Cara Merawat Cucak Ijo agar Gacor, Ini Stelan Harian dan Pakannya

Gita Dwi Nuraini • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:33 WIB
Cara merawat cucak ijo agar gacor dengan stelan harian, mulai dari mandi, jemur, EF, buah, voer hingga pemasteran.(Gemini AI)
Cara merawat cucak ijo agar gacor dengan stelan harian, mulai dari mandi, jemur, EF, buah, voer hingga pemasteran.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR - Cara merawat cucak ijo agar gacor perlu dilakukan secara rutin, terutama untuk menjaga kondisi fisik, birahi, dan kualitas suara burung. Cucak ijo dikenal memiliki warna bulu hijau yang khas serta kemampuan mengeluarkan beragam karakter suara, seperti ngebren, ngekek, nembak, hingga ngerol. Tak heran jika burung ini banyak diminati dan kerap diikutkan dalam perlombaan.

Selain memiliki postur yang menarik, cucak ijo juga membutuhkan perawatan yang konsisten agar tetap prima ketika dibawa ke arena lomba. Mulai dari mandi, penjemuran, pemberian pakan, extra fooding (EF), hingga pemasteran perlu diperhatikan dalam stelan hariannya.

Baca Juga: Budidaya Arwana Bekasi Punya 405 Indukan, Anakan Dipanen hingga Ekspor

Stelan Harian Cucak Ijo

Salah satu bagian penting dalam cara merawat cucak ijo agar gacor adalah menjaga rutinitas perawatan setiap hari. Pada pagi hari, burung dapat dimandikan terlebih dahulu.

Setelah mandi, cucak ijo diangin-anginkan di luar rumah selama sekitar 20 hingga 30 menit. Setelah itu, burung dapat dijemur pada sekitar pukul 08.00 sampai 10.00.

Waktu tersebut disebut sebagai salah satu waktu yang baik untuk melakukan penjemuran. Namun, selama proses penjemuran, cucak ijo sebaiknya tidak melihat burung sejenis maupun burung lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk membantu menjaga kondisi burung agar tidak mengalami birahi berlebihan.

Setelah penjemuran selesai, burung kembali diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Berikutnya, cucak ijo dapat dimaster menggunakan MP3.

Pemasteran dilakukan untuk melatih dan menambah kemampuan suara burung. Perawatan kemudian dilanjutkan pada sore hari.

Baca Juga: Stok Burung Kios JKJ Pramuka, Kacer hingga Kenari Dibanderol Promo

Pemberian Jangkrik dan Extra Fooding

Dalam perawatan harian, cucak ijo dapat diberikan jangkrik sebanyak tiga ekor melalui cepuk. Jangkrik disarankan tidak diberikan secara langsung kepada burung.

Menurut panduan dalam video, pemberian melalui cepuk dilakukan karena bagian kaki jangkrik yang tajam dikhawatirkan dapat melukai tenggorokan burung.

Pada sekitar pukul 15.00 atau 16.00, cucak ijo kembali diangin-anginkan di teras rumah. Setelah itu, burung dapat diberikan jangkrik atau jenis extra fooding lainnya.

EF yang dapat diberikan antara lain ulat Hongkong dan kroto. Meski demikian, pemberiannya perlu diperhatikan agar tidak berlebihan karena dalam video disebut dapat mengganggu kualitas dan performa cucak ijo.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Arwana di Bekasi, dari Pemijahan hingga Pembesaran

Pilihan Pakan untuk Cucak Ijo

Selain EF, pemberian buah juga menjadi bagian dari pola makan cucak ijo. Beberapa buah yang disebut dapat diberikan antara lain pepaya, apel, pir, pisang, dan tomat.

Pepaya disebut menjadi salah satu pilihan yang baik karena mudah dicerna dan mengandung vitamin C. Buah diberikan sebagai bagian dari kebutuhan pakan burung sehari-hari.

Selain buah, cucak ijo juga dapat diberikan voer sebagai pakan pelengkap. Dalam video, jenis voer yang disarankan memiliki kadar protein sedang, yakni sekitar 12 sampai 15 persen.

Voer tersebut berfungsi sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi, sementara kebutuhan lainnya dapat dipenuhi melalui buah dan EF.

Jenis EF yang Bisa Diberikan

Extra fooding untuk cucak ijo dapat berupa jangkrik, ulat Hongkong, kroto, belalang, ulat bambu, orong-orong, dan jenis pakan tambahan lainnya.

Pemberian EF ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung kondisi burung.

Dengan pola perawatan yang dilakukan secara konsisten, cucak ijo diharapkan tetap memiliki kondisi fisik yang baik serta mampu mempertahankan kualitas kicauannya. Namun, setiap burung dapat memiliki karakter dan kebutuhan perawatan yang berbeda sehingga pemilik tetap perlu memperhatikan respons burung terhadap setiap stelan yang diberikan.

 

Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : PINTEREST'
cucak ijo perawatan cucak ijo EF cucak ijo cara merawat cucak ijo agar gacor pakan cucak ijo