Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:28 WIB
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan dan menegaskan APBN harus sehat, kredibel, serta mendukung program prioritas pemerintah. (SC INSTAGRAM)
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan dan menegaskan APBN harus sehat, kredibel, serta mendukung program prioritas pemerintah. (SC INSTAGRAM)

JAKARTA - Suahasil Nazara resmi diangkat sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan.

Dalam keputusan yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Prof. Suahasil Nazara, PhD ditetapkan sebagai Menteri Keuangan untuk melanjutkan masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Setelah pembacaan keputusan presiden, Suahasil Nazara mengikuti pengambilan sumpah janji jabatan yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam prosesi tersebut, Suahasil menyatakan kesediaannya menjalankan sumpah berdasarkan agama Kristen Protestan.

Dalam sumpahnya, Suahasil berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya.

Baca Juga: Verifikasi Akun Sentuh Tanahku, Ada Tahapan Cek Wajah dan Tanda Tangan Online

Ia juga berjanji menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, serta penuh rasa tanggung jawab demi dharma bakti kepada bangsa dan negara.

Setelah pengambilan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara jabatan Menteri Keuangan. Presiden kemudian memberikan ucapan selamat kepada Suahasil yang diikuti Wakil Presiden dan para undangan.

Usai pelantikan, Suahasil menyampaikan bahwa pengangkatannya merupakan bentuk kepercayaan dari Presiden dan Negara Republik Indonesia. Ia mengaku berterima kasih atas kepercayaan tersebut dan berharap dapat menjalankan amanah yang diberikan.

"Tadi kita telah mengikuti acara pelantikan dan Bapak Presiden tadi melantik saya sebagai Menteri Keuangan pada kabinet merah putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029," kata Suahasil kepada awak media.

Ia mengatakan arahan Presiden berkaitan dengan tugas barunya adalah menjaga keuangan negara. Menurut Suahasil, kesehatan dan kredibilitas keuangan negara menjadi hal yang harus dipertahankan.

"Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujarnya.

Suahasil menekankan bahwa APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus mampu menjalankan berbagai program prioritas pemerintah. Karena itu, ia menyebut APBN harus sehat sekaligus kredibel agar dapat dipercaya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan selama ini telah bekerja keras. Ke depan, pekerjaan tersebut akan dilanjutkan dengan menjaga keuangan negara melalui APBN yang dapat mendukung pertumbuhan sekaligus stabilitas ekonomi Indonesia.

Terkait perubahan di Kementerian Keuangan, termasuk pembahasan mengenai cukai dan pajak, Suahasil mengatakan pihaknya akan melihat keputusan serta perkembangan selanjutnya. Ia menyebut penguatan keuangan negara menjadi bagian dari tujuan yang akan dilanjutkan.

Suahasil juga memastikan defisit APBN akan tetap berada di bawah 3 persen. Ia menegaskan prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel dan dapat dipercaya.

Selain pengelolaan APBN, Suahasil menyoroti pentingnya komunikasi publik. Ia mengatakan pemerintah perlu memastikan pelaksanaan APBN mendukung program prioritas nasional yang telah mendapatkan arahan dari Presiden maupun kabinet.

Baca Juga: Verifikasi Akun Sentuh Tanahku, Ada Tahapan Cek Wajah dan Tanda Tangan Online

Mengenai proses pergantian Menteri Keuangan, Suahasil memastikan koordinasi akan dilakukan agar masa transisi berjalan dengan baik. Setelah pelantikan, ia menyatakan akan kembali ke Kementerian Keuangan dan melanjutkan pekerjaan seperti biasa.

Ia juga menyinggung efisiensi dalam pengelolaan APBN. Menurutnya, efisiensi tidak sekadar berarti memangkas belanja. Efisiensi harus dilihat dari kemampuan menggunakan anggaran yang tersedia untuk menghasilkan keluaran maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Efisiensi itu bukan hanya sekedar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal," kata Suahasil.

Ia menilai pergantian posisi tersebut bukan semata-mata sebagai perubahan, melainkan kelanjutan pekerjaan dalam menjaga keuangan negara. Suahasil menegaskan dirinya selama ini juga berada di lingkungan Kementerian Keuangan sehingga akan melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan.

"Menurut saya ini bukan perubahan yang, apa ya, ini adalah kelanjutan aja," ujarnya.

Di akhir keterangannya, Suahasil meminta dukungan dari awak media dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
suahasil nazara Kabinet Merah Putih apbn keuangan negara menteri keuangan