Astama Ops, posisi Kapolda Sulawesi Utara kemudian diisi Brigadir Jenderal Polisi Yudo Nugroho.

Yudo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Divisi Propam Polri. Penunjukan tersebut membuat terjadi pergantian kepemimpinan di Polda Sulawesi Utara.

Rotasi juga terjadi di wilayah Papua Barat Daya. Inspektur Jenderal Polisi Henki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau mendapat penugasan sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Perubahan posisi Henki kemudian diikuti pergantian Wakapolda Riau. Jabatan tersebut kini ditempati Brigadir Jenderal Polisi Simpson Pulungan.

Sebelumnya, Simpson Pulungan menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo. Perpindahan tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian mutasi dan rotasi personel Polri.

Eko Hadi Santoso Masuk Jajaran Bareskrim

Penataan personel juga menyentuh Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri. Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso ditunjuk sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I di Bareskrim Polri.

Rangkaian perubahan jabatan tersebut disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Penempatan anggota pada jabatan baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi personel, serta tantangan yang dihadapi.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Blitar Melesat hingga Rp 75 Ribu per Kilo, Pedagang Sebut Kemarau Jadi Biang Ke

Mutasi Polri dalam rangkaian ini tidak hanya menyasar jajaran pusat, tetapi juga sejumlah posisi penting di kepolisian daerah. Perubahan tersebut berlangsung pada beberapa tingkatan, mulai dari pejabat Mabes Polri hingga pimpinan Polda.

Penataan jabatan sekaligus membuat sejumlah personel mendapatkan tanggung jawab baru. Mereka sebelumnya menduduki posisi berbeda sebelum dipercaya menjalankan tugas di jabatan yang baru.

Dalam keterangan yang disampaikan, penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kompetensi. Tantangan yang dihadapi institusi juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penugasan.

Dengan adanya rotasi tersebut, sejumlah posisi strategis kini mengalami perubahan. Pergantian mencakup jajaran operasional, sumber daya manusia, staf ahli, pimpinan Polda, hingga Bareskrim Polri.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Kompascom Reporter on Location
mutasi Polri Polda Sulawesi Utara bareskrim polri Listyo Sigit Prabowo mabes polri