BLITAR KAWENTAR – Kementerian ATR/BPN menyiapkan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan RDTR dalam jumlah besar sekaligus mendukung percepatan perizinan berusaha.
Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan mengatakan, kapasitas akademik perguruan tinggi dapat membantu memperluas kemampuan penyelesaian RDTR. Berdasarkan data per 8 September 2026, sebanyak 572 RDTR telah terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS) dan mendukung penerbitan 751.364 konfirmasi KKPR pada Agustus 2026. Semakin banyak RDTR terintegrasi OSS, peluang percepatan proses perizinan juga semakin besar.
Dirjen Tata Ruang Suyus Windayana menyebut target penyelesaian RDTR 2026-2028 mencapai 1.703 RDTR, dengan 500 RDTR ditargetkan selesai pada 2026. Melalui kolaborasi perguruan tinggi, ditargetkan 62 paket dengan volume 145 RDTR di 18 provinsi dapat diselesaikan. Dari 40 perguruan tinggi yang diminta kesediaannya, sebanyak 38 telah menyatakan siap, terdiri dari 20 PTN dan 18 PTS.
Editor : Rangga Rizki SaputraSumber : atr bpn