Pendap Bengkulu Butuh 8 Jam Dimasak, Ini Rahasia di Balik Kuliner Tradisionalnya

Gita Dwi Nuraini • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 21:00 WIB
Pendap Bengkulu dikenal dengan ikan berbumbu rempah yang dibungkus daun talas dan dimasak hingga delapan jam.(Gemini AI)
Pendap Bengkulu dikenal dengan ikan berbumbu rempah yang dibungkus daun talas dan dimasak hingga delapan jam.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTARAN - Pendap Bengkulu merupakan kuliner tradisional yang menarik perhatian karena proses pembuatannya tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Hidangan berbahan ikan ini dibungkus menggunakan daun talas bersama bumbu rempah, kemudian dimasak dalam waktu yang cukup lama.

Sekilas, pendap mungkin terlihat seperti makanan berbahan ikan yang sederhana. Namun, proses pengolahannya membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari menyiapkan bumbu, menyusun daun talas, membungkus ikan, hingga memasaknya selama berjam-jam.

Keunikan Pendap Bengkulu juga terlihat dari penggunaan berbagai rempah dalam bumbunya. Perpaduan bahan tersebut menjadi bagian penting dari karakter rasa makanan tradisional yang telah dikenal sebagai salah satu kuliner khas Bengkulu.

Baca Juga: OPPO Find X9 Resmi, Baterai 7.025 mAh dan Kamera Hasselblad Jadi Andalan

Ikan Dibungkus Bersama Bumbu Rempah

Salah satu bagian menarik dalam pembuatan pendap adalah cara ikan ditempatkan di antara lapisan bumbu. Sebelum digunakan, berbagai rempah terlebih dahulu diolah hingga menjadi bumbu yang halus.

Bahan yang digunakan antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, kencur, ketumbar, dan daun jeruk. Bumbu juga dipadukan dengan kelapa serta kelapa goreng untuk menghasilkan adonan yang digunakan dalam pembungkus ikan.

Setelah bumbu siap, daun talas disusun sebagai pembungkus. Bumbu yang telah dihaluskan kemudian diratakan di atas daun talas.

Ikan diletakkan di atas bumbu tersebut. Setelah itu, bagian atas ikan kembali ditutup menggunakan bumbu hingga seluruh bagian ikan terlapisi.

Daun talas kemudian dilipat untuk membungkus ikan dan bumbu. Bungkusan tersebut selanjutnya dilapisi lagi dengan daun pisang sebelum diikat menggunakan tali.

Baca Juga: OPPO Find X9 Pro Dipakai 2 Minggu, Kamera 200 MP dan Baterai 7.500 mAh Jadi Andalan

Mengapa Pendap Dimasak Lama?

Proses memasak menjadi salah satu ciri khas dalam pembuatan pendap. Setelah seluruh bahan dibungkus, pendap tidak langsung dapat disajikan.

Bungkusan pendap perlu direbus menggunakan air yang ditambahkan asam kandis. Dalam proses pembuatan yang sebelumnya dijelaskan, penggunaan asam kandis berkaitan dengan pengolahan daun talas agar tidak menimbulkan rasa gatal ketika dikonsumsi.

Pendap kemudian direbus selama kurang lebih delapan jam. Waktu memasak yang panjang membuat pembuatan makanan ini membutuhkan kesabaran.

Berbeda dengan makanan yang dapat langsung dimasak dalam waktu singkat, pendap membutuhkan proses yang lebih panjang sejak persiapan bahan hingga matang. Karena itu, setiap tahap pembuatannya perlu diperhatikan agar bungkusan tetap rapi selama proses memasak.

Ada Versi Praktis dengan Bahan Pengganti

Menariknya, pendap juga dapat dibuat dengan bahan alternatif ketika daun keladi atau daun talas sulit ditemukan. Salah satu variasi yang pernah dibuat menggunakan daun pepaya dan sawi pahit.

Dalam variasi tersebut, ikan asin peda digunakan sebagai pengganti ikan yang biasa digunakan. Bumbu tetap dibuat dari perpaduan kelapa dan berbagai bahan rempah.

Daun pepaya dan sawi pahit kemudian disusun di atas daun pisang. Adonan bumbu ditempatkan di atasnya, kemudian ikan asin peda diletakkan di bagian tengah dan kembali ditutup dengan adonan.

Pendap versi tersebut tidak direbus seperti pendap dengan daun talas, melainkan dikukus selama sekitar dua jam hingga matang.

Variasi ini menunjukkan bahwa pengolahan pendap dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia. Meski menggunakan bahan berbeda, konsep utamanya tetap mempertahankan perpaduan ikan, bumbu, dan sayuran atau daun pembungkus.

Menjaga Kuliner Khas Bengkulu

Pendap bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang proses pengolahan yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional. Penggunaan rempah dan teknik pembungkusan membuat makanan ini memiliki karakter yang berbeda.

Di tengah semakin beragamnya pilihan makanan modern, keberadaan pendap menjadi salah satu pengingat bahwa kuliner tradisional memiliki cara pengolahan yang khas dan menarik untuk dipelajari.

Pengenalan pendap kepada generasi muda juga dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk dokumentasi resep, media sosial, hingga pemasaran secara daring.

Dengan proses yang khas dan penggunaan bahan-bahan tradisional, Pendap Bengkulu tetap menjadi salah satu kuliner daerah yang menarik untuk dikenalkan kepada masyarakat di luar Bengkulu.

 

Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : pinterest
pendap Bengkulu kuliner Bengkulu resep pendap makanan khas Bengkulu makanan tradisional