BLITARKAWENTAR - Stok burung pleci Pasar Pramuka kembali dipantau untuk melihat berbagai jenis pleci yang tersedia di kios Mas Rudi. Dalam video tersebut, sejumlah jenis pleci ditampilkan mulai dari pleci Papua, Dakbal atau Bali, Pacitan, Dakun Garut, Pesisir, hingga pleci Montanus dan Auri Panter. Masing-masing memiliki ciri fisik serta kisaran harga yang berbeda.
Pantauan dilakukan di Pasar Burung Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Selain menyediakan burung pleci untuk kebutuhan masteran, kios Mas Rudi juga melayani berbagai kebutuhan burung lainnya, termasuk burung untuk aviary. Pengiriman ke sejumlah daerah juga disebut tersedia, sementara transaksi jual beli dan tukar tambah burung dapat dilakukan melalui kios tersebut.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Channa agar Sehat, Perhatikan 7 Hal Ini
Beragam Jenis Pleci di Kios Mas Rudi
Dalam pantauan pertama, terdapat pleci Papua yang disebut memiliki harga sekitar Rp35 ribu per ekor. Kemudian ada pleci Dakbal atau yang disebut juga dengan beberapa nama berdasarkan daerah asalnya.
Pleci Dakbal dipatok sekitar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per ekor. Dalam video dijelaskan bahwa penyebutan pleci di sejumlah daerah terkadang berbeda, meskipun secara fisik memiliki kemiripan.
Selanjutnya terdapat pleci yang dikenal dengan sebutan pleci Pacitan. Jenis ini disebut mengalami kenaikan harga dibandingkan sebelumnya. Jika dahulu berada di kisaran Rp130 ribu hingga Rp150 ribu, dalam pantauan video harganya disebut sekitar Rp180 ribu per ekor.
Kenaikan harga tersebut disebut berkaitan dengan keberadaan stok yang semakin sulit ditemukan.
Pleci Dakun Garut Capai Jutaan Rupiah
Salah satu pleci yang menarik perhatian adalah pleci Dakun Garut. Menurut Mas Rudi, jenis ini termasuk sulit ditemukan sehingga harganya relatif tinggi.
Dalam video, harga bahan pleci Dakun Garut disebut mencapai sekitar Rp2,5 juta. Harga tersebut merupakan estimasi untuk burung bahan dan bukan harga burung yang sudah memiliki kualitas gacor atau spesifikasi tertentu.
Selain Dakun Garut, terdapat pula pleci Pesisir yang memiliki warna lebih cerah. Bagian kuning pada tubuhnya terlihat lebih tajam dengan kelopak mata yang disebut lebih tebal.
Untuk pleci Pesisir, kisaran harga yang disebut berada di sekitar Rp60 ribu per ekor. Jenis ini juga disebut dengan nama lain yang berkaitan dengan penyebutan berdasarkan habitat atau daerah asalnya.
Baca Juga: Budidaya Arwana Bekasi Punya 405 Indukan, Anakan Dipanen hingga Ekspor
Ada Pleci Malaysia hingga Bustomi
Stok burung pleci Pasar Pramuka di kios Mas Rudi juga mencakup pleci Malaysia. Jenis ini memiliki tampilan menarik dengan warna keemasan di bagian kepala.
Harga pleci tersebut disebut berada di kisaran Rp40 ribu per ekor.
Kemudian ada pleci Bustomi yang memiliki beberapa varian berdasarkan daerah asal. Dalam video disebutkan adanya Bustomi Sumatera serta beberapa jenis yang berasal dari Jawa.
Untuk Bustomi Sumatera, harga yang disebut saat pantauan berada di kisaran Rp50 ribu per ekor. Harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu.
Baca Juga: Cara Merawat Ikan Channa agar Sehat, Perhatikan 7 Hal Ini
Pleci Montanus dan Auri Panter
Jenis lainnya adalah pleci Montanus atau yang sering disebut pleci gunung. Dari sisi fisik, Montanus disebut memiliki ukuran tubuh lebih besar dibandingkan Bustomi.
Warna abu-abunya juga disebut lebih pucat. Untuk bagian mata, dalam video dijelaskan terdapat pembahasan mengenai Montanus dengan mata putih maupun mata cokelat.
Harga pleci Montanus berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per ekor.
Sementara itu, ada pula pleci Auri Panter yang disebut cukup jarang ditemukan. Kisaran harga terakhir yang disampaikan berada di sekitar Rp60 ribu, tetapi harga tersebut disebut sebagai patokan lama sehingga harga terbaru dapat berbeda.
Seluruh harga tersebut merupakan kisaran yang disampaikan dalam pantauan video dan dapat berubah mengikuti kondisi stok serta pasar. Bagi pencari burung pleci, informasi tersebut dapat menjadi gambaran mengenai jenis dan harga yang tersedia di kios Mas Rudi, Pasar Burung Pramuka.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest