BNI Wirausaha Bisa Cair hingga Rp5 Miliar, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya

Difa'un Nadhiroh • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 12:30 WIB
BNI Wirausaha menawarkan plafon hingga Rp5 miliar. Simak syarat, dokumen, tenor, agunan, serta cara pengajuannya untuk pengembangan usaha.(PINTEREST)
BNI Wirausaha menawarkan plafon hingga Rp5 miliar. Simak syarat, dokumen, tenor, agunan, serta cara pengajuannya untuk pengembangan usaha.(PINTEREST)

BLITAR KAWENTAR - BNI Wirausaha menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis. Produk ini merupakan kredit produktif yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi.

BNI Wirausaha tidak ditujukan bagi masyarakat yang baru akan membuka usaha. Pembiayaan tersebut diperuntukkan bagi usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan tambahan dana untuk ekspansi. Modal dapat digunakan untuk membeli bahan baku, mesin, hingga melakukan renovasi tempat usaha.

Besaran plafon BNI Wirausaha menjadi salah satu daya tarik bagi pelaku bisnis yang membutuhkan pembiayaan dalam jumlah besar. Plafon disebut mulai Rp50 juta hingga Rp5 miliar, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan kemampuan debitur dan agunan yang diberikan.

Plafon hingga Rp5 Miliar

Berbeda dengan pembiayaan mikro yang memiliki plafon lebih terbatas, BNI Wirausaha menyasar pelaku usaha yang telah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar. Tenor pinjaman juga cukup panjang, yakni maksimal lima tahun untuk kebutuhan modal kerja dan maksimal 10 tahun untuk pembiayaan investasi.

Pembiayaan modal kerja dapat digunakan untuk mendukung kegiatan operasional bisnis, termasuk pengadaan bahan baku. Sementara itu, kredit investasi dapat digunakan untuk kebutuhan pengembangan aset usaha, seperti pembelian mesin maupun renovasi tempat usaha.

Baca Juga: Skema Angsuran KUR BRI 2025 Terbaru: Benarkah Pinjaman Rp60 Juta Bisa Dicicil Rp50 Ribu? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Proses administrasi disebut dilakukan melalui sentra kredit BNI. Akses pengajuan juga tersedia melalui kantor cabang BNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Syarat Pengajuan BNI Wirausaha

Calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengajukan kredit. Salah satunya adalah usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Usaha yang akan dibiayai juga harus sudah berjalan minimal dua tahun. Pemohon wajib memiliki legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen perizinan usaha lainnya.

Selain itu, calon debitur perlu memiliki NPWP, baik NPWP pribadi maupun badan usaha. Riwayat kredit juga menjadi perhatian. Pemohon diharapkan memiliki kolektibilitas kredit yang lancar dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Artinya, calon debitur yang masih memiliki tunggakan kredit perlu menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum mengajukan pembiayaan. Riwayat pembayaran menjadi salah satu bagian yang diperiksa dalam proses analisis kredit.

Baca Juga: KUR BRI 2025: Benarkah Angsuran Rp50 Ribu untuk Pinjaman Rp60 Juta? Cek Simulasi & Fakta Terbarunya!

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain e-KTP suami dan istri, kartu keluarga, surat nikah, NIB, NPWP, serta rekening koran tiga sampai enam bulan terakhir.

Untuk agunan, pemohon dapat menyiapkan dokumen kepemilikan aset yang akan dijaminkan. Contohnya Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), maupun Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Sementara itu, badan usaha seperti PT atau CV juga perlu melengkapi dokumen akta pendirian dan perubahan terakhir.

Bisa Dibandingkan dengan KUR BNI

BNI Wirausaha memiliki karakteristik berbeda dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI. KUR merupakan program pemerintah yang memperoleh subsidi sehingga bunga yang ditawarkan lebih rendah dan ditujukan bagi segmen UMKM sesuai ketentuan yang berlaku.

KUR BNI disebut memiliki plafon maksimal Rp500 juta, sedangkan BNI Wirausaha dapat mencapai Rp5 miliar. Namun, BNI Wirausaha memiliki struktur biaya dan persyaratan berbeda, termasuk provisi yang dalam video disebut sebesar 1 persen. Karena itu, pelaku usaha perlu menyesuaikan jenis kredit dengan kebutuhan dan skala bisnisnya.

Cara Pengajuan dan Tips Agar Lancar

Pengajuan BNI Wirausaha dapat dilakukan secara online melalui kanal resmi BNI atau melalui layanan BNI Mobile untuk menu kredit usaha yang tersedia. Setelah data dikirim, calon debitur akan dihubungi pihak bank untuk proses berikutnya.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2025: Pinjaman 75 Juta Oktober & Simulasi Angsuran Terbaru yang Wajib UMKM Ketahui!

Pengajuan juga dapat dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor cabang BNI. Pemohon membawa dokumen asli untuk diperiksa petugas. Selanjutnya dilakukan analisis kemampuan pembayaran, survei lokasi usaha, serta penilaian aset yang dijadikan agunan.

Jika seluruh proses dinyatakan memenuhi ketentuan, tahap berikutnya dapat berlanjut ke akad kredit dan pencairan dana.

Agar proses berjalan lancar, calon debitur disarankan menjaga rekening tetap aktif dan memiliki arus transaksi yang sehat. Laporan keuangan usaha juga sebaiknya dibuat secara rapi sehingga kondisi bisnis dapat terlihat jelas.

Selain itu, nilai agunan perlu diperhatikan karena menjadi bagian dari analisis pembiayaan. Besaran kredit yang dapat diberikan tetap bergantung pada hasil penilaian bank terhadap usaha, kemampuan membayar, dokumen, dan aset yang dijaminkan.

Editor : Difa'un Nadhiroh
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
KUR BNI BNI Wirausaha pinjaman BNI kredit usaha BNI syarat BNI Wirausaha