BLITAR KAWENTAR - Klasemen medali Asian Games 2026 hingga Jumat, 25 September 2026, menempatkan Indonesia di posisi ke-17. Berdasarkan data dalam video, kontingen Indonesia telah mengoleksi 1 medali emas, 4 perak, dan 17 perunggu.
China masih berada di posisi teratas klasemen sementara dengan 85 emas, 30 perak, dan 20 perunggu. Jepang menempati posisi kedua dengan 22 emas, 36 perak, dan 39 perunggu, disusul Korea Selatan dengan 11 emas, 14 perak, dan 29 perunggu.
Sementara itu, Indonesia berada di bawah Chinese Taipei yang menempati posisi ke-16 dengan 1 emas, 5 perak, dan 12 perunggu.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos lewat HP, Ikuti Langkah Ini untuk Lihat Data NIK
Daftar Medali Indonesia
Satu-satunya emas Indonesia dalam daftar tersebut datang dari cabang olahraga badminton. Tim putra Indonesia berhasil meraih emas setelah mengalahkan China dengan skor 3-2.
Indonesia juga mengoleksi empat medali perak. Medali tersebut berasal dari cabang rowing, menembak, dan tekbal.
Pada rowing, medali perak diraih Ali Mardiansa dan Rafiq Yasir pada nomor men's double scull. Medali perak lainnya diraih Ihram, Rendy, Febrian, dan Memo pada nomor men's quadruple scull.
Sementara dari cabang menembak, tim Indonesia meraih perak pada nomor mixed team 100 meter air pistol. Adapun medali perak lainnya datang dari tekbal melalui Sumaya pada nomor women's single.
Baca Juga: Cek Desil Bansos lewat HP, Begini Cara Melihat Data Berdasarkan NIK
Perunggu Indonesia Datang dari Berbagai Cabang
Selain satu emas dan empat perak, Indonesia telah mengumpulkan 17 medali perunggu. Raihan tersebut tersebar di sejumlah cabang olahraga.
Dari sepak takraw, Indonesia memperoleh dua perunggu. Medali pertama diraih tim beregu putri, sedangkan satu lainnya diraih tim beregu putra.
Cabang sepeda gunung menyumbangkan perunggu melalui Feri Yudoyono pada nomor men's cross country. Sayu Bela Sukmadewi juga meraih perunggu pada nomor women's cross country.
Pada canoe sprint, Herlin Aprilin Lali meraih perunggu di nomor women's C1 200 meter. Sementara dari badminton, tim putri Indonesia turut menyumbangkan medali perunggu.
Cabang wushu juga menjadi salah satu penyumbang medali bagi Indonesia. Nama-nama yang tercatat antara lain Tania Kusuma Ningas, Fredy Sinaga, Bintang Rendra Nada Guitara, Euginia Diva Widodo, serta Seraf Naro Siregar.
Dari angkat besi, Lulu Diana Triwijaya meraih perunggu kelas 49 kg putri. Karate menyumbangkan dua perunggu melalui Agung Sanistiarani pada women's kumite 55 kg dan Laica Alhumaira Lubis pada women's kumite 68 kg.
Indonesia juga memperoleh perunggu dari mix martial art melalui Valencia Faira Hot Mauli pada women's modern MMA 54 kg. Cabang tekbal mencatatkan perunggu melalui Yoga Ardika Putra pada nomor men's single.
Sementara itu, soft tenis menyumbangkan perunggu melalui Fernando Sanger, Muhammad Falevi, Rizki Laluyan, Bagus Pradewo, dan Tio Hutaharu.
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos lewat HP, Cukup Masukkan NIK di Cek Bansos
China Memimpin Klasemen Medali
Dalam klasemen sementara, China berada di posisi pertama dengan total 135 medali, terdiri dari 85 emas, 30 perak, dan 20 perunggu.
Jepang berada di posisi kedua dengan 22 emas, 36 perak, dan 39 perunggu. Korea Selatan mengisi posisi ketiga dengan 11 emas, 14 perak, dan 29 perunggu.
Kazakhstan berada di peringkat keempat dengan 8 emas, 8 perak, dan 10 perunggu. Uzbekistan di posisi kelima dengan 6 emas, 15 perak, dan 8 perunggu. Iran berada di posisi keenam dengan 6 emas, 10 perak, dan 6 perunggu.
Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi dalam daftar, yakni peringkat ketujuh dengan 5 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Hong Kong berada di posisi kedelapan dengan 4 emas, 10 perak, dan 9 perunggu.
Korea Utara menempati posisi kesembilan dengan 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Bahrain berada di posisi ke-10 dengan 3 emas dan 2 perak.
Malaysia berada di peringkat ke-11 dengan 3 emas, 1 perak, dan 5 perunggu. India di posisi ke-12 dengan 2 emas, 8 perak, dan 9 perunggu.
Indonesia sendiri masih berada di peringkat ke-17 dengan total 22 medali, terdiri dari 1 emas, 4 perak, dan 17 perunggu.
Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest