JAKARTA - Suahasil Nazara dipercaya menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih.
Penunjukan Suahasil menjadi bagian dari reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Pergantian tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi Suahasil yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman cukup panjang di lingkungan Kementerian Keuangan.
Salah satu pengalaman pentingnya adalah saat menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan. Suahasil juga pernah menjadi anggota Dewan Ekonomi Nasional.
Setelah dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil langsung menyampaikan fokus yang menjadi arahan Presiden Prabowo. Ia mengatakan mendapat pesan untuk menjaga kesehatan serta kredibilitas keuangan negara.
Menurut Suahasil, kondisi APBN menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Anggaran negara harus tetap sehat agar mampu mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.
Baca Juga: Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Punya Tiga Pesan Penting dari Prabowo
“Jadi, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah,” kata Suahasil.
Ia menilai APBN tidak cukup hanya berada dalam kondisi sehat. Anggaran negara juga harus memiliki kredibilitas sehingga dapat dipercaya.
“APBN itu harus dapat dipercaya,” ujarnya.
Suahasil Bicara Pertumbuhan Ekonomi
Selain menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN, Suahasil menyebut anggaran negara harus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kementerian Keuangan, kata dia, akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah dilakukan untuk menjaga keuangan negara. APBN nantinya diharapkan dapat menjalankan fungsi untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.
“Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel,” ujar Suahasil.
Pernyataan tersebut menunjukkan fokus awal Suahasil setelah dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan. Ia menekankan pengelolaan APBN yang sehat dan kredibel sekaligus memastikan anggaran mendukung agenda pemerintah.
Suahasil juga memberikan penjelasan ketika ditanya mengenai batas defisit APBN. Ia memastikan defisit tetap berada di bawah 3 persen.
“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” kata Suahasil.
Ia kembali menegaskan bahwa APBN harus dijalankan secara kredibel. Menurutnya, prinsip tersebut juga perlu diterapkan dalam komunikasi publik pemerintah.
“Saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya,” ujarnya.
Suahasil mengatakan pelaksanaan APBN juga akan diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah. Dengan begitu, pengelolaan anggaran tidak hanya berkaitan dengan kondisi keuangan negara, tetapi juga bagaimana APBN menjalankan fungsi sesuai kebutuhan pemerintah.
Punya Latar Belakang Akademik
Sebelum memasuki dunia pemerintahan, Suahasil memiliki perjalanan panjang sebagai akademisi. Ia merupakan guru besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Pendidikan Suahasil juga memiliki latar belakang ekonomi. Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Indonesia, kemudian mendapatkan gelar master dari Cornell University.
Baca Juga: Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Punya Tiga Pesan Penting dari Prabowo
Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois. Latar belakang akademik tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan profesional Suahasil sebelum menjalani berbagai tugas di pemerintahan.
Pengalamannya kemudian berkembang melalui sejumlah posisi strategis. Selain menjadi Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal, ia juga pernah terlibat dalam Dewan Ekonomi Nasional.
Kini, Suahasil Nazara mendapat tanggung jawab sebagai Menteri Keuangan. Fokus yang disampaikannya setelah dilantik berkaitan dengan menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
Di sisi lain, ia memastikan defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen. APBN juga diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah serta membantu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia.
Dengan pengalaman di bidang akademik, kebijakan fiskal, dan pemerintahan, Suahasil kini berada di posisi yang memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan negara.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : KompasTV Lampung