Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Tegaskan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan dan menegaskan defisit APBN tetap di bawah 3 persen serta efisiensi anggaran terus dilanjutkan.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan dan menegaskan defisit APBN tetap di bawah 3 persen serta efisiensi anggaran terus dilanjutkan.

 JAKARTA - Suahasil Nazara resmi menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dalam sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029. Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Suahasil langsung menegaskan sejumlah prioritas, mulai dari menjaga kesehatan APBN, mempertahankan defisit di bawah 3 persen terhadap PDB, hingga meningkatkan kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

Suahasil mengatakan tugas utama yang diberikan kepadanya adalah menjaga keuangan negara agar APBN tetap mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Ia juga menekankan bahwa pergantian menteri tidak berarti seluruh pekerjaan Kementerian Keuangan berubah. Menurutnya, tugas yang sudah berjalan akan dilanjutkan dengan pengelolaan yang lebih baik.

Baca Juga: Kastrasi Gratis Kucing di Blitar Sasar 50 Ekor, Populasi Tembus 1.209 dan Kucing Liar Jadi Perhatian

Suahasil Nazara Pastikan Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Dalam pernyataannya seusai pelantikan, Suahasil menegaskan bahwa pemerintah akan mempertahankan defisit anggaran di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB.

"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," kata Suahasil.

Ia menjelaskan, APBN harus tetap sehat sekaligus kredibel. Artinya, anggaran negara tidak hanya digunakan untuk membiayai program pemerintah, tetapi juga harus mampu mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia.

Suahasil menyebut APBN harus dapat mendukung program-program prioritas pemerintah. Karena itu, pengelolaan keuangan negara perlu dilakukan secara hati-hati agar berbagai program tersebut dapat berjalan tanpa mengabaikan kesehatan fiskal.

Baca Juga: Konsultan Pengawas Pasar Pahing Disorot DPRD Kota Blitar, Dinilai Kurang Maksimal

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya. Menurutnya, kredibilitas APBN tidak hanya berkaitan dengan angka-angka keuangan, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaannya.

Efisiensi Bukan Sekadar Memotong Anggaran

Salah satu agenda yang akan dilanjutkan Suahasil adalah efisiensi anggaran. Namun, ia memberikan penekanan bahwa efisiensi tidak identik dengan sekadar mengurangi belanja pemerintah.

"Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja," ujarnya.

Menurut Suahasil, efisiensi berarti menggunakan anggaran yang tersedia untuk menghasilkan output maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan APBN terdiri atas penerimaan, belanja, dan pembiayaan. Pada sisi belanja, pemerintah harus terus mencari cara agar setiap pengeluaran menghasilkan keluaran sesuai dengan target yang telah direncanakan.

Baca Juga: Pasar Pahing Kota Blitar Sudah 100 Persen, Tapi Belum Bisa Diserahterimakan

Dengan pendekatan tersebut, efisiensi diharapkan tidak mengurangi manfaat program pemerintah. Sebaliknya, anggaran yang tersedia harus diarahkan agar menghasilkan manfaat sebesar mungkin bagi masyarakat.

Suahasil Sebut Pergantian Menteri sebagai Kelanjutan Pekerjaan

Suahasil mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan sebelum pelantikan. Ia mengatakan proses tersebut baru disampaikan kepadanya pada pagi hari sebelum kemudian menghadap Presiden.

Baca Juga: Vivo Y17 8/256 Rp600 Ribuan Ternyata Cuma 4/64 GB, Ini Hasil Ceknya

Ia juga mengungkapkan belum berkomunikasi langsung dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yuris Sadewa, pada hari pelantikan. Meski demikian, Suahasil memastikan koordinasi untuk proses transisi tetap akan dilakukan.

"Transisi saya pasti harus kita koordinasikan dengan baik," katanya.

Setelah pelantikan, Suahasil langsung kembali ke Kementerian Keuangan dan meminta jajaran kementerian melanjutkan pekerjaan seperti biasa.

Ia juga menyinggung penguatan penindakan terhadap berbagai kegiatan ilegal. Menurutnya, penanganan barang ilegal tidak hanya berkaitan dengan rokok, tetapi juga berbagai bentuk kegiatan ilegal lainnya yang perlu ditindaklanjuti.

Suahasil turut menyampaikan apresiasi kepada sekitar 77.000 pegawai Kementerian Keuangan yang bekerja di seluruh Indonesia. Ia berharap seluruh jajaran tetap solid dalam menjalankan fungsi kementerian untuk menjaga keuangan negara, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas.

Dengan sejumlah pesan tersebut, Suahasil memasuki masa tugas barunya dengan fokus pada kesinambungan kebijakan fiskal. Menjaga defisit tetap di bawah 3 persen, mempertahankan kredibilitas APBN, serta meningkatkan efektivitas belanja menjadi bagian penting dari agenda yang disampaikannya setelah dilantik.

Kontan TV (YouTube)

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
suahasil nazara menkeu terbaru defisit negara